Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN PELEPASAN TALI PUSAT

View through CrossRef
Infeksi tali pusat masih menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi baru lahir di dunia, termasuk kasus Tetanus Neonatorum yang di Indonesia masih ditemukan, khususnya di Provinsi Jawa Timur.World Health Organization (WHO), mencatat sekitar 560.000 kematian bayi setiap tahun disebabkan oleh infeksi tali pusat. Jawa Timur memiliki jumlah kasus Tetanus Neonatorum tertinggi di Indonesia, menurut Profil Kesehatan Tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana perawatan tali pusat dilakukan dan kapan bayi baru lahir di PMB Ririn Kabupaten Lumajang pada tahun 2025. Penelitian dilakukan melalui desain survei analitik yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir di PMB Ririn dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah cara perawatan tali pusat, sedangkan variabel dependen adalah waktu pelepasan tali pusat. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bayi dengan perawatan tali pusat sesuai prosedur, 13,3% mengalami pelepasan cepat, 53,3% pelepasan normal, dan 33,3% pelepasan lambat. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara cara perawatan tali pusat dan waktu pelepasannya (p = 0,000; p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan perawatan tali pusat yang benar berperan penting dalam mendukung pelepasan tali pusat yang optimal dan tepat waktu pada bayi baru lahir sebagai upaya pencegahan komplikasi infeksi.
Title: HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN PELEPASAN TALI PUSAT
Description:
Infeksi tali pusat masih menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi baru lahir di dunia, termasuk kasus Tetanus Neonatorum yang di Indonesia masih ditemukan, khususnya di Provinsi Jawa Timur.
World Health Organization (WHO), mencatat sekitar 560.
000 kematian bayi setiap tahun disebabkan oleh infeksi tali pusat.
Jawa Timur memiliki jumlah kasus Tetanus Neonatorum tertinggi di Indonesia, menurut Profil Kesehatan Tahun 2025.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana perawatan tali pusat dilakukan dan kapan bayi baru lahir di PMB Ririn Kabupaten Lumajang pada tahun 2025.
Penelitian dilakukan melalui desain survei analitik yang menggunakan pendekatan cross-sectional.
Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir di PMB Ririn dengan teknik total sampling.
Variabel independen adalah cara perawatan tali pusat, sedangkan variabel dependen adalah waktu pelepasan tali pusat.
Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bayi dengan perawatan tali pusat sesuai prosedur, 13,3% mengalami pelepasan cepat, 53,3% pelepasan normal, dan 33,3% pelepasan lambat.
Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara cara perawatan tali pusat dan waktu pelepasannya (p = 0,000; p < 0,05).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan perawatan tali pusat yang benar berperan penting dalam mendukung pelepasan tali pusat yang optimal dan tepat waktu pada bayi baru lahir sebagai upaya pencegahan komplikasi infeksi.

Related Results

Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur
Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur
Tingginya angka kematian neonatal bayi baru lahir disebabkan oleh beberapa faktor seperti kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR, kelainan cacat bawaan, ikterus, asfiksia, down sy...
PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN TOPIKAL ASI TERHADAPLAMA PELEPASAN TALI PUSAT
PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN TOPIKAL ASI TERHADAPLAMA PELEPASAN TALI PUSAT
Latar Belakang: Tetanus Neonatorum merupakan salah satu penyebab kematian  neonatus sebesar 14% di kota Palangka Raya tahun 2017, dan dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa. Tetanu...
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PELEPASAN TALI PUSAT
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PELEPASAN TALI PUSAT
Angka kejadian infeksi bayi baru lahir di Indonesia berkisar antara 24% hingga 34%, dan hal ini merupakan penyebab kematian yang kedua setelah Asfeksia neonatorum yang berkisar ant...
Efektifitas Jenis Perawatan Tali Pusat Terhadap Waktu Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir
Efektifitas Jenis Perawatan Tali Pusat Terhadap Waktu Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir
Latar belakang: Angka kematian bayi di negara berkembang termasuk Indonesia masih tergolong tinggi, salah satunya disebabkan oleh infeksi bayi baru lahir hal ini merupakan penyebab...
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI INFEKSI TALI PUSAT
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI INFEKSI TALI PUSAT
Pendahuluan: Infeksi tetanus neonaturum terjadi pada bayi baru lahir akibat kurangnya sterilitas dari alat pada saat pemotongan tali pusat dan teknik perawatan tali pusat yang kura...
HUBUNGAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKEMAS LAKESSI KOTA PAREPARE
HUBUNGAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKEMAS LAKESSI KOTA PAREPARE
Upaya mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) dan AKB, Departemen Kesehatan telah melaksanakan berbagai program yang berhubungan dengan kesehatan ibu dan anak dan salah satu...
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP TINDAKAN MENCUCI TANGAN DALAM PERAWATAN TALI PUSAT
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP TINDAKAN MENCUCI TANGAN DALAM PERAWATAN TALI PUSAT
Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir yang benar adalah perawatan tali pusat yang selalu memperhatikan kebersihan dan kesterilan tali pusat. Tujuan penelitian adalah untuk meng...

Back to Top