Javascript must be enabled to continue!
Lafaz Al Bai’u Mistlu Al Riba dalam Surah Al Baqarah Ayat 275
View through CrossRef
This paper discusses the views of the commentators on the lafadz al-bai'u mitslu al-riba in surah al-Baqarah verse 275. Some commentators interpret the word amtsal, as tasybih and majaz, and others interpret it as i'jaz. This paper uses the method of interpretation of tahlili, through the approach of the field of amtsal al-Qur'an, literature research. The main sources are the books of tafsir, with the aim of studying and knowing the lafadz al-bai'u mitslu al-riba according to the mufassirs. So that the economic principles of monotheism, humanity, justice and peace were developed. The conclusion of this article is that Allah deliberately raised the parable of the ignorant, because socio-cultural Arab society and humans in general have a culture that is difficult to abandon the practice of usury until now, even building the image of tasybih maqlūb style that usury and buying and selling are the same in terms of taking more profit.ABSTRAKTulisan ini membicarakan pandangan para mufassir tentang lafadz al-bai’u mitslu al-riba dalam surah al-Baqarah ayat 275. Sebahagian mufassir menafsirkan lafaz amtsal, sebagai tasybih dan majaz, dan lainya memaknai dengan i’jaz. Tulisan ini menggunakan metode penafsiran tahlili, melalui pendekatan bidang amtsal al-Qur’an, penelitian kepustakaan. Sumber utama adalah kitab-kitab tafsir, dengan tujuan untuk mengkaji dan mengetahui lafadz al-bai’u mitslu al-riba menurut para mufassir. Sehingga terbangun prinsip ekonomi ketauhidan, kemanusiaan, keadilan dan kedamaian. Kesimpulan tulisan ini sengaja Allah mengangkat kembali perumpamaan kaum jahiliyah, Sebab secara sosio kultural masyarakat Arab dan manusia pada umumnya memiliki budaya yang sulit meninggalkan praktik riba hingga sekarang, bahkan membangun image gaya tasybih maqlūb bahwa riba dan jual beli itu sama dari segi mengambil nilai lebih keuntungan.
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Title: Lafaz Al Bai’u Mistlu Al Riba dalam Surah Al Baqarah Ayat 275
Description:
This paper discusses the views of the commentators on the lafadz al-bai'u mitslu al-riba in surah al-Baqarah verse 275.
Some commentators interpret the word amtsal, as tasybih and majaz, and others interpret it as i'jaz.
This paper uses the method of interpretation of tahlili, through the approach of the field of amtsal al-Qur'an, literature research.
The main sources are the books of tafsir, with the aim of studying and knowing the lafadz al-bai'u mitslu al-riba according to the mufassirs.
So that the economic principles of monotheism, humanity, justice and peace were developed.
The conclusion of this article is that Allah deliberately raised the parable of the ignorant, because socio-cultural Arab society and humans in general have a culture that is difficult to abandon the practice of usury until now, even building the image of tasybih maqlūb style that usury and buying and selling are the same in terms of taking more profit.
ABSTRAKTulisan ini membicarakan pandangan para mufassir tentang lafadz al-bai’u mitslu al-riba dalam surah al-Baqarah ayat 275.
Sebahagian mufassir menafsirkan lafaz amtsal, sebagai tasybih dan majaz, dan lainya memaknai dengan i’jaz.
Tulisan ini menggunakan metode penafsiran tahlili, melalui pendekatan bidang amtsal al-Qur’an, penelitian kepustakaan.
Sumber utama adalah kitab-kitab tafsir, dengan tujuan untuk mengkaji dan mengetahui lafadz al-bai’u mitslu al-riba menurut para mufassir.
Sehingga terbangun prinsip ekonomi ketauhidan, kemanusiaan, keadilan dan kedamaian.
Kesimpulan tulisan ini sengaja Allah mengangkat kembali perumpamaan kaum jahiliyah, Sebab secara sosio kultural masyarakat Arab dan manusia pada umumnya memiliki budaya yang sulit meninggalkan praktik riba hingga sekarang, bahkan membangun image gaya tasybih maqlūb bahwa riba dan jual beli itu sama dari segi mengambil nilai lebih keuntungan.
Related Results
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita pernah mengalami stres, yang mendorong kita untuk melakukan coping stres supaya kita tidak terjebak dan terpuruk karenanya. Kajian coping str...
BAHAYA RIBA DALAM EKONOMI ISLAM
BAHAYA RIBA DALAM EKONOMI ISLAM
Diskursus mengenai riba lama diperbincangkan baik dalam tataran akademik maupun pada kitab-kitab Turast Islamiyah, ulama salaf hingga para ekonom Muslimkontemporer. Akan tetapi, hi...
Nilai-nilai Pendidikan Aqidah dalam Prespektif QS. Al-Baqarah Ayat 186
Nilai-nilai Pendidikan Aqidah dalam Prespektif QS. Al-Baqarah Ayat 186
Abstract. Education problems in Indonesia involve phenomena such as bullying and LGBTQ understanding. One of the problems is in the aqidah, as explained in Al-Baqarah verse 186. Th...
ZAKAT DAN FUNGSINYA BAGI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT: KAJIAN TAFSIR EKOMOMI QS. AL-TAUBAH AYAT 103
ZAKAT DAN FUNGSINYA BAGI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT: KAJIAN TAFSIR EKOMOMI QS. AL-TAUBAH AYAT 103
Abstrak
Salah satu ayat yang menjelaskan fungsi zakat adalah Surah al-Taubah ayat 103. Penelitian ini mencoba mengkaji makna dari lafaz ṣadaqah di dalam ayat tersebut serta perban...
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam dan komperhensif konsep munāsabahterkait dengan pola dan pendekatan munāsabah antar ayat dalam satu surat yang digunakanMu...
Kaidah Pengulangan Lafaz dalam al-Qur’an: Studi Analisis QS. an-Naml[27]: 60-64
Kaidah Pengulangan Lafaz dalam al-Qur’an: Studi Analisis QS. an-Naml[27]: 60-64
This article aims to examine the meaning of the repetition of phrases (tikrār) found in QS. an-Naml [27]: 60-64. These verses briefly discuss faith in Allah as a very important te...
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
Salah satu permasalahan yang direspons secara berbeda antara periode Makkah dan periode Madinah adalah masalah khamr. Hal ini terlihat pada perbedaan konstruksi ayat-ayat khamr Mak...
MATEMATIKA DALAM AL-QUR’AN
MATEMATIKA DALAM AL-QUR’AN
Al-Qur’an merupakan kitab suci bagi umat Islam yang di dalamnya tidak hanya memuat tentang amaliah keagamaan saja tapi juga memuat tentang sains dan ilmu pengetahuan tak terkecual...

