Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi Penggunaan Rhodamine B pada Saus Sambal Jajanan di Kecamatan Koto Tangah

View through CrossRef
Kebiasaan   mengkonsumsi jajanan   sangat   populer   di  kalangan   masyarakat,   khususnya golongan  usia menengah ke bawah. Menurut United State Department of Agriculture (USDA), standar makanan  dan  jajanan  adalah  makanan  yang  sehat  dengan  kandungan vitamin,  kalsium,  potasium, protein, sayuran, karbohidrat  dan makanan bersera. Pengetahuan, sikap, dan praktek seorang  produsen memiliki pengaruh yang besar terhadap citra dan kualitas dagangan yang dibuatnya.  Salah satu faktor yang  mempengaruhinya adalah  faktor  perilaku.    Penjual  makanan  di pinggiran  jalan  sudah  biasa menggunakan bahan  tambahan makanan  termasuk  zat  warna  yang  tidak  diizinkan,  ini disebabkan karena  bahan  itu  mudah  diperoleh   dalam  kemasan  kecil  di toko  dan  pasar  dengan  harga  murah. Notoatmodjo seorang ahli psikologi pendidikan, membedakan adanya tiga ranah perilaku, yaitu kognitif (cognitive),   afektif   (affective),   dan   psikomotor   (psychomotor).   Makanan   merupakan   salah   satu kebutuhan dasar  manusia  yang  terpenting dan  juga  merupakan   faktor  yang  sangat   esensial   bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Sangat  mudah larut dalam etanol,  sukar larut dalam asam encer dan dalam larutan  alkali, larut dalam asam kuat akan membentuk senyawa  kompleks berwarna merah muda yang larut dalam isopropil eter.  Zat pewarna  Rhodamine  B mempunyai  banyak sinonim, antara  lain D dan C Red no 19, Food Red 15, ADC Rhodamine B, Aizan Rhodamine dan briliant Pink B. Menurut  WHO, Rhodamine  B berbahaya  bagi  kesehatan manusia  karena  sifat  kimia dan  kandungan logam beratnya. Rhodamine B mengandung senyawa klorin (Cl). Rhodamine B lebih memiliki pengaruh besar terhadap organ pencernaan, namun berikut adalah beberapa zat yang bila terkontaminasi dengan Rhodamine  B maka  akan  memiliki  pengaruh terhadap kesehatan gigi  dan  mulut  bila  dikonsumsi berlebihan dalam jangka waktu yang lama. Berdasarkan hasil analisis komprehensif  terhadap pengaruh kandungan Rhodamine B yang terdapat dalam saus sambal jajanan diperoleh  hasil negatif.
CV. Akhbar Putra Mandiri
Title: Identifikasi Penggunaan Rhodamine B pada Saus Sambal Jajanan di Kecamatan Koto Tangah
Description:
Kebiasaan   mengkonsumsi jajanan   sangat   populer   di  kalangan   masyarakat,   khususnya golongan  usia menengah ke bawah.
Menurut United State Department of Agriculture (USDA), standar makanan  dan  jajanan  adalah  makanan  yang  sehat  dengan  kandungan vitamin,  kalsium,  potasium, protein, sayuran, karbohidrat  dan makanan bersera.
Pengetahuan, sikap, dan praktek seorang  produsen memiliki pengaruh yang besar terhadap citra dan kualitas dagangan yang dibuatnya.
  Salah satu faktor yang  mempengaruhinya adalah  faktor  perilaku.
    Penjual  makanan  di pinggiran  jalan  sudah  biasa menggunakan bahan  tambahan makanan  termasuk  zat  warna  yang  tidak  diizinkan,  ini disebabkan karena  bahan  itu  mudah  diperoleh   dalam  kemasan  kecil  di toko  dan  pasar  dengan  harga  murah.
Notoatmodjo seorang ahli psikologi pendidikan, membedakan adanya tiga ranah perilaku, yaitu kognitif (cognitive),   afektif   (affective),   dan   psikomotor   (psychomotor).
   Makanan   merupakan   salah   satu kebutuhan dasar  manusia  yang  terpenting dan  juga  merupakan   faktor  yang  sangat   esensial   bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia.
Sangat  mudah larut dalam etanol,  sukar larut dalam asam encer dan dalam larutan  alkali, larut dalam asam kuat akan membentuk senyawa  kompleks berwarna merah muda yang larut dalam isopropil eter.
  Zat pewarna  Rhodamine  B mempunyai  banyak sinonim, antara  lain D dan C Red no 19, Food Red 15, ADC Rhodamine B, Aizan Rhodamine dan briliant Pink B.
Menurut  WHO, Rhodamine  B berbahaya  bagi  kesehatan manusia  karena  sifat  kimia dan  kandungan logam beratnya.
Rhodamine B mengandung senyawa klorin (Cl).
Rhodamine B lebih memiliki pengaruh besar terhadap organ pencernaan, namun berikut adalah beberapa zat yang bila terkontaminasi dengan Rhodamine  B maka  akan  memiliki  pengaruh terhadap kesehatan gigi  dan  mulut  bila  dikonsumsi berlebihan dalam jangka waktu yang lama.
Berdasarkan hasil analisis komprehensif  terhadap pengaruh kandungan Rhodamine B yang terdapat dalam saus sambal jajanan diperoleh  hasil negatif.

Related Results

HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI JAJANAN DENGAN PRESTASI BELAJAR REMAJA DI SMP PL DOMENICO SAVIO SEMARANG
Latar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari anak menuju dewasa. Remaja mengalami perkembangan secara fisik dan psikologi. Perlu asupan energi yang optimal untuk menunj...
KUALITAS JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR SECARA MIKROBIOLOGI DI KECAMATAN KOTO TANGAH PADANG SUMATERA BARAT
KUALITAS JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR SECARA MIKROBIOLOGI DI KECAMATAN KOTO TANGAH PADANG SUMATERA BARAT
ABSTRAKPangan jajanan merupakan sarana bagi anak-anak dalam pemenuhan kebutuhan kecukupan gizi, tetapi juga berisiko menimbulkan keracunan jika tidak higienis. Menurut Undang–Undan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Studi Kemampuan Motorik Siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah
Studi Kemampuan Motorik Siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik siswa Sekolah Kelas V Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah. Penelitian ini merupakan penilitian deskriptif. P...
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran bengkel sepeda motor di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan ...
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Makanan Jajanan Sehat
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Makanan Jajanan Sehat
Gambaran tentang status gizi anak sekolah tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat masalah gizi dan kesehatan  yang belum terselesaikan.  Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan jaj...
Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah
Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah
Salah satu metode dalam meningkatkan kualitas dalam tumbuh kembang pada anak usia sekolah dengan memberikan jajanan yang bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama beraktivita...

Back to Top