Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN BATAS KOTA PALEMBANG – SIMPANG INDERALAYA)

View through CrossRef
Jalan raya adalah salah satu prasarana yang memiliki peranan yang sangat penting dalam memfasilitasi kebutuhan pergerakan manusia dan barang, untuk menunjang pergerakan arus lalu lintas tersebut perlu dilakukan suatu usaha dengan  menjaga kualitas layanan jalan. Salah satu usaha tersebut adalah mengevaluasi kondisi permukaan jalan. Kondisi arus lalu lintas pada ruas jalan  Bts. Kota Palembang – Simpang Inderalaya ini selain macet dan banyak terjadi kerusakan pada beberapa segmen, hal ini merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan kerugian yang diderita sungguh besar terutama bagi pengguna jalan seperti terjadinya waktu tempuh yang lama, kemacetan, kecelakaan lalu lintas  dan lain-lain, sehingga dapat menghambat arus transportasi barang dan manusia dan juga biaya operasional kendaraan menjadi bertambah. Penelitian ini bertujuan  memperoleh data kerusakan melalui pengukuran lapangan, menetapkan jenis penanganan yang sesuai dengan kerusakan jalan yang terjadi. Salah satu tahapan dalam mengevaluasi kondisi permukaan jalan adalah dengan melakukan penilaian terhadap kondisi eksisting jalan dengan metode PCI (Pavement Condition Index). Metode yang digunakan ini untuk menentukan tingkat kerusakan jalan setelah melakukan pengamatan di lapangan  dan  dibedakan menurut tingkat kerusakan. Dari hasil yang didapat maka nilai kondisi jalan dapat ditentukan berdasarkan kategori sempurna,  sangat baik, baik, dan jelek sehingga dapat mengetahui jenis penanganan kerusakan yang terjadi agar pemeliharaan jalan tepat sasaran dan efisien. Hasil  penelitian menunjukan bahwa luas total kerusakan jalan yang terjadi  yaitu 748,615 m2, kerusakan yang paling banyak terjadi adalah kerusakan pengelupasan dengan luas  288,41 m2 atau 38,53 %, didapat nilai PCI rata-rata 85,58 dengan kondisi sangat baik.  Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan perbaikan per segmen, untuk mempertahankan kinerja perkerasan, maka diperlukan beberapa tindakan perbaikan kerusakan yaitu pemeliharaan rutin setiap tahun maupun pemeliharaan berkala.  Kata kunci: Kerusakan Jalan, Pavement Condition Index (PCI), Pemeliharaan Jalan, Perkerasan Lentur.
Title: IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN BATAS KOTA PALEMBANG – SIMPANG INDERALAYA)
Description:
Jalan raya adalah salah satu prasarana yang memiliki peranan yang sangat penting dalam memfasilitasi kebutuhan pergerakan manusia dan barang, untuk menunjang pergerakan arus lalu lintas tersebut perlu dilakukan suatu usaha dengan  menjaga kualitas layanan jalan.
Salah satu usaha tersebut adalah mengevaluasi kondisi permukaan jalan.
Kondisi arus lalu lintas pada ruas jalan  Bts.
Kota Palembang – Simpang Inderalaya ini selain macet dan banyak terjadi kerusakan pada beberapa segmen, hal ini merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan kerugian yang diderita sungguh besar terutama bagi pengguna jalan seperti terjadinya waktu tempuh yang lama, kemacetan, kecelakaan lalu lintas  dan lain-lain, sehingga dapat menghambat arus transportasi barang dan manusia dan juga biaya operasional kendaraan menjadi bertambah.
Penelitian ini bertujuan  memperoleh data kerusakan melalui pengukuran lapangan, menetapkan jenis penanganan yang sesuai dengan kerusakan jalan yang terjadi.
Salah satu tahapan dalam mengevaluasi kondisi permukaan jalan adalah dengan melakukan penilaian terhadap kondisi eksisting jalan dengan metode PCI (Pavement Condition Index).
Metode yang digunakan ini untuk menentukan tingkat kerusakan jalan setelah melakukan pengamatan di lapangan  dan  dibedakan menurut tingkat kerusakan.
Dari hasil yang didapat maka nilai kondisi jalan dapat ditentukan berdasarkan kategori sempurna,  sangat baik, baik, dan jelek sehingga dapat mengetahui jenis penanganan kerusakan yang terjadi agar pemeliharaan jalan tepat sasaran dan efisien.
Hasil  penelitian menunjukan bahwa luas total kerusakan jalan yang terjadi  yaitu 748,615 m2, kerusakan yang paling banyak terjadi adalah kerusakan pengelupasan dengan luas  288,41 m2 atau 38,53 %, didapat nilai PCI rata-rata 85,58 dengan kondisi sangat baik.
  Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan perbaikan per segmen, untuk mempertahankan kinerja perkerasan, maka diperlukan beberapa tindakan perbaikan kerusakan yaitu pemeliharaan rutin setiap tahun maupun pemeliharaan berkala.
  Kata kunci: Kerusakan Jalan, Pavement Condition Index (PCI), Pemeliharaan Jalan, Perkerasan Lentur.

Related Results

ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
Nuliati R - Kerusakan seperti gelombang, retak-retak maupun aus pada jalan menjadi faktor utama menurunnya tingkat pelayanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, sehingga kondisi ja...
Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Transportasi merupakan kegiatan yang penting bagi masyarakat. Dari banyak hal, kualitas hidup masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh transportasi dan akses ke tempat kerja, temp...
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
AbstractAs national assets, roads are vital to establish the means of national development, especially in term of achieving balanced inter-regional development and equitable distri...
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
Dalam menentukan kinerja lalulintas pada ruas jalan Andi Djemma ex. Jalan Jenderal Sudirman Kota Palopo dapat digunakan beberapa populasi variabel utama, yaitu volume, kecepatan, k...
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
Kebisingan karena lalu lintas pada daerah perkotaan di Bali menyebabkan terganggunya masyarakat sekitar dan pada sektor pariwisata. Kawasan Simpang Lima Sunset Road menjadi salah s...
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...

Back to Top