Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Representasi Flexing Dalam Konten YouTube Rans Entertainment (Semiotika Model Roland Barthes Dalam Video “Nagita Bales Bikin Raffi Nangis??!!! Raffi Kaget Dikirimin Kado Dari Nagita…”)

View through CrossRef
Tingginya pengguna media sosial didukung oleh jenisnya yang semakin beragam. YouTube menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu sebesar 93,8% berdasarkan hasil survey wearesocial tahun 2021. Pengguna tidak hanya dapat menikmati konten yang ada namun juga dapat memproduksi konten mereka sendiri.  Hal tersebut memicu munculnya para Youtuber dengan beragam konten dan salah satunya yaitu konten flexing kekayaan. Rans Entertainment merupakan salah satu kanal YouTube yang sering memproduksi konten-konten yang merepresentasikan flexing dan banyak diminati penonton. Peneliti bertujuan mendeskripsikan representasi flexing Rans Entertainment dalam video berjudul “Nagita Bales Bikin Raffi Nangis??!!! Raffi Kaget Dikirimin Kado Dari Nagita…”. Peneliti menggunakan metode penelitian kualititatif deskriptif dengan teori Representasi Stuart Hall yang dianalisis dengan semiotika model Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh belas scene yang mengandung unsur flexing yang dianalisis melalui tanda denotatif, konotatif, dan mitos. Selain itu, representasi flexing yang dilakukan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina memberikan variasi pada sudut pandang khalayak.
Title: Representasi Flexing Dalam Konten YouTube Rans Entertainment (Semiotika Model Roland Barthes Dalam Video “Nagita Bales Bikin Raffi Nangis??!!! Raffi Kaget Dikirimin Kado Dari Nagita…”)
Description:
Tingginya pengguna media sosial didukung oleh jenisnya yang semakin beragam.
YouTube menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan di Indonesia yaitu sebesar 93,8% berdasarkan hasil survey wearesocial tahun 2021.
Pengguna tidak hanya dapat menikmati konten yang ada namun juga dapat memproduksi konten mereka sendiri.
  Hal tersebut memicu munculnya para Youtuber dengan beragam konten dan salah satunya yaitu konten flexing kekayaan.
Rans Entertainment merupakan salah satu kanal YouTube yang sering memproduksi konten-konten yang merepresentasikan flexing dan banyak diminati penonton.
Peneliti bertujuan mendeskripsikan representasi flexing Rans Entertainment dalam video berjudul “Nagita Bales Bikin Raffi Nangis??!!! Raffi Kaget Dikirimin Kado Dari Nagita…”.
Peneliti menggunakan metode penelitian kualititatif deskriptif dengan teori Representasi Stuart Hall yang dianalisis dengan semiotika model Roland Barthes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh belas scene yang mengandung unsur flexing yang dianalisis melalui tanda denotatif, konotatif, dan mitos.
Selain itu, representasi flexing yang dilakukan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina memberikan variasi pada sudut pandang khalayak.

Related Results

Flexing
Flexing
The phenomenon of self-presenting behavior in terms of material or also known as contemporary showing off, namely flexing, is closely related to material and is certainly attached ...
IEEE first workshop on networking issues on multimedia entertainment
IEEE first workshop on networking issues on multimedia entertainment
GLOBECOM 2004—Satellite Workshop November 29th 2004 Dallas, TX, USA The growing availability of digital contents and the simultaneous cost reductions ...
"Gently Caress Me, I Love Chris Jericho": Pro Wrestling Fans "Marking Out"
"Gently Caress Me, I Love Chris Jericho": Pro Wrestling Fans "Marking Out"
“A bunch of faggots for watching men hug each other in tights.”For the past five Marches, World Wrestling Entertainment (WWE) has produced an awards show which honours its aged for...
Konten Youtube "Jajarans Festival" sebagai Promosi UMKM Kuliner melalui Visualisasi Popularitas Rans Entertainment
Konten Youtube "Jajarans Festival" sebagai Promosi UMKM Kuliner melalui Visualisasi Popularitas Rans Entertainment
Abstract. In the digital era, promotion through social media has become an effective strategy for MSMEs to expand their market reach. This study aims to analyze the YouTube content...
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Semiotika Roland Barthes: Gerak tari pada pertunjukan Bedug Kerok di kampung seni Yudha Asri
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengkategorikan tanda-tanda dalam pertunjukan gendang kerok dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Pertunjukan b...
Pengaruh Terpaan Akun Tiktok Raffi Ahmad terhadap Gaya Komunikasi Followers
Pengaruh Terpaan Akun Tiktok Raffi Ahmad terhadap Gaya Komunikasi Followers
Abstract. TikTok social media is an audio visual media. This media is in the form of videos and photos created with various music juxtaposed. tiktok a media that disseminates each ...
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
Mitos Militerisme pada Busana Kampanye (Analisis Semiotika Roland Barthes Busana Kampanye Agus Harimurti Yudhoyono–Sylviana Murni)
ABSTRACTThe importance of fashion campaigns in the process of political communication in Indonesia has gained its own spotlight over the years. Clothing is seen to have an artifact...
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
KARYA PERUPA BALI DALAM MERESPON PANDEMI COVID 19 DENGAN ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif tentang Karya Perupa Bali Dalam Merespon Pandemi Covid 19 Dengan Analisis Semiotika Roland Barthes . Tuj...

Back to Top