Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA HIPERTENSI

View through CrossRef
Hipertensi merupakan meningkatknya tekanan darah diatas batas normal atau >140/80 mmHg. Beberapa gejala dari hipertensi seperti sakit kepala, pusing, sesak nafas yang menyebabkan gangguan pada kualitas tidurnya. Salah satu terapi nonfarmaologis yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur ialah terapi guided imagery. Teknik ini memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas tidur dengan mengimajinasikan sesuatu yang indah, terapi ini dilakukan selama 15 menit dan selama 7 hari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian terapi guided imagery terhadap kualitas tidur pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperiment design dengan bentuk rancangan one group pretest – posttest design. Jumlah sampel sebanyak 11 responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisa dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan nilai tengah pretest 9,00 dan posttest 5,00 dengan selisih median 4,00 dan didapatkan p-value 0,003 ( p ? 0,005). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian terapi guided imagery terhadap kualitas tidur pada penderita hipertensi. Disarankan pada penderita hipertensi agar dapat melakukan terapi guided imagery ini sebagai salah satu cara untu meningkatkan kualitas tidur pada penderita hipertensi.
Title: PENGARUH PEMBERIAN TERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PENDERITA HIPERTENSI
Description:
Hipertensi merupakan meningkatknya tekanan darah diatas batas normal atau >140/80 mmHg.
Beberapa gejala dari hipertensi seperti sakit kepala, pusing, sesak nafas yang menyebabkan gangguan pada kualitas tidurnya.
Salah satu terapi nonfarmaologis yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur ialah terapi guided imagery.
Teknik ini memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas tidur dengan mengimajinasikan sesuatu yang indah, terapi ini dilakukan selama 15 menit dan selama 7 hari.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian terapi guided imagery terhadap kualitas tidur pada penderita hipertensi.
Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperiment design dengan bentuk rancangan one group pretest – posttest design.
Jumlah sampel sebanyak 11 responden.
Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling.
Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI).
Data dianalisa dengan menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian ini didapatkan nilai tengah pretest 9,00 dan posttest 5,00 dengan selisih median 4,00 dan didapatkan p-value 0,003 ( p ? 0,005).
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian terapi guided imagery terhadap kualitas tidur pada penderita hipertensi.
Disarankan pada penderita hipertensi agar dapat melakukan terapi guided imagery ini sebagai salah satu cara untu meningkatkan kualitas tidur pada penderita hipertensi.

Related Results

Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA
Lansia merupakan individu yang berada pada tahapan dewasa akhir yang usianya dimulai dari 60 tahun keatas. Perubahan fungsi biologis pada lansia salah satunya adalah perubahan pola...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
PENGARUH TERAPI AKUPUNTUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SEHAT IBNU SINA PALEMBANG
PENGARUH TERAPI AKUPUNTUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RUMAH SEHAT IBNU SINA PALEMBANG
Hipertensi menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia dan sebagai salah satu faktor risiko saat ini, utama penyakit kardiovaskuler. Pencegahan atau pengobatan hipertensi dapat dila...

Back to Top