Javascript must be enabled to continue!
Studi Komparasi Konsep Pendidikan Islam Dalam Keluarga Abdurahman An-Nahlawi dan Zakiah Daradjat
View through CrossRef
�AbstractAs Muslim, parents hold important role in applying Islamic education to educate their children. This is done to strengthen children�s beliefs in Islam religion. However, in family education, many parents do not know the foundation, methods, and materials of Islamic education. The lack of understanding resulted in parents tend to use physical and psychological violence in educating their children. This situation raised concerns to Abdurrahman An-Nahlawi and Zakiah Daradjat. Both feels moved to conceptualize Islamic education in the family so that children from Muslim families can become �the complete person� (ins�n k�mil). The comparative test of the two concepts shows that the differences in the basis, method, and material of the two can actually be an alternative for parents in applying education to their children. The outcome upon their children depend on the creativity of the parents in processing sources, methods, and materials in the concept of Islamic education from An-Nahlawi and Zakiah.Keywords: Islamic Education, Family, Parents, Child�Abstrak Sudah sewajarnya sebagai umat Islam, para orang tua menerapkan pendidikan Islam dalam mendidik anak-anaknya. Hal ini dilakukan seiring untuk menguatkan keyakinan dalam beragama. Namun dalam pendidikan keluarga, banyak orang tua yang belum mengetahui landasan, metode maupun materi pendidikan Islam. Ketidaktahuan ini berdampak pada pola mendidik orang tua kepada anak dengan menggunakan kekerasan fisik maupun psikis. Keadaan ini mengundang keprihatinan bagi Abdurrahman An-Nahlawi dan Zakiah Daradjat. Keduanya merasa tergugah untuk mengkonsepkan pendidikan Islam dalam keluarga agar anak-anak dari keluarga muslim dapat menjadi ins�n k�mil di masa mendatang. Uji komparasi dari konsep keduanya menunjukkan bahwa perbedaan landasan, metode dan materi dari keduanya justru dapat menjadi alternatif bagi para orang tua dalam mengaplikasikan pendidikan terhadap anak-anaknya. Hasil terhadap anaknya tergantung pada kreatifitas para orang tua dalam mengolah sumber, metode dan materi dalam konsep pendidikan Islam dari An-Nahlawi dan Zakiah.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Keluarga, Orang Tua, Anak
Universitas Islam Sultan Agung
Title: Studi Komparasi Konsep Pendidikan Islam Dalam Keluarga Abdurahman An-Nahlawi dan Zakiah Daradjat
Description:
�AbstractAs Muslim, parents hold important role in applying Islamic education to educate their children.
This is done to strengthen children�s beliefs in Islam religion.
However, in family education, many parents do not know the foundation, methods, and materials of Islamic education.
The lack of understanding resulted in parents tend to use physical and psychological violence in educating their children.
This situation raised concerns to Abdurrahman An-Nahlawi and Zakiah Daradjat.
Both feels moved to conceptualize Islamic education in the family so that children from Muslim families can become �the complete person� (ins�n k�mil).
The comparative test of the two concepts shows that the differences in the basis, method, and material of the two can actually be an alternative for parents in applying education to their children.
The outcome upon their children depend on the creativity of the parents in processing sources, methods, and materials in the concept of Islamic education from An-Nahlawi and Zakiah.
Keywords: Islamic Education, Family, Parents, Child�Abstrak Sudah sewajarnya sebagai umat Islam, para orang tua menerapkan pendidikan Islam dalam mendidik anak-anaknya.
Hal ini dilakukan seiring untuk menguatkan keyakinan dalam beragama.
Namun dalam pendidikan keluarga, banyak orang tua yang belum mengetahui landasan, metode maupun materi pendidikan Islam.
Ketidaktahuan ini berdampak pada pola mendidik orang tua kepada anak dengan menggunakan kekerasan fisik maupun psikis.
Keadaan ini mengundang keprihatinan bagi Abdurrahman An-Nahlawi dan Zakiah Daradjat.
Keduanya merasa tergugah untuk mengkonsepkan pendidikan Islam dalam keluarga agar anak-anak dari keluarga muslim dapat menjadi ins�n k�mil di masa mendatang.
Uji komparasi dari konsep keduanya menunjukkan bahwa perbedaan landasan, metode dan materi dari keduanya justru dapat menjadi alternatif bagi para orang tua dalam mengaplikasikan pendidikan terhadap anak-anaknya.
Hasil terhadap anaknya tergantung pada kreatifitas para orang tua dalam mengolah sumber, metode dan materi dalam konsep pendidikan Islam dari An-Nahlawi dan Zakiah.
Kata Kunci: Pendidikan Islam, Keluarga, Orang Tua, Anak.
Related Results
Konsep Pendidikan Islam dalam Keluarga Menurut Zakiah Daradjat
Konsep Pendidikan Islam dalam Keluarga Menurut Zakiah Daradjat
Keluarga adalah merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan utama dalam masyarakat, karena dalam keluargalah manusia dilahirkan, berkembang menjadi dewasa. Bentuk dan isi serta c...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...
PENDIDIKAN KELUARGA IMRAN (Analisis terhadap Kisah Keluarga Imran dalam al-Qur'an Surat Ali Imran : 33-37)
PENDIDIKAN KELUARGA IMRAN (Analisis terhadap Kisah Keluarga Imran dalam al-Qur'an Surat Ali Imran : 33-37)
Masalah pendidikan merupakan masalah yang paling penting dalam kehidupan manusia. Berkualitas dan tidaknya manusia dan maju-mundurnya agama juga sangat ditentukan dengan pendidikan...
Sejarah Pemikiran Psikologi Islam Zakiah Daradjat
Sejarah Pemikiran Psikologi Islam Zakiah Daradjat
<p><em>Speaking of Islamic Psychology in Indonesia, it can not be separated from Zakiah Daradjat's contribution. He is an early figure who brought and developed Islamic...
Revisi Proposal Kuantitatif Muhammad Putra Wahyu Perdana
Revisi Proposal Kuantitatif Muhammad Putra Wahyu Perdana
Pendidikan merupakan sebuah wahana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan pendidikan diharapkan menghasilkan manusia yang berkualitas dan bertanggung jawab serta mampu meyongs...
Kontribusi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep-Konsep Kewarganegaraan Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Al-Amin Dompu
Kontribusi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep-Konsep Kewarganegaraan Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Al-Amin Dompu
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kontribusi pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap peningkatan pemahaman konsep-konsep kewarganegaraan pada mahasiswa program studi pend...
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain quasy eksperimen dengan rancangan pre-post test with control group desaign yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi keluarg...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...

