Javascript must be enabled to continue!
Representasi Kekerasan Verbal dalam Permainan Daring pada Pemain Game Online
View through CrossRef
Abstract. Virtual communication is an online communication that utilizes the advances of technology namely the Internet, which contains about sending and receiving messages using hardware media. Now virtual communication is applied to the means of entertainment, one of which is the online game Mobile Legends Bang Bang through voice call and chat column features. Playing Mobile Legends is not just for entertainment, but for competition, so this game requires teamwork and strategy. Because of the desire to win a match, it's often bad behavior like saying a rude word or trash talk. This study aims to understand how motives, actions, and meanings sunmori among players of the game Mobile Legends Bang Bang. This study uses qualitative descriptive methods with the phenomenological approach of Alfred Schutz. Data collection methods are observations, interviews and library studies. In this study, there are five informants. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data display, and conclusion drawings. The results of the research showed that the motive of Mobile Legends player Bang Bang committed verbal violence, namely boosting the spirit of the teammates, forming a strong team mentality, and strategies to lower the mentality of the opponent team. After committing verbal violence there is no action whatsoever, yet there are some who apologize. The meaning of the verbal violence committed by Mobile Legends Bang Bang players is to dispel the sadness, entertainment, and strategy of the game.
Abstrak. Komunikasi Virtual merupakan merupakan komuikasi daring yang memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu internet, yang berisi tentang pengiriman dan penerimaan pesan yang memanfaatkan media perangkat keras. Kini komunikasi virtual diterapkan pada sarana hiburan, salah satunya adalah permainan daring Mobile Legends Bang Bang melalui fitur voice call dan kolom chat. Permaianan Mobile Legends tidak hanya untuk hiburan semata, tetapi dijadikan ajang kompetisi, sehingga permainan ini membutuhkan kerja sama tim dan strategi. Dikarenakan rasa ingin memenangkan sebuah pertandingan seringkali terjadi perlakuan yang tidak baik seperti mengeluarkan kata kasar atau trash talk. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana motif, tindakan, dan makna sunmori dikalangan pemain permainan Mobile Legends Bang Bang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi Alfred Schutz. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Dalam penelitian ini terdapat lima orang informan. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Motif pemain Mobile Legends Bang Bang melakukan kekerasan verbal yaitu meningkatkan semangat rekan tim, membentuk mental tim yang kuat, dan strategi menjatuhkan mental tim lawan. Setelah melakukan kekerasan verbal tidak ada Tindakan apapun, namun ada Sebagian yang meminta maaf. Makna kekerasan verbal yang dilakukan pemain Mobile Legends Bang Bang yaitu melampiaskan kekesalan, hiburan, dan strategi permainan.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Representasi Kekerasan Verbal dalam Permainan Daring pada Pemain Game Online
Description:
Abstract.
Virtual communication is an online communication that utilizes the advances of technology namely the Internet, which contains about sending and receiving messages using hardware media.
Now virtual communication is applied to the means of entertainment, one of which is the online game Mobile Legends Bang Bang through voice call and chat column features.
Playing Mobile Legends is not just for entertainment, but for competition, so this game requires teamwork and strategy.
Because of the desire to win a match, it's often bad behavior like saying a rude word or trash talk.
This study aims to understand how motives, actions, and meanings sunmori among players of the game Mobile Legends Bang Bang.
This study uses qualitative descriptive methods with the phenomenological approach of Alfred Schutz.
Data collection methods are observations, interviews and library studies.
In this study, there are five informants.
Data analysis techniques include data collection, data reduction, data display, and conclusion drawings.
The results of the research showed that the motive of Mobile Legends player Bang Bang committed verbal violence, namely boosting the spirit of the teammates, forming a strong team mentality, and strategies to lower the mentality of the opponent team.
After committing verbal violence there is no action whatsoever, yet there are some who apologize.
The meaning of the verbal violence committed by Mobile Legends Bang Bang players is to dispel the sadness, entertainment, and strategy of the game.
Abstrak.
Komunikasi Virtual merupakan merupakan komuikasi daring yang memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu internet, yang berisi tentang pengiriman dan penerimaan pesan yang memanfaatkan media perangkat keras.
Kini komunikasi virtual diterapkan pada sarana hiburan, salah satunya adalah permainan daring Mobile Legends Bang Bang melalui fitur voice call dan kolom chat.
Permaianan Mobile Legends tidak hanya untuk hiburan semata, tetapi dijadikan ajang kompetisi, sehingga permainan ini membutuhkan kerja sama tim dan strategi.
Dikarenakan rasa ingin memenangkan sebuah pertandingan seringkali terjadi perlakuan yang tidak baik seperti mengeluarkan kata kasar atau trash talk.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana motif, tindakan, dan makna sunmori dikalangan pemain permainan Mobile Legends Bang Bang.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi Alfred Schutz.
Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi kepustakaan.
Dalam penelitian ini terdapat lima orang informan.
Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Motif pemain Mobile Legends Bang Bang melakukan kekerasan verbal yaitu meningkatkan semangat rekan tim, membentuk mental tim yang kuat, dan strategi menjatuhkan mental tim lawan.
Setelah melakukan kekerasan verbal tidak ada Tindakan apapun, namun ada Sebagian yang meminta maaf.
Makna kekerasan verbal yang dilakukan pemain Mobile Legends Bang Bang yaitu melampiaskan kekesalan, hiburan, dan strategi permainan.
Related Results
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang In...
Perancangan Komik Strip Digital mengenai Game Genre Tabletop Role Play Game (TRPG) untuk Pemula
Perancangan Komik Strip Digital mengenai Game Genre Tabletop Role Play Game (TRPG) untuk Pemula
Permainan anak di Era milenial di Indonesia bahkan dunia dipengaruhi internet teknologi dan digital, hal ini mempengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk cara anak-anak bermain, ...
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Die öffentliche Schule Quest to learn in New York City ist eine Modell-Schule, die in ihren Lehrmethoden auf spielbasiertes Lernen, Game Design und den Game Design Prozess setzt. I...
Perbedaan Skor INA-MOCA pada Pemain Catur dan Bukan Pemain Catur
Perbedaan Skor INA-MOCA pada Pemain Catur dan Bukan Pemain Catur
Abstract: Aging is progressive declining process of many body functions, including cognitive function. Cognitive function is a conscious mental activity such as thinking, memory, l...
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Latar belakang: Aktivitas bermain anak semakin berubah akibat kemajuan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi mereka yang duduk di bangku sekolah dasar. Anak-anak zaman sekar...
Representasi Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematika
Representasi Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematika
Representasi adalah bentuk interpretasi pemikiran siswa yang digunakan untuk menemukan solusi dari suatu masalah. Adapun representasi matematis siswa dalam memecahkan masalah dipen...
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring ...

