Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Komunikasi Pemasaran Sales Force Tupperware Sld. Kalyana Barra

View through CrossRef
Tupperware merupakan salah satu bisnis multilevel marketing yang berkembang pesat tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kota Semarang. Mahalnya harga produk Tupperware sering kali menjadi hambatan dalam proses pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam memasarkan produk Tupperware kepada konsumen, dimana terdapat pola penggunaan komunikasi langsung atau tatap muka yang menjadi ciri khas dari Tupperware dalam mengembangkan jaringan pemasarannya. Penelitian menggunakan teori proses penjualan atau sales cycle dari sales force yang terdiri dari planning, making appointment atau approaching, prospecting, fact finding, presentation, handling objection & negotiation, closing, dan after sales service. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian diantaranya adalah para sales force, distributor, dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa training yang dilakukan perusahaan menjadi kunci utama dari keberhasilan strategi komunikasi pemasaran para sales force. Sales force perlu mengetahui detail dari produk yang akan ditawarkan, memiliki solusi atas pertanyaan dari para konsumen agar planning pemasaran yang sudah di susun dapat terealisasikan, sehingga konsumen menjadi lebih mengenal detail produk maupun beragam event Tupperware melalui komunikasi secara langsung yang dilakukan oleh sales force kepada konsumen.
Title: Strategi Komunikasi Pemasaran Sales Force Tupperware Sld. Kalyana Barra
Description:
Tupperware merupakan salah satu bisnis multilevel marketing yang berkembang pesat tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kota Semarang.
Mahalnya harga produk Tupperware sering kali menjadi hambatan dalam proses pemasaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam memasarkan produk Tupperware kepada konsumen, dimana terdapat pola penggunaan komunikasi langsung atau tatap muka yang menjadi ciri khas dari Tupperware dalam mengembangkan jaringan pemasarannya.
Penelitian menggunakan teori proses penjualan atau sales cycle dari sales force yang terdiri dari planning, making appointment atau approaching, prospecting, fact finding, presentation, handling objection & negotiation, closing, dan after sales service.
Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Narasumber dalam penelitian diantaranya adalah para sales force, distributor, dan konsumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa training yang dilakukan perusahaan menjadi kunci utama dari keberhasilan strategi komunikasi pemasaran para sales force.
Sales force perlu mengetahui detail dari produk yang akan ditawarkan, memiliki solusi atas pertanyaan dari para konsumen agar planning pemasaran yang sudah di susun dapat terealisasikan, sehingga konsumen menjadi lebih mengenal detail produk maupun beragam event Tupperware melalui komunikasi secara langsung yang dilakukan oleh sales force kepada konsumen.

Related Results

Exploring the prediction model and core genes for coronary artery disease in non-obese steatotic liver disease patients
Exploring the prediction model and core genes for coronary artery disease in non-obese steatotic liver disease patients
Backgrounds and aims Non-obese steatotic liver disease (SLD) refers to a metabolic disorder characterized by ectopic fat deposition in the liver, but without in...
Biomechanical Comparison of 3 Adjustable-Loop Suspensory Devices for All-Inside ACL Reconstruction: A Time-Zero Full-Construct Model
Biomechanical Comparison of 3 Adjustable-Loop Suspensory Devices for All-Inside ACL Reconstruction: A Time-Zero Full-Construct Model
Background: Little is known about the stability of adjustable-loop devices (ALDs) for anterior cruciate ligament (ACL) reconstruction (ACLR). Purpose: To evaluate the stabilization...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Pemasaran Digital sebagai Strategi Pemasaran: Conceptual Paper
Pemasaran Digital sebagai Strategi Pemasaran: Conceptual Paper
Pemasaran adalah salah satu upaya untuk memasarkan suatu produk atau jasa kepada konsumen dengan menyampaikan keuntungan yang akan didapatkan konsumen saat memiliki produk atau jas...
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA TOKO SEPEDA EKS BIKE DOLOPO
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA TOKO SEPEDA EKS BIKE DOLOPO
Marketing strategy is an entire system of business activities designed to determine and plan prices, promotions and distributions that can satisfy current and potential consumers. ...

Back to Top