Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KUALITAS JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR SECARA MIKROBIOLOGI DI KECAMATAN KOTO TANGAH PADANG SUMATERA BARAT

View through CrossRef
ABSTRAKPangan jajanan merupakan sarana bagi anak-anak dalam pemenuhan kebutuhan kecukupan gizi, tetapi juga berisiko menimbulkan keracunan jika tidak higienis. Menurut Undang–Undang RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan menyatakan bahwa keamanan pangan adalah usaha mencegah pangan dari kontaminasi biologis, kimia dan fisik. Laporan kasus kejadian luar biasa (KLB) yang dikeluarkan oleh BPOM tahun 2016 menyatakan bahwa 16,35% keracunan makanan di Indonesia berasal dari pangan jajanan di sekolah dan sebanyak 42,14%  berasal dari jajanan yang dibuat dari pangan rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menguji kualitas  jajanan anak sekolah dasar secara mikrobiologi di Kecamatan Koto Tangah Padang. Penelitian ini bersifat deskriptif untuk mengidentifikasi mikroba patogen dalam jajanan yang di jual pada 19 Kantin Sekolah Dasar pada bulan Maret hingga April 2018. Total sampel yang dapat disampling sebanyak 49 sampel. Pengambilan sampel dilakukan pagi hari hingga menjelang jam istirahat siang. Sampel yang disampling dari kantin dibagi dalam tiga bentuk yaitu jajanan kering, jajanan basah dan minuman yang diberi es batu. Hasil penelitian dengan ditemukannya S.aureus pengkontaminasi pada 1 sampel (2,04%) dari jajanan kering dan E. coli sebanyak 3 sampel (6,12%) dari minuman yang diberi es batu, dan bakteri jenis lain sebanyak  91.82 %.Kata kunci:  Kualitas Mikrobiologi, Jajanan Anak Sekolah, Mikroba Patogen Pengkontaminan. ABSTRACTSchool Children Food (SCF) played an important role in providing nutrient intake of children nutritional  needs, in the other hand, it may has a risk of poisioning if unhygienic. According to the Law of Republic Indonesia number 18 of 2012 on food states that food security is an attempt to prevent food from biological, chemical and physical contamination. Report on Outbreaks issued by BPOM in 2016 states that 16.35% of food poisoning in Indonesia caused by contaminated SCF, and as much as 42.14% caused by contaminated of household SCF. The aim of this study is to test the microbiological quality of Elementay SCF in Sub-district Koto Tangah Padang. This descriptive research would like to identify pathogenic microbial in SCF which sold at 19 elementary school canteen during periode of time March to April 2018. The total samples are 49. Time of sampling conducted from morning until right before lunchtime. The samples categorized into three forms which are dried, wet and ice-cubed drinks. The result showed that one sample (2.04%) of dried SCF was contaminated by S. aureus, three samples (6.12%) of Iced-cube drinks was contaminated by E.coli and the rest (91.82%) was contaminated by other bacteria. Keyword: Microbiological Quality, School Children Food, Pathogenic Bacteria.
Title: KUALITAS JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR SECARA MIKROBIOLOGI DI KECAMATAN KOTO TANGAH PADANG SUMATERA BARAT
Description:
ABSTRAKPangan jajanan merupakan sarana bagi anak-anak dalam pemenuhan kebutuhan kecukupan gizi, tetapi juga berisiko menimbulkan keracunan jika tidak higienis.
Menurut Undang–Undang RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan menyatakan bahwa keamanan pangan adalah usaha mencegah pangan dari kontaminasi biologis, kimia dan fisik.
Laporan kasus kejadian luar biasa (KLB) yang dikeluarkan oleh BPOM tahun 2016 menyatakan bahwa 16,35% keracunan makanan di Indonesia berasal dari pangan jajanan di sekolah dan sebanyak 42,14%  berasal dari jajanan yang dibuat dari pangan rumah tangga.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk menguji kualitas  jajanan anak sekolah dasar secara mikrobiologi di Kecamatan Koto Tangah Padang.
Penelitian ini bersifat deskriptif untuk mengidentifikasi mikroba patogen dalam jajanan yang di jual pada 19 Kantin Sekolah Dasar pada bulan Maret hingga April 2018.
Total sampel yang dapat disampling sebanyak 49 sampel.
Pengambilan sampel dilakukan pagi hari hingga menjelang jam istirahat siang.
Sampel yang disampling dari kantin dibagi dalam tiga bentuk yaitu jajanan kering, jajanan basah dan minuman yang diberi es batu.
Hasil penelitian dengan ditemukannya S.
aureus pengkontaminasi pada 1 sampel (2,04%) dari jajanan kering dan E.
coli sebanyak 3 sampel (6,12%) dari minuman yang diberi es batu, dan bakteri jenis lain sebanyak  91.
82 %.
Kata kunci:  Kualitas Mikrobiologi, Jajanan Anak Sekolah, Mikroba Patogen Pengkontaminan.
 ABSTRACTSchool Children Food (SCF) played an important role in providing nutrient intake of children nutritional  needs, in the other hand, it may has a risk of poisioning if unhygienic.
According to the Law of Republic Indonesia number 18 of 2012 on food states that food security is an attempt to prevent food from biological, chemical and physical contamination.
Report on Outbreaks issued by BPOM in 2016 states that 16.
35% of food poisoning in Indonesia caused by contaminated SCF, and as much as 42.
14% caused by contaminated of household SCF.
The aim of this study is to test the microbiological quality of Elementay SCF in Sub-district Koto Tangah Padang.
This descriptive research would like to identify pathogenic microbial in SCF which sold at 19 elementary school canteen during periode of time March to April 2018.
The total samples are 49.
Time of sampling conducted from morning until right before lunchtime.
The samples categorized into three forms which are dried, wet and ice-cubed drinks.
The result showed that one sample (2.
04%) of dried SCF was contaminated by S.
aureus, three samples (6.
12%) of Iced-cube drinks was contaminated by E.
coli and the rest (91.
82%) was contaminated by other bacteria.
Keyword: Microbiological Quality, School Children Food, Pathogenic Bacteria.

Related Results

Studi Kemampuan Motorik Siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah
Studi Kemampuan Motorik Siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik siswa Sekolah Kelas V Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah. Penelitian ini merupakan penilitian deskriptif. P...
Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah
Edukasi Jajanan Sehat Pada Anak Usia Sekolah
Salah satu metode dalam meningkatkan kualitas dalam tumbuh kembang pada anak usia sekolah dengan memberikan jajanan yang bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama beraktivita...
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Makanan Jajanan Sehat
Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Makanan Jajanan Sehat
Gambaran tentang status gizi anak sekolah tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat masalah gizi dan kesehatan  yang belum terselesaikan.  Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan jaj...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang
Analisis Tingkat Kerawanan Banjir di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang
The research area is prone to flooding, which could potentially result in losses for the people of the research area. Based on this, it is important to map flood-prone areas, as a ...
Sejarah Kampung Adat di Koto Padang Ranah Sijunjung
Sejarah Kampung Adat di Koto Padang Ranah Sijunjung
Penelitian ini di latar belakangi olehSuratKeputusanKemendikbud Republuk Indonesia Nomor 186 tanggal 6 Juli 2017 yang menetapkan Koto Padang Ranah Sijunjung dan Koto Tanah Batoseba...

Back to Top