Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MEMBANGUN KONEKTIVITAS WILAYAH: PENDEKATAN SISTEM TERPADU DALAM PENYUSUNAN RENCANA UMUM JARINGAN JALAN

View through CrossRef
Abstract   The Road Network Master Plan is a strategic instrument for guiding the development of an efficient, integrated, and sustainable road network. This study reviews the process of developing the Road Network Master Plan, including analyzing the existing condition of the road network and assessing gaps in capacity, service quality, and connectivity between regions. The review indicates that growing economic activity, urbanization, and land-use changes have the potential to increase transportation demands, which are not fully served by the existing network. Using an integrated transportation system approach and synchronization with spatial planning policies, this study identifies development needs, establishes priorities for addressing them, and formulates a road network development strategy. The study also emphasizes the importance of integrating the road network with activity centers and multimodal transportation hubs, strengthening institutions and funding, and applying en­vironmental sustainability principles in developing the road network master plan.   Keywords: Road Network Master Plan; transportation system; connectivity; land use; spatial planning     Abstrak   Rencana Umum Jaringan Jalan merupakan suatu instrumen strategis untuk mengarahkan pengembangan jaringan jalan yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Pada studi ini dilakukan tinjauan terhadap proses penyusunan Rencana Umum Jaringan Jalan, termasuk menganalisis kondisi eksisting jaringan jalan serta menilai kesenjangan kapasitas, kualitas pelayanan, dan konektivitas antarwilayah. Tinjauan yang dilakukan menunjukkan bahwa pertumbuhan aktivitas ekonomi, urbanisasi, dan perubahan tata guna lahan berpotensi meningkatkan kebutuhan transportasi, yang belum sepenuhnya terlayani oleh jaringan saat ini. Melalui pende-katan sistem transportasi terpadu dan sinkronisasi dengan kebijakan tata ruang, kajian ini mengidentifikasi ke-butuhan pengembangan, menyusun prioritas penanganan, serta merumuskan strategi pengembangan jaringan jalan. Studi ini juga menekankan pentingnya integrasi jaringan jalan dengan pusat-pusat kegiatan dan simpul transportasi multimoda, penguatan kelembagaan dan pendanaan, serta penerapan prinsip keberlanjutan ling-kungan dalam penyusunan rencana umum jaringan jalan.   Kata-kata kunci: Rencana Umum Jaringan Jalan; sistem transportasi; konektivitas; tata guna lahan; tata ruang
Title: MEMBANGUN KONEKTIVITAS WILAYAH: PENDEKATAN SISTEM TERPADU DALAM PENYUSUNAN RENCANA UMUM JARINGAN JALAN
Description:
Abstract   The Road Network Master Plan is a strategic instrument for guiding the development of an efficient, integrated, and sustainable road network.
This study reviews the process of developing the Road Network Master Plan, including analyzing the existing condition of the road network and assessing gaps in capacity, service quality, and connectivity between regions.
The review indicates that growing economic activity, urbanization, and land-use changes have the potential to increase transportation demands, which are not fully served by the existing network.
Using an integrated transportation system approach and synchronization with spatial planning policies, this study identifies development needs, establishes priorities for addressing them, and formulates a road network development strategy.
The study also emphasizes the importance of integrating the road network with activity centers and multimodal transportation hubs, strengthening institutions and funding, and applying en­vironmental sustainability principles in developing the road network master plan.
  Keywords: Road Network Master Plan; transportation system; connectivity; land use; spatial planning     Abstrak   Rencana Umum Jaringan Jalan merupakan suatu instrumen strategis untuk mengarahkan pengembangan jaringan jalan yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Pada studi ini dilakukan tinjauan terhadap proses penyusunan Rencana Umum Jaringan Jalan, termasuk menganalisis kondisi eksisting jaringan jalan serta menilai kesenjangan kapasitas, kualitas pelayanan, dan konektivitas antarwilayah.
Tinjauan yang dilakukan menunjukkan bahwa pertumbuhan aktivitas ekonomi, urbanisasi, dan perubahan tata guna lahan berpotensi meningkatkan kebutuhan transportasi, yang belum sepenuhnya terlayani oleh jaringan saat ini.
Melalui pende-katan sistem transportasi terpadu dan sinkronisasi dengan kebijakan tata ruang, kajian ini mengidentifikasi ke-butuhan pengembangan, menyusun prioritas penanganan, serta merumuskan strategi pengembangan jaringan jalan.
Studi ini juga menekankan pentingnya integrasi jaringan jalan dengan pusat-pusat kegiatan dan simpul transportasi multimoda, penguatan kelembagaan dan pendanaan, serta penerapan prinsip keberlanjutan ling-kungan dalam penyusunan rencana umum jaringan jalan.
  Kata-kata kunci: Rencana Umum Jaringan Jalan; sistem transportasi; konektivitas; tata guna lahan; tata ruang.

Related Results

Studi Kelayakan Rencana Ruas Jalan Parungkuda Ciambar Cibadak
Studi Kelayakan Rencana Ruas Jalan Parungkuda Ciambar Cibadak
Dalam pencapaian visi pemerintah Kabupaten Sukabumi yaitu terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius, maju dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin, yang dituangkan d...
Konektivitas Jaringan Infrastruktur Transportasi Pariwisata (Studi Kasus Mandalika dan Labuan Bajo)
Konektivitas Jaringan Infrastruktur Transportasi Pariwisata (Studi Kasus Mandalika dan Labuan Bajo)
Konektivitas jaringan infrastruktur transportasi antar simpul transportasi menuju kawasan pariwisata di Mandalika NTB dan Labuan Bajo NTT perlu dukungan Pemerintah dan pemangku keb...
PENENTUAN FUNGSI JARINGAN JALAN SISTEM SEKUNDER DI KAWASAN PERKOTAAN STUDI KASUS PERKOTAAN CIANJUR
PENENTUAN FUNGSI JARINGAN JALAN SISTEM SEKUNDER DI KAWASAN PERKOTAAN STUDI KASUS PERKOTAAN CIANJUR
Berdasarkan sifat dan pergerakan lalu lintasnya, fungsi jalan terdiri dari arteri, kolektor, lokal, dan lingkungan. Fungsi jalan ini terdapat berada pada sistem jaringan jalan prim...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract   The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
Pendataan Ruas Jalan (Leger Jalan) pada Ruas Jalan Palembang - Betung
AbstractAs national assets, roads are vital to establish the means of national development, especially in term of achieving balanced inter-regional development and equitable distri...
Studi Pengembangan Jaringan Jalan Menggunakan Metode AHP dan GIS untuk Kota Tanjungbalai
Studi Pengembangan Jaringan Jalan Menggunakan Metode AHP dan GIS untuk Kota Tanjungbalai
Pengembangan jaringan jalan merupakan hal penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat untuk mencapai suatu tujuan dengan waktu yang diharapkan seiring dengan ...

Back to Top