Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ragam Bahasa Komen Instagram Berkaitan Berita Palsu Situasi Gelombang Kedua Pandemik COVID-19

View through CrossRef
Kepelbagaian gaya bahasa wujud dalam media sosial untuk menyampaikan maklumat, mengusulkan pendapat, kritikan bahkan bertujuan mengongsikan ilmu. Negara Brunei Darussalam telah dilanda gelombang kedua penularan wabak COVID-19. Justeru pelbagai isu telah timbul sehingga mencetuskan penyebaran berita palsu dalam media sosial. Oleh itu, kajian ini dijalankan untuk meneliti tentang ragam bahasa yang digunakan dalam media sosial khususnya Instagram berkaitan isu pandemik COVID-19. Kajian ini merupakan kajian berbentuk deskriptif dengan menggunakan kaedah kualitatif. Kajian didasari oleh kerangka konsep ragam bahasa Za’ba (2002) dalam menganalisis data kajian. Kaedah kepustakaan juga telah digunakan sebagai panduan kajian. Data kajian terdiri dari komen-komen netizen berkaitan berita palsu yang tular tentang sekatan pergerakan penuh (full lockdown) dalam akaun Instagram Kementerian Kesihatan Brunei (@mohbrunei). Hasil kajian mendapati sebanyak sembilan ragam bahasa digunakan oleh netizen. Antaranya ialah ragam bahasa sindiran, ragam bahasa melampau dan ragam bahasa berulang. Rumusnya, penggunaan ragam bahasa yang berlainan telah memperlihatkan niat seseorang dalam menyampaikan kata-kata. Di samping itu, media sosial seperti Instagram mempunyai pengaruh yang besar dalam menyampaikan maklumat sekali gus dapat dikenal pasti kepelbagaian ragam bahasa yang digunakan sehingga dapat mengidentifikasi kelompok sosial di sesebuah negara.
Title: Ragam Bahasa Komen Instagram Berkaitan Berita Palsu Situasi Gelombang Kedua Pandemik COVID-19
Description:
Kepelbagaian gaya bahasa wujud dalam media sosial untuk menyampaikan maklumat, mengusulkan pendapat, kritikan bahkan bertujuan mengongsikan ilmu.
Negara Brunei Darussalam telah dilanda gelombang kedua penularan wabak COVID-19.
Justeru pelbagai isu telah timbul sehingga mencetuskan penyebaran berita palsu dalam media sosial.
Oleh itu, kajian ini dijalankan untuk meneliti tentang ragam bahasa yang digunakan dalam media sosial khususnya Instagram berkaitan isu pandemik COVID-19.
Kajian ini merupakan kajian berbentuk deskriptif dengan menggunakan kaedah kualitatif.
Kajian didasari oleh kerangka konsep ragam bahasa Za’ba (2002) dalam menganalisis data kajian.
Kaedah kepustakaan juga telah digunakan sebagai panduan kajian.
Data kajian terdiri dari komen-komen netizen berkaitan berita palsu yang tular tentang sekatan pergerakan penuh (full lockdown) dalam akaun Instagram Kementerian Kesihatan Brunei (@mohbrunei).
Hasil kajian mendapati sebanyak sembilan ragam bahasa digunakan oleh netizen.
Antaranya ialah ragam bahasa sindiran, ragam bahasa melampau dan ragam bahasa berulang.
Rumusnya, penggunaan ragam bahasa yang berlainan telah memperlihatkan niat seseorang dalam menyampaikan kata-kata.
Di samping itu, media sosial seperti Instagram mempunyai pengaruh yang besar dalam menyampaikan maklumat sekali gus dapat dikenal pasti kepelbagaian ragam bahasa yang digunakan sehingga dapat mengidentifikasi kelompok sosial di sesebuah negara.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
Tujuan penelitian ini mengkaji tentang analisis koreografi Tari Peumulia Jamee diciptaan Yulizar, seorang koreografer yang berasal dari Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Tari ini ...
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR GELOMBANG PERMUKAAN LAUT PRESISI TINGGI (A PROTOTYPE DESIGN)
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR GELOMBANG PERMUKAAN LAUT PRESISI TINGGI (A PROTOTYPE DESIGN)
Gelombang permukaan laut adalah salah satu fenomena yang sangat kompleks dan mudah berubah dibandingkan dengan arus dan pasang surut, sehingga untuk memahami secara menyeluruh tent...
ALIH GAYA BAHASA DALAM PERCAKAPAN ACARA BUKAN EMPAT MATA DI TRANS 7
ALIH GAYA BAHASA DALAM PERCAKAPAN ACARA BUKAN EMPAT MATA DI TRANS 7
Penelitian ini difokuskan pada fenomena alih gaya dan fungsi alih gayabahasa dalam percakapan acara Bukan Empat Mata di Trans7. Data yangdimaksud dalam penelitian ini, yaitu berupa...
Implementasi Algoritma Naïve Bayes Clasifier untuk Mengelompokkan Naskah Berita Pendidikan dan berita Covid-19
Implementasi Algoritma Naïve Bayes Clasifier untuk Mengelompokkan Naskah Berita Pendidikan dan berita Covid-19
Seiring dengan perkembangan jaman, banyak lembaga penyaluran informasi yang pada awalnya menyampaikan berita melalui media cetak atau media elektronik, seperti koran dan televisi, ...
RAGAM BAHASA MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DARING DI ITB STIKOM BALI
RAGAM BAHASA MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DARING DI ITB STIKOM BALI
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui ragam bahasa  mahasiswa ITB STIKOM Bali ketika mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia secara daring.  Pembelajaran daring merup...
Pandemik Covid-19, Norma Baharu dan Cabaran Wartawan Berita Kesihatan di Malaysia
Pandemik Covid-19, Norma Baharu dan Cabaran Wartawan Berita Kesihatan di Malaysia
Pandemik Covid-19 telah mengubah rutin kehidupan manusia kepada suatu norma yang baharu. Perubahan tersebut mencetuskan pelbagai implikasi dan perselisihan pandangan dari sudut aga...
KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PERAIRAN TIMUR KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA
KARAKTERISTIK GELOMBANG DI PERAIRAN TIMUR KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA
Kecamatan Kulisusu Utara merupakan salah satu Kecamatan yang terdapat di Kabupaten Buton Utara yang memiliki luas wilayah 339,64 km2  yang terdiri dari empat belas desa yang mana w...

Back to Top