Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pembiayaan Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) oleh Pekebun Kelapa Sawit Swadaya di Kabupaten Rokan Hulu

View through CrossRef
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan standariasasi untuk perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia. Perpres Nomor 44 Tahun 2020 mengatur setiap perusahaan dan petani swadaya di Indonesia wajib memiliki sertifikasi ISPO paling lambat 2025. Peraturan Menteri Pertanian No 38 tahun 2020 pasal 53 mengatakan bahwa pekebun dapat mengajukan bantuan biaya sertifikasi ISPO. Namun hingga tahun 2023 tidak ada besaran biaya bantuan yang jelas bagi pekebun untuk mengurus sertifikasi ISPO. Kabupaten Rokan Hulu memiliki suatu Perkumpulan Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Rokan Hulu (PPSKS-RH) yang sudah memiliki sertifikasi ISPO pada tahun 2021. Penelitian menggunakan metode survei dengan jumlah sampel 32 pekebun yang sudah memiliki sertifikasi ISPO dari dua desa di Kecamatan Bangun Purba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembiayaan pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi awal dalam mengurus sertifikasi ISPO oleh pekebun kelapa sawit swadaya. Hasil penelitian menunjukkan pelatihan yang diberikan kepada pekebun peserta ISPO sebanyak 9 jenis pelatihan, pelatihan pendamping sebanyak 18 jenis, dan pelatihan pengurus organisasi/auditor internal sebanyak 10 jenis pelatihan. Pendampingan yang diberikan ada sebanyak 33 pendampingan sesuai indikator ISPO. Rata-rata besaran biaya pelatihan sebesar Rp 1.717.703,- per pekebun peserta sertifikasi ISPO. Rata-rata besaran biaya pendampingan sebesar Rp 2.507.088,- per pekebun peserta ISPO. Rata-rata biaya sertifikasi awal sebesar Rp 535.095,-  per pekebun. Total biaya sertifikasi ISPO sebesar Rp 4.759.886,- per pekebun peserta ISPO.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Analisis Pembiayaan Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) oleh Pekebun Kelapa Sawit Swadaya di Kabupaten Rokan Hulu
Description:
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan standariasasi untuk perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.
Perpres Nomor 44 Tahun 2020 mengatur setiap perusahaan dan petani swadaya di Indonesia wajib memiliki sertifikasi ISPO paling lambat 2025.
Peraturan Menteri Pertanian No 38 tahun 2020 pasal 53 mengatakan bahwa pekebun dapat mengajukan bantuan biaya sertifikasi ISPO.
Namun hingga tahun 2023 tidak ada besaran biaya bantuan yang jelas bagi pekebun untuk mengurus sertifikasi ISPO.
Kabupaten Rokan Hulu memiliki suatu Perkumpulan Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Rokan Hulu (PPSKS-RH) yang sudah memiliki sertifikasi ISPO pada tahun 2021.
Penelitian menggunakan metode survei dengan jumlah sampel 32 pekebun yang sudah memiliki sertifikasi ISPO dari dua desa di Kecamatan Bangun Purba.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembiayaan pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi awal dalam mengurus sertifikasi ISPO oleh pekebun kelapa sawit swadaya.
Hasil penelitian menunjukkan pelatihan yang diberikan kepada pekebun peserta ISPO sebanyak 9 jenis pelatihan, pelatihan pendamping sebanyak 18 jenis, dan pelatihan pengurus organisasi/auditor internal sebanyak 10 jenis pelatihan.
Pendampingan yang diberikan ada sebanyak 33 pendampingan sesuai indikator ISPO.
Rata-rata besaran biaya pelatihan sebesar Rp 1.
717.
703,- per pekebun peserta sertifikasi ISPO.
Rata-rata besaran biaya pendampingan sebesar Rp 2.
507.
088,- per pekebun peserta ISPO.
Rata-rata biaya sertifikasi awal sebesar Rp 535.
095,-  per pekebun.
Total biaya sertifikasi ISPO sebesar Rp 4.
759.
886,- per pekebun peserta ISPO.

Related Results

PERSEPEKTIF OLAHRAGA TINJU DALAM MENDUKUNG PRESTASI OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU
PERSEPEKTIF OLAHRAGA TINJU DALAM MENDUKUNG PRESTASI OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU
Boxing is a sport and a martial art that features two participants of similar weight competing with each other by using their fists in a series of one or three minute intervals cal...
Persepsi Pekebun Swadaya terhadap Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Rokan Hulu
Persepsi Pekebun Swadaya terhadap Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Rokan Hulu
Tanaman kelapa sawit di Desa Batas Kecamatan Tambusai sebagian besar hampir memasuki umur non-ekonomis sehingga perlu direncanakan kegiatan peremajaan (replanting). Peremajaan kela...
Implementasi Green Growth Economic pada Industri Kelapa Sawit melalui Sertifikasi ISPO
Implementasi Green Growth Economic pada Industri Kelapa Sawit melalui Sertifikasi ISPO
Industri kelapa sawit merupakan industri strategis nasional karena selain sebagai penyumbang devisa terbesar juga memiliki dampak besar terhadap perekonomian di Indonesia. Tidak da...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
Persepsi Pekebun Swadaya Terhadap Penerapan Indonesian Sustainabel Palm Oil (ISPO) di Kabupaten Muaro Jambi
Persepsi Pekebun Swadaya Terhadap Penerapan Indonesian Sustainabel Palm Oil (ISPO) di Kabupaten Muaro Jambi
Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) exists as a response to the negative impact on the environment caused by the expansion of palm oil production in Indonesia. ISPO creates stand...
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja pabrik kelapa sawit dan bagaimana produtivitas petani sawit kontribusi perkebunana pabrik kelapa sawit terhadap pendapa...
Persepsi Petani Terhadap Kriteria Lingkungan Dalam Pembiayaan Sektor Agribisnis Kelapa Sawitdi Kabupaten Musi Banyuasin
Persepsi Petani Terhadap Kriteria Lingkungan Dalam Pembiayaan Sektor Agribisnis Kelapa Sawitdi Kabupaten Musi Banyuasin
Ketetapan pemerintah terhadap kriteria lingkungan pada perkebunan kelapa sawit, menjadi syarat pemberian pembiayaan kepada petani kelapa sawit merupakan latar belakang penelitian i...

Back to Top