Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Ayam Kampung Super Umur 3-10 Minggu

View through CrossRef
Ayam kampung adalah salah satu ternak unggas lokal yang berpotensi untuk dikembangkan. Hal utama dalam meningkatkan produktifitas ternak adalah ransum. Salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan adalah kulit ari biji kedelai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh taraf pemberian tepung kulit ari biji kedelai dalam ransum ayam kampung umur 10 minggu terhadap berat badan awal, pertambahan berat badan, berat badan akhir, konsumsi ransum, dan FCR. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu: R0 (Tanpa penambah Tepung kulit ari biji kedelai), R1 (penambahan tepung kulit ari biji kedelai 7,5%), R2 (Penambahan tepung kulit ari biji kedelai 15%), R3 (Penambahan tepung kulit ari biji kedelai 22,5%), (Penambahan tepung kulit ari biji kedelai 30%). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Pemberian tepung kulit ari biji kedelai dalam ransum memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot awal, pertambahan bobot badan, bobot badan akhir, konsumsi ransum, dan FCR. Penggunaan tepung kulit ari biji kedelai dalam ransum menunjukan pada level 15% cenderung memberikan hasil terbaik, walaupun tidak memberikan pengaruh yang nyata
Title: Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Ayam Kampung Super Umur 3-10 Minggu
Description:
Ayam kampung adalah salah satu ternak unggas lokal yang berpotensi untuk dikembangkan.
Hal utama dalam meningkatkan produktifitas ternak adalah ransum.
Salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan adalah kulit ari biji kedelai.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh taraf pemberian tepung kulit ari biji kedelai dalam ransum ayam kampung umur 10 minggu terhadap berat badan awal, pertambahan berat badan, berat badan akhir, konsumsi ransum, dan FCR.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu: R0 (Tanpa penambah Tepung kulit ari biji kedelai), R1 (penambahan tepung kulit ari biji kedelai 7,5%), R2 (Penambahan tepung kulit ari biji kedelai 15%), R3 (Penambahan tepung kulit ari biji kedelai 22,5%), (Penambahan tepung kulit ari biji kedelai 30%).
Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali.
Pemberian tepung kulit ari biji kedelai dalam ransum memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot awal, pertambahan bobot badan, bobot badan akhir, konsumsi ransum, dan FCR.
Penggunaan tepung kulit ari biji kedelai dalam ransum menunjukan pada level 15% cenderung memberikan hasil terbaik, walaupun tidak memberikan pengaruh yang nyata.

Related Results

Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Produksi Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu
Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Terfermentasi Terhadap Produksi Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu
Kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai gizi dari makanan yang dikonsumsi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat pendidikan, kesadaran masyarakat akan kualitas hi...
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Nanas Terfermentasi Terhadap Recahan Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Nanas Terfermentasi Terhadap Recahan Karkas Ayam Kampung Super Umur 10 Minggu
Abstrak Ayam kampung super merupakan salah satu komodite sumber penghasil daging yang semakin banyak dikembangkan. Untuk mencapai produktivitas ini harus di dukung oleh pakan yang...
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Nanas Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Komposisi Fisik Karkas Ayam Kampung Super
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Nanas Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Komposisi Fisik Karkas Ayam Kampung Super
Kebutuhan produk makanan bergizi terutama produk makanan asal hewani saat ini terus mengalami peningkatan. Untuk mencapai produktivitas ini harus di dukung oleh pakan yang berkuali...
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Ra...
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang Raja sebagai bahan pembuatan pellet dan mengetahui bagaimana cara pembuatan pellet kulit pisang raja dan untuk menge...
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...

Back to Top