Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

VI-I-Teologi-Desriani Bu'tu

View through CrossRef
Pembenaran oleh iman atau dibenarkan oleh iman merupakan suatu proses penting dimana dala suatu keselamatan. Namun jik kita tidka memahami dengan benar maka itu menjadi suatu persoalan besar. Melihat dan memahami iman tentu dapat dihubungkan dengan kehidupan dari pada Abraham yang kita ketahui yaitu Bapa segala orang kudus atau beriman kepada Yesus Kristus. Dengan ini Paulus menyinggung dalam kitab Roma ketika berbicara mengenai dibenarkan oleh karena iman. Sebagai orang yang beriman dan percaya tentu perlu untuk diteladani dalam proses kehidupan. Jika sesorang itu dapat meneladani sikpa dari Abraham ini maka dapat di sebut sebagai anak-anak Abraham yangapat memiliki iman yang baik dan benar. Perumpamaan tentang Abraham dibenarkan karena iman, Paulus memakai suatu jalan atau arah dari Roma 4 bahwa oleh karena Abraham percaya kepada Allah sehingga hal itu disebut sebagai kebenaran. Dalam artian bahwa karena iman dari Abraham telah menggenapi firman dan janji daripada Allah damenyakini bahwa Allah menerima dan mengakui Abraham adalah orang yang beriman dan percaya. Maka dari penjelasan ini Abraham adalah bapa yang disebut sebagai orang beriman, dengan ini juga Rasul Paulus menginginkan setiap orang bahwa hidup dari iman itulah yang disebut sebagai anak-anak dari bapa segala orang percaya atau beriman. Karena itu dengan cara yang sama mereka dibenarkan. Ketika Abraham dibenarkan oleh karena itu untuk dapat dibenarkan oleh karena iman begitu pula sebagai umat yang percaya kepada-Nya. Karena oleh iman manusia dapat menjadi benar, oleh karena itu untuk dapat berkenan kepada Allah maka seseorang dapat memperoleh kebahagian dan kehidupan kekal, keselamatan dan selalu mensyukuri kehidupan yang masih Tuhan berikan.
Center for Open Science
Title: VI-I-Teologi-Desriani Bu'tu
Description:
Pembenaran oleh iman atau dibenarkan oleh iman merupakan suatu proses penting dimana dala suatu keselamatan.
Namun jik kita tidka memahami dengan benar maka itu menjadi suatu persoalan besar.
Melihat dan memahami iman tentu dapat dihubungkan dengan kehidupan dari pada Abraham yang kita ketahui yaitu Bapa segala orang kudus atau beriman kepada Yesus Kristus.
Dengan ini Paulus menyinggung dalam kitab Roma ketika berbicara mengenai dibenarkan oleh karena iman.
Sebagai orang yang beriman dan percaya tentu perlu untuk diteladani dalam proses kehidupan.
Jika sesorang itu dapat meneladani sikpa dari Abraham ini maka dapat di sebut sebagai anak-anak Abraham yangapat memiliki iman yang baik dan benar.
Perumpamaan tentang Abraham dibenarkan karena iman, Paulus memakai suatu jalan atau arah dari Roma 4 bahwa oleh karena Abraham percaya kepada Allah sehingga hal itu disebut sebagai kebenaran.
Dalam artian bahwa karena iman dari Abraham telah menggenapi firman dan janji daripada Allah damenyakini bahwa Allah menerima dan mengakui Abraham adalah orang yang beriman dan percaya.
Maka dari penjelasan ini Abraham adalah bapa yang disebut sebagai orang beriman, dengan ini juga Rasul Paulus menginginkan setiap orang bahwa hidup dari iman itulah yang disebut sebagai anak-anak dari bapa segala orang percaya atau beriman.
Karena itu dengan cara yang sama mereka dibenarkan.
Ketika Abraham dibenarkan oleh karena itu untuk dapat dibenarkan oleh karena iman begitu pula sebagai umat yang percaya kepada-Nya.
Karena oleh iman manusia dapat menjadi benar, oleh karena itu untuk dapat berkenan kepada Allah maka seseorang dapat memperoleh kebahagian dan kehidupan kekal, keselamatan dan selalu mensyukuri kehidupan yang masih Tuhan berikan.

Related Results

TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
TEOLOGI KONTEMPORER: KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Teologi kontemporer merupakan teologi yang selalu mengedepankan rasio dibandingkan iman. Teologi kontemporer merupakan hasil berpikir dari historis kritis para teolog. Teologi ini ...
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
HUBUNGAN TEOLOGI BIBLIKA DENGAN DIVISI-DIVISI LAIN DALAM DISIPLIN ILMU TEOLOGI
Abstract: The Bible is the holy book of Christians. In the academic field of theology, the Bible is the main capital of the book which is the subject that must be learned. Learn th...
Evaluasi Kristis Pandangan Teologi Kemakmuran Tentang Pemahaman Makna Penderitaan
Evaluasi Kristis Pandangan Teologi Kemakmuran Tentang Pemahaman Makna Penderitaan
Teologi kemakmuran merupakan salah satu gerakan yang muncul dan menjadi satu fenomena tersendiri yang sangat mempengaruhi kehidupan keKristenan sejak abad ke-20.  Bagi teologi kema...
Tantangan Berteologi Dan Bergereja Masa Kini
Tantangan Berteologi Dan Bergereja Masa Kini
Theology is often not in line with the praxis of ministry in the church. As a result, theology is often separated from the church. This can happen, because theology in Indonesia in...
Book Review: Teologi Multikultural
Book Review: Teologi Multikultural
Istilah teologi multikultural memang sudah terlanjur digunakan dalam pengertian teologi yang didisain atau diramu (dikominasi) dari semua unsur nilai yang ada dalam setiap agama da...
Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis
Inkulturasi dalam Ibadah Suatu Tinjauan Pastoral Teologis
Dalam kenyataan hidup orang kristen pada umumnya dan katolik pada khususnya terdapat aneka bentuk pelayanan. Pelayanan yang lebih dikenal dengan istilah: pastoral (Indonesia) dari ...
TEOLOGI MISTIK PAULUS: Teologi Cinta, Berdasar II Korintus 12:1-10
TEOLOGI MISTIK PAULUS: Teologi Cinta, Berdasar II Korintus 12:1-10
Teologi mistik, yang memfokuskan diri pada penyatuan diri antara manusia dengan Allah, seringkali dipandang sebagai teologi yang tidak menyentuh masalah-masalah kehidupan secara ko...
MERETAS RANCANG BANGUN TEOLOGI MULTIKULTURAL
MERETAS RANCANG BANGUN TEOLOGI MULTIKULTURAL
Hubungan budaya dan teologi dipahami secara beragam. Deskripsi budaya secara sempit telah membedakan dan memisahkannya dari teologi. Sebaliknya deskripsi teologi yang sempit juga m...

Back to Top