Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengetahuan Guru Penjas Tentang Model Pembelajaran dengan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani

View through CrossRef
Penelitian ini adalah laporan tentang Pengetahuan Guru Penjas tentang Model Pembelajaran dengan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Penjas pada Siswa Kelas X Smk Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Untuk mendapatkan data, Peneliti menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian: Populasi dan sample. Dan untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrument penelitian, dan kuesioner/angket. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bersifat korelasi, yaitu menjelaskan hubungan antara variabel dengan menganalisis data numerik (angka) menggunakan metode statistik melalui pengujian hipotesa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 82. Karena penelitian ini menggunakan total sampling (probability sampling) maka sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Instrumen yang digunakan adalah angket pengetahuan guru penjas dan angket motivasi belajar penjas. Analisis data menggunakan uji korelasi dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan guru penjas dengan motivasi belajar penjas dengan koefisien korelasi 0,832, lebih besar dari batas penolakan rtabel 1%= 0,220 dengan hasil uji F menunjukan Fhitung = 1,22 lebih kecil dari Ftabel dengan tarif signifikan 5% = 1,45
LPPM Universitas Singaperbangsa Karawang - Research Department in Indonesia University
Title: Pengetahuan Guru Penjas Tentang Model Pembelajaran dengan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani
Description:
Penelitian ini adalah laporan tentang Pengetahuan Guru Penjas tentang Model Pembelajaran dengan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Penjas pada Siswa Kelas X Smk Al-Irsyad Al-Islamiyyah.
Untuk mendapatkan data, Peneliti menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian: Populasi dan sample.
Dan untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrument penelitian, dan kuesioner/angket.
Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.
Penelitian ini bersifat korelasi, yaitu menjelaskan hubungan antara variabel dengan menganalisis data numerik (angka) menggunakan metode statistik melalui pengujian hipotesa.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 82.
Karena penelitian ini menggunakan total sampling (probability sampling) maka sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Al-Irsyad Al-Islamiyyah.
Instrumen yang digunakan adalah angket pengetahuan guru penjas dan angket motivasi belajar penjas.
Analisis data menggunakan uji korelasi dengan taraf signifikansi 5%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan guru penjas dengan motivasi belajar penjas dengan koefisien korelasi 0,832, lebih besar dari batas penolakan rtabel 1%= 0,220 dengan hasil uji F menunjukan Fhitung = 1,22 lebih kecil dari Ftabel dengan tarif signifikan 5% = 1,45.

Related Results

HUBUNGAN MOTIVASI IQ DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJAS
HUBUNGAN MOTIVASI IQ DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJAS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara motivasi IQ dan Kepercayaan diri siswa secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama hasil belajar pen...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam peningkatan motivasi belajar
Implementasi pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam peningkatan motivasi belajar
Penelitian ini membahas tentang model dan pendekatan suatu pembelajaran olahraga yang digunakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Pada dasarnya, model pembelajaran yang digunakan ol...
Edu Sociata Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 2 Wera
Edu Sociata Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMPN 2 Wera
Abstrak     Guru adalah pendidik yang mengajarkan pengetahuannya kepada peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam membangun pendidikan kearah yang lebih ba...
MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN KETERLIBATAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING PENDIDIKAN JASMANI
MOTIVASI BELAJAR SISWA DAN KETERLIBATAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING PENDIDIKAN JASMANI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran daring pendidikan jasmani di SMPN 1 Arjawinangun. Penelitian ini merupaka...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....

Back to Top