Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
View through CrossRef
Di sekitaran area kampus 2 UKI TORAJA kecematan Tallunglipu sering di temukan genangan air akibat terjadinya curah hujan yang cukup tinggi dan juga laju resapan tanah terhadap air yang kurang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju resapan tanah terhadap air dengan menggunakan efektifitas lubang resapan biopori dan tanpa biopori,dengan menggunakan alat berupa pipa dengan diameter 18 cm yang di masukkan ke dalam lubang sedalam 80 cm.Resapan adalah proses masuknya air ke dalam permukaan tanah,dengan mengetahui laju resapan tanah terhadap air kita dapat menanggulangi permasalahan yang sering terjadi yaitu lambat nya laju resapan.Peneltian di lakukan dengan pengambilan data selama 30 menit,laju resapan tercepat untuk lubang tanpa biopori terjadi di minggu ke-2 tepatnya terjadi di 5 menit pertama yaitu sedalam 15,8cm dan untuk lubang dengan biopori terjadi di minggu pertama tepatnya di menit ke-5 sedalam 7cm,dan untuk lubang tanpa biopori resepan paling lambat terjadi di menit ke-20 tepatnya di minngu ke-2 sedangkan untuk lubang dengan biopori laju resapan paling lambat terjadi di menit ke-30 minggu pertama dengan penurunan hanya sebesar 0,3cm.Berdasarkan hasil penelitian di atas di temukan bahwa lubang resapan tanpa biopori laju resapan nya lebih cepat di bandingkan dengan lubang resapan dengan biopori.Faktor yang mempengaruhi ketidakakuratan data adalah alat dan bahan yang masih sangat minim ditambah lagi faktor tanah yang kurang presisi dan beberapa faktor eksternal lainnya.
Universitas Kristen Indonesia Toraja
Title: Efektivitas Lubang Resapan Biopori terhadap Laju Resapan (Infiltrasi) di Kampus 2 UKI TORAJA
Description:
Di sekitaran area kampus 2 UKI TORAJA kecematan Tallunglipu sering di temukan genangan air akibat terjadinya curah hujan yang cukup tinggi dan juga laju resapan tanah terhadap air yang kurang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju resapan tanah terhadap air dengan menggunakan efektifitas lubang resapan biopori dan tanpa biopori,dengan menggunakan alat berupa pipa dengan diameter 18 cm yang di masukkan ke dalam lubang sedalam 80 cm.
Resapan adalah proses masuknya air ke dalam permukaan tanah,dengan mengetahui laju resapan tanah terhadap air kita dapat menanggulangi permasalahan yang sering terjadi yaitu lambat nya laju resapan.
Peneltian di lakukan dengan pengambilan data selama 30 menit,laju resapan tercepat untuk lubang tanpa biopori terjadi di minggu ke-2 tepatnya terjadi di 5 menit pertama yaitu sedalam 15,8cm dan untuk lubang dengan biopori terjadi di minggu pertama tepatnya di menit ke-5 sedalam 7cm,dan untuk lubang tanpa biopori resepan paling lambat terjadi di menit ke-20 tepatnya di minngu ke-2 sedangkan untuk lubang dengan biopori laju resapan paling lambat terjadi di menit ke-30 minggu pertama dengan penurunan hanya sebesar 0,3cm.
Berdasarkan hasil penelitian di atas di temukan bahwa lubang resapan tanpa biopori laju resapan nya lebih cepat di bandingkan dengan lubang resapan dengan biopori.
Faktor yang mempengaruhi ketidakakuratan data adalah alat dan bahan yang masih sangat minim ditambah lagi faktor tanah yang kurang presisi dan beberapa faktor eksternal lainnya.
Related Results
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang Resapan Biopori
Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik. Sampah iniakan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannyamelalui proses ...
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
Perencanaan Lubang Resapan Biopori Di Dusun Kebondalem Mojoagung Jombang
Desa Kademangan yakni salah satu desa yang terletak di Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba. Untuk menanggulangi kasus di atas d...
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Toraja is an area that has many unique cultures. However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta. The resear...
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
PEMBUATAN BIOPORI UNTUK PENYERAPAN AIR VERTIKAL DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
Adanya genangan air hujan, banjir di daerah yang rendah, kurangnya kemampuan selokan menyalurkan air hujan, dan meningkatnya volume sampah sebagai masalah yang...
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Perencanaan Teknis Pemanenan Air Hujan Terintegrasi dengan Sumur Resapan
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi di suatu wilayah. Air hujan sangat bermanfaat untuk mengisi sumber air guna keperluan pertanian, domestik dan industri, namun air hujan y...
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
POTENSI BUDAYA SUKU TORAJA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA PADA KABUPATEN TANA TORAJA DAN TORAJA UTARA
This study aims to determine the cultural potential of the Toraja tribe as a tourist attraction in Tana Toraja and North Toraja districts. With the research method using the type o...
WUJUD PERSAHABATAN DALAM MAPALA STAKN TORAJA
WUJUD PERSAHABATAN DALAM MAPALA STAKN TORAJA
Hampir semua kampus di Indonesia mempunyai organisasi MAPALA. Salah satunya kampus IAKN Toraja. Keunggulan MAPALA yang ada di indonesia adalah kekompakan yang mereka miliki. Kekom...
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) SEBAGAI UPAYA EDUKASI LINGKUNGAN
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) SEBAGAI UPAYA EDUKASI LINGKUNGAN
Semakin banyak lahan terbangun maka tingkat alih fungsi lahan semakin tinggi dan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi semakin berkurang sehingga ruang resapan menjadi rendah. Program ...


