Javascript must be enabled to continue!
Kepatuhan Perawat dalam Pencegahan Penularan Infeksi Covid-19
View through CrossRef
Tingginya angka kematian Covid-19 terhadap tenaga kesehatan disebabkan oleh faktor kepatuhan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Kepatuhan perawat merupakan kunci utama keberhasilan dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19. Faktor risiko terhadap pencegahan penularan Covid-19 diantaranya ketersediaan APD, dukungan teman sejawat dan faktor kebutuhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor risiko terhadap kepatuhan perawat dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19 Di Kota Serang, Banten. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah seluruh perawat yang aktif bekerja di Puskesmas wilayah Kota Serang. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan uji statistik regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 48,3% perawat tidak patuh dalam penggunaan APD, dan 55,2% perawat menyatakan tidak tersedia APD, 54% perawat butuh APD dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19. Ada hubungan antara ketersediaan APD (p=0,002), dukungan teman sejawat (p=0,014) dan faktor kebutuhan (p=0,000) dengan kepatuhan perawat dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara ketersediaan APD dan faktor kebutuhan dengan kepatuhan perawat dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19 di Kota Serang Banten tahun 2020. Pihak terkait khususnya Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat perlu mengupayakan pemenuhan tersediaan APD yang memadai sebagai aspek kebutuhan rasa aman akan perlindungan dari ancaman bahaya penularan infeksi Covid-19.
Title: Kepatuhan Perawat dalam Pencegahan Penularan Infeksi Covid-19
Description:
Tingginya angka kematian Covid-19 terhadap tenaga kesehatan disebabkan oleh faktor kepatuhan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
Kepatuhan perawat merupakan kunci utama keberhasilan dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19.
Faktor risiko terhadap pencegahan penularan Covid-19 diantaranya ketersediaan APD, dukungan teman sejawat dan faktor kebutuhan.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor risiko terhadap kepatuhan perawat dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19 Di Kota Serang, Banten.
Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional.
Subjek penelitian ini adalah seluruh perawat yang aktif bekerja di Puskesmas wilayah Kota Serang.
Penelitian ini menggunakan total sampling dengan uji statistik regresi logistik.
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 48,3% perawat tidak patuh dalam penggunaan APD, dan 55,2% perawat menyatakan tidak tersedia APD, 54% perawat butuh APD dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19.
Ada hubungan antara ketersediaan APD (p=0,002), dukungan teman sejawat (p=0,014) dan faktor kebutuhan (p=0,000) dengan kepatuhan perawat dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19.
Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara ketersediaan APD dan faktor kebutuhan dengan kepatuhan perawat dalam pencegahan penularan infeksi Covid-19 di Kota Serang Banten tahun 2020.
Pihak terkait khususnya Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat perlu mengupayakan pemenuhan tersediaan APD yang memadai sebagai aspek kebutuhan rasa aman akan perlindungan dari ancaman bahaya penularan infeksi Covid-19.
Related Results
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Risiko Paparan COVID-19 pada Perawat di Ruang Isolasi
Risiko Paparan COVID-19 pada Perawat di Ruang Isolasi
Abstrak Pendahulua: risiko dan bahaya penularan penyakit infeksi di tempat kerja bagi perawat mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan jumlah dan intensitas interaksi den...
Supervisi Kepala Ruang Terhadap Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Hand Hygiene di RSUD Cut Meutia Aceh Utara
Supervisi Kepala Ruang Terhadap Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Hand Hygiene di RSUD Cut Meutia Aceh Utara
ABSTRACT Nurses are health workers who are around patients 24 hours a day and have the largest number of health workers compared to other health workers in hospitals, who have resp...
GAMBARAN STRES KERJA PADA PERAWAT RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM HOLISTIC PURWAKARTA TAHUN 2020
GAMBARAN STRES KERJA PADA PERAWAT RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM HOLISTIC PURWAKARTA TAHUN 2020
Stres kerja merupakan beban kerja yang berlebihan, perasaan susah dan ketegangan emosional yang menghambat performance individu. Stres kerja dapat dipengaruhi oleh kondisi organisa...
PERAN SUPERVISI KEPALA RUANGAN DALAM MEMOTIVASI PERAWAT PADA PENCEGAHAN RISIKO JATUH DI RUMAH SAKIT
PERAN SUPERVISI KEPALA RUANGAN DALAM MEMOTIVASI PERAWAT PADA PENCEGAHAN RISIKO JATUH DI RUMAH SAKIT
: Pencegahan risiko jatuh dalam menjaga keselamatan pasien tidak terlepas dari motivasi perawat. Perawat yang termotivasi dalam pencegahan risiko jatuh dipengaruhi oleh peran kepal...
HUBUNGAN SELF CONTROL PERAWAT DENGAN PERSEPSI PERAWAT TERHADAP KEPATUHAN PELAKSANAAN PATIENT SAFETY DI RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH
HUBUNGAN SELF CONTROL PERAWAT DENGAN PERSEPSI PERAWAT TERHADAP KEPATUHAN PELAKSANAAN PATIENT SAFETY DI RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH
Patient safety merupakan indikator utama mutu pelayanan keperawatan dan menjadi fokus penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit. Perawat sebagai tenaga kesehat...
HUBUNGAN KEPATUHAN CUCI TANGAN ENAM LANGKAH LIMA MOMEN PERAWAT DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS DI RSUD DR. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO
HUBUNGAN KEPATUHAN CUCI TANGAN ENAM LANGKAH LIMA MOMEN PERAWAT DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS DI RSUD DR. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO
Pendahuluan: Kejadian phlebitis di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto lebih tinggi dibandingkan infeksi lain. Rendahnya kepatuhan cuci tangan perawat menjadi salah satu penye...

