Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Sarjana Keperawatan Dan Kedokteran
View through CrossRef
Pendahuluan: Mahasiswa menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi dengan lingkungan dan sistem pembelajaran perguruan tinggi yang lebih kompleks. Tekanan akademik yang tinggi dapat memicu stres, terutama pada mahasiswa kedokteran dan keperawatan yang menghadapi beban dan tanggung jawab besar di bidang kesehatan. Metode pembelajaran berbasis kompetensi, seperti PBL dan praktik klinis, semakin menambah tekanan. Studi menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran dan keperawatan lebih rentan mengalami stres dan burnout dibandingkan mahasiswa di bidang lain akibat tuntutan akademik dan profesional yang tinggi.
Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat stres akademik pada mahasiswa program sarjana keperawatan dan kedokteran.
Metode: Penelitian menggunakan deskriptif analitik, desain penelitian Cross Sectional dengan teknik stratified random sampling, penelitian ini melibatkan 255 mahasiswa dari program Kedokteran dan Keperawatan, menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data.
Hasil: Hasilnya menunjukkan bahwa 52,2% responden mengalami stres akademik tingkat sedang dan tingkat stres berdasarkan indikator dari Kuesioner Educational Stres Scale for Adolescents (ESSA) keseluruhan berada pada tingkat sedang.
Kesimpulan: Menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres akademik pada tingkat sedang berdasarkan indikator dari Kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA). Selain itu, peningkatan stres yang dialami mahasiswa cenderung disertai dengan strategi koping yang buruk.
STIKES Intan Martapura
Title: Gambaran Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Sarjana Keperawatan Dan Kedokteran
Description:
Pendahuluan: Mahasiswa menghadapi tantangan besar dalam beradaptasi dengan lingkungan dan sistem pembelajaran perguruan tinggi yang lebih kompleks.
Tekanan akademik yang tinggi dapat memicu stres, terutama pada mahasiswa kedokteran dan keperawatan yang menghadapi beban dan tanggung jawab besar di bidang kesehatan.
Metode pembelajaran berbasis kompetensi, seperti PBL dan praktik klinis, semakin menambah tekanan.
Studi menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran dan keperawatan lebih rentan mengalami stres dan burnout dibandingkan mahasiswa di bidang lain akibat tuntutan akademik dan profesional yang tinggi.
Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat stres akademik pada mahasiswa program sarjana keperawatan dan kedokteran.
Metode: Penelitian menggunakan deskriptif analitik, desain penelitian Cross Sectional dengan teknik stratified random sampling, penelitian ini melibatkan 255 mahasiswa dari program Kedokteran dan Keperawatan, menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data.
Hasil: Hasilnya menunjukkan bahwa 52,2% responden mengalami stres akademik tingkat sedang dan tingkat stres berdasarkan indikator dari Kuesioner Educational Stres Scale for Adolescents (ESSA) keseluruhan berada pada tingkat sedang.
Kesimpulan: Menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres akademik pada tingkat sedang berdasarkan indikator dari Kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA).
Selain itu, peningkatan stres yang dialami mahasiswa cenderung disertai dengan strategi koping yang buruk.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Latar Belakang: Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang ditandai dengan berbagai tuntutan akademik dan penyesuaian sosial. Beban akademik yang tinggi, jadwal perkuliahan yang p...
DIFFERENCES IN HEALTHY BEHAVIOR PATTERNS OF NURSING AND NON-NURSING STUDENTS [PERBEDAAN POLA PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA KEPERAWATAN DAN NON-KEPERAWATAN]
DIFFERENCES IN HEALTHY BEHAVIOR PATTERNS OF NURSING AND NON-NURSING STUDENTS [PERBEDAAN POLA PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA KEPERAWATAN DAN NON-KEPERAWATAN]
<p><em>Nursing students as health profession members are educated to adequate knowledge and positive attitude toward healthy lifestyle. Nursing students are expected he...
Hubungan Tingkat Stres dengan Motivasi Mahasiswa Menjalankan Praktik Klinik Keperawatan Program Studi Sarjana Keperawatan
Hubungan Tingkat Stres dengan Motivasi Mahasiswa Menjalankan Praktik Klinik Keperawatan Program Studi Sarjana Keperawatan
Stres adalah suatu hal yang sering dialami oleh setiap orang ketika perasaan emosional muncul dalam menghadapi tuntutan untuk bertindak secara cepat dan tepat. Agar terhindar dari ...
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2020
HUBUNGAN MANAJEMEN WAKTU DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2020
Abstrak : Hubungan Manajemen Waktu dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2020. Mahasiswa kedokteran mengalami stres akademik lebih berat d...
Hubungan Tingkat Stres terhadap Derajat Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Hubungan Tingkat Stres terhadap Derajat Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Abstract. Stress is a dynamic interaction condition that includes physical, emotional, and psychological responses between individuals and their environment. Stress in medical stud...
Hubungan Antara Beban Belajar dengan Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2020
Hubungan Antara Beban Belajar dengan Tingkat Stres Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Angkatan 2020
Gangguan terhadap kebiasaan belajar dan prestasi akademis adalah akibat yang tidak dapat dihindari dari stres siswa. Sangat penting untuk memberikan perhatian ...

