Javascript must be enabled to continue!
PELATIHAN MEMBUAT BATIK TULIS MOTIF JAGUNG GUNA MENINGKATKAN LIFE SKILLS WARGA KEDIREN MAGETAN
View through CrossRef
Mayoritas warga Desa Kediren bermata pencaharian sebagai petani jagung. Selain bertani, terkadang masyarakat juga membuat batik sebagai mata pencaharian tambahan. Industri batik tulis Desa Kediren Kabupaten Magetan baru berjalan enam bulan. Industri batik tulis motif jagung sebagai ikon kebanggan Desa Kediren belum berjalan dengan baik dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan membuat batik. Tujuan pengabdian yang kami lakukan adalah meningkatkan life skills membuat batik tulis motif jagung bagi warga. Metode yang digunakan dalam pengabdian iniadalah Asset Based Communities Development (ABCD) yaitu melakukan pelatihan dengan praktik membuat batik tulis motif jagung bersama warga dengan fasilitator salah satu warga yang sudah lebih kompeten dalam membuat batik tulis motif jagung. Hasil dari pengabdian masyarakat menunjukkan meningkatnya kemampuan warga dalam membuat batik tulis motif jagung. Mereka lebih terampil dan batik yang dihasilkan lebih bagus dari sebelumnya.Jadi pelatihan ini penting guna meningkatkan life skills dalam membuat batik tulis motif jagung warga Desa Kediren Kabupaten Magetan. The majority of Kediren Village residents work as corn farmers. Apart from farming, sometimes people also make batik as an additional source of income. The batik industry in Kediren Village, Magetan Regency, has only been running for six months. The batik industry, with corn motifs as the proud icon of Kediren Village, has not been running well due to limited human resources who have the ability to make batiks. The goal of our dedication is to improve life skills by making batik with corn motifs for the residents. The method used in this service is Asset Based Communities Development (ABCD), which is training by practicing making written batik with corn motifs together with the community with the facilitator, one of the residents who is more competent at making batik with corn motifs. The results of community service show the increasing ability of residents to make batik with a corn motif. They are more skilled and the batik they produce is better than before. So, this training is important in order to improve life skills in making written batik with corn motifs in Kediren Village, Magetan Regency.
Title: PELATIHAN MEMBUAT BATIK TULIS MOTIF JAGUNG GUNA MENINGKATKAN LIFE SKILLS WARGA KEDIREN MAGETAN
Description:
Mayoritas warga Desa Kediren bermata pencaharian sebagai petani jagung.
Selain bertani, terkadang masyarakat juga membuat batik sebagai mata pencaharian tambahan.
Industri batik tulis Desa Kediren Kabupaten Magetan baru berjalan enam bulan.
Industri batik tulis motif jagung sebagai ikon kebanggan Desa Kediren belum berjalan dengan baik dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan membuat batik.
Tujuan pengabdian yang kami lakukan adalah meningkatkan life skills membuat batik tulis motif jagung bagi warga.
Metode yang digunakan dalam pengabdian iniadalah Asset Based Communities Development (ABCD) yaitu melakukan pelatihan dengan praktik membuat batik tulis motif jagung bersama warga dengan fasilitator salah satu warga yang sudah lebih kompeten dalam membuat batik tulis motif jagung.
Hasil dari pengabdian masyarakat menunjukkan meningkatnya kemampuan warga dalam membuat batik tulis motif jagung.
Mereka lebih terampil dan batik yang dihasilkan lebih bagus dari sebelumnya.
Jadi pelatihan ini penting guna meningkatkan life skills dalam membuat batik tulis motif jagung warga Desa Kediren Kabupaten Magetan.
The majority of Kediren Village residents work as corn farmers.
Apart from farming, sometimes people also make batik as an additional source of income.
The batik industry in Kediren Village, Magetan Regency, has only been running for six months.
The batik industry, with corn motifs as the proud icon of Kediren Village, has not been running well due to limited human resources who have the ability to make batiks.
The goal of our dedication is to improve life skills by making batik with corn motifs for the residents.
The method used in this service is Asset Based Communities Development (ABCD), which is training by practicing making written batik with corn motifs together with the community with the facilitator, one of the residents who is more competent at making batik with corn motifs.
The results of community service show the increasing ability of residents to make batik with a corn motif.
They are more skilled and the batik they produce is better than before.
So, this training is important in order to improve life skills in making written batik with corn motifs in Kediren Village, Magetan Regency.
Related Results
STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
Each batik product in various regions has its own characteristics with different sources of inspiration. Such as kajang padati batik from West Sumatra which has its own characteris...
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
Batik is the result of the handicrafts of the Indonesian people that are hundreds of years old. The main characteristic of batik cloth is in terms of batik coloring. One of the nat...
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakterist...
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
Sima Batik is very popular in Tanjung Rejo Village and other areas because of the good quality of its stamped batik so that the potential for income and profit is also visible in t...
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilia seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Motif batik terdiri dari pola dasar dan corak yang mem...
BATIK CIAMISAN DI IMBANAGARA KABUPATEN CIAMIS (Sebuah Kajian Nilai Budaya)
BATIK CIAMISAN DI IMBANAGARA KABUPATEN CIAMIS (Sebuah Kajian Nilai Budaya)
AbstrakPerkembangan industri tekstil yang semakin maju mengakibatkan keberadaan batik tradisional kini mulai surut, termasuk yang dialami batik tulis Ciamisan. Kerajinan tersebut m...
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
Batik is the cultural heritage of the archipelago that is priceless. Each area in Indonesia has batiktradition, especially in Java and surrounding areas. Batik has been known since...

