Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektifitas Jenis Perawatan Tali Pusat Terhadap Waktu Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir

View through CrossRef
Latar belakang: Angka kematian bayi di negara berkembang termasuk Indonesia masih tergolong tinggi, salah satunya disebabkan oleh infeksi bayi baru lahir hal ini merupakan penyebab kematian yang kedua setelah asfeksia neonatorum Tali pusat merupakan tempat yang sangat ideal untuk tumbuhnya bakteri, oleh karena itu pencegahan infeksi bakteri merupakan tindakan utama yang harus dilaksanakan dalam perawatan tali pusat. Menjaga agar tali pusat selalu kering dan bersih merupakan prinsip utama. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi lama pelepasan tali pusat adalah cara perawatan tali pusat Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui efektifitas jenis perawatan tali pusat terhadap waktu pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan 7 jurnal yang diperoleh melalu penelusuran internet pada Google Cendikiawan dengan pembatasan rentang waktu pencarian yaitu antara tahun 2005 sampai 2015. Hasil: Hasil reveiw 7 jurnal diatas menunjukkan rerata waktu pelepasan tali pusat kelompok ASI adalah 5,03 hari, alkohol 70% 7,45 hari, dan perawatan tali pusat menggunakan kasa kering dan iodin 10% menunjukkan waktu pelepasan yang hampir sama yaitu 6,26 dan 6,25 hari. Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata pelepasan tali pusat antara empat intervensi dalam perawatan tali pusat yaitu menggunakan ASI, Iodin 10%, Alkohol 70%, dan perawatan kasa kering, dengan ASI adalah tercepat waktu pelepasan tali pusatnya.
Title: Efektifitas Jenis Perawatan Tali Pusat Terhadap Waktu Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir
Description:
Latar belakang: Angka kematian bayi di negara berkembang termasuk Indonesia masih tergolong tinggi, salah satunya disebabkan oleh infeksi bayi baru lahir hal ini merupakan penyebab kematian yang kedua setelah asfeksia neonatorum Tali pusat merupakan tempat yang sangat ideal untuk tumbuhnya bakteri, oleh karena itu pencegahan infeksi bakteri merupakan tindakan utama yang harus dilaksanakan dalam perawatan tali pusat.
Menjaga agar tali pusat selalu kering dan bersih merupakan prinsip utama.
Salah satu faktor yang paling mempengaruhi lama pelepasan tali pusat adalah cara perawatan tali pusat Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui efektifitas jenis perawatan tali pusat terhadap waktu pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir.
Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan 7 jurnal yang diperoleh melalu penelusuran internet pada Google Cendikiawan dengan pembatasan rentang waktu pencarian yaitu antara tahun 2005 sampai 2015.
Hasil: Hasil reveiw 7 jurnal diatas menunjukkan rerata waktu pelepasan tali pusat kelompok ASI adalah 5,03 hari, alkohol 70% 7,45 hari, dan perawatan tali pusat menggunakan kasa kering dan iodin 10% menunjukkan waktu pelepasan yang hampir sama yaitu 6,26 dan 6,25 hari.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan rerata pelepasan tali pusat antara empat intervensi dalam perawatan tali pusat yaitu menggunakan ASI, Iodin 10%, Alkohol 70%, dan perawatan kasa kering, dengan ASI adalah tercepat waktu pelepasan tali pusatnya.

Related Results

PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN TOPIKAL ASI TERHADAPLAMA PELEPASAN TALI PUSAT
PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN TOPIKAL ASI TERHADAPLAMA PELEPASAN TALI PUSAT
Latar Belakang: Tetanus Neonatorum merupakan salah satu penyebab kematian  neonatus sebesar 14% di kota Palangka Raya tahun 2017, dan dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa. Tetanu...
Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur
Perbandingan Lamanya Pelepasan Tali Pusat Dengan Menggunakan Benang dan Umbilical Clamp : Tinjauan Literatur
Tingginya angka kematian neonatal bayi baru lahir disebabkan oleh beberapa faktor seperti kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR, kelainan cacat bawaan, ikterus, asfiksia, down sy...
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PELEPASAN TALI PUSAT
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PELEPASAN TALI PUSAT
Angka kejadian infeksi bayi baru lahir di Indonesia berkisar antara 24% hingga 34%, dan hal ini merupakan penyebab kematian yang kedua setelah Asfeksia neonatorum yang berkisar ant...
HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN PELEPASAN TALI PUSAT
HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN PELEPASAN TALI PUSAT
Infeksi tali pusat masih menjadi salah satu penyebab utama kematian bayi baru lahir di dunia, termasuk kasus Tetanus Neonatorum yang di Indonesia masih ditemukan, khususnya di Prov...
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI INFEKSI TALI PUSAT
PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA UNTUK MENCEGAH DAN MENGATASI INFEKSI TALI PUSAT
Pendahuluan: Infeksi tetanus neonaturum terjadi pada bayi baru lahir akibat kurangnya sterilitas dari alat pada saat pemotongan tali pusat dan teknik perawatan tali pusat yang kura...
HUBUNGAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKEMAS LAKESSI KOTA PAREPARE
HUBUNGAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN LAMA LEPAS TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKEMAS LAKESSI KOTA PAREPARE
Upaya mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) dan AKB, Departemen Kesehatan telah melaksanakan berbagai program yang berhubungan dengan kesehatan ibu dan anak dan salah satu...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...

Back to Top