Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan instrumen penilaian sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana guru melakukan penilaian sikap peduli lingkungan, (2) mengembangkan instrumen penilaian sikap peduli lingkungan yang layak dan baku pada siswa kelas V, dan (3) mengetahui kategori sikap peduli lingkungan siswa kelas V. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Lokasi penelitian berada di Gugus Diponegoro Kecamatan Candimulyo yang terdiri dari 8 SD. Subyek penelitian ini adalah siswa SD kelas lima. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan angket. Tehnik analisis data untuk menguji validitas menggunakan korelasi Exploratory factor Analisis (EFA), analisis hasil pengisian lembar angket dengan mengambil hasil dari anti image correlation, pengujian validitas dan reliabilitas, analisis faktor, dan statistik deskriptif, menggunakan SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan (1) guru melakukan penilaian sikap peduli lingkungan pada siswa kelas V SD dengan cara pengamatan langsung tanpa menggunakan instrumen baku, (2) terbentuk instrumen penilaian sikap peduli lingkungan siswa SD kelas V yang layak dan baku sebanyak 23 butir terdiri dari 12 butir pernyataan valensi dan 11 butir faktual, koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,732 dan KMO MSA sebesar 0,727, dan (3) siswa yang memiliki sikap peduli lingkungan kategori tinggi 15% (24 siswa), kategori sedang 69,375% (111 siswa) dan kategori rendah 15,625% (25 siswa). Jadi dapat disimpulkan bahwa sikap peduli lingkungan siswa SD kelas V di Gugus Diponegoro berada pada kategori sedang.
Abstract: This study aims to (1) find out how teachers evaluate environmental care attitudes in fifth-grade elementary school students, (2) develop appropriate and standard environmental care attitude assessment instruments for fifth-grade students, and (3) determine the environmental care attitude category for fifth-grade students. This type of research is research and development. The research location is in the Diponegoro Cluster, Candimulyo District, which consist of 8 elementary schools. The research subject is a fifth-grade elementary school student. The data collection technique used is using a questionnaire. Data analysis techniques to test the validity of using Exploratory Factor Analysis (EFA) correlation, analysis of the results of filling out the questionnaire by taking the result of the anti-image correlation, testing validity and reliability, factor analysis, and the descriptive statistics using SPSS 22.0. The result of the study shows that (1) the teacher assesses the attitude of caring for the environment in fifth-grade elementary school students by direct observation without using the standard instrument, (2) an instrument for assessing environmental care attitudes of fifth-grade elementary school students that is appropriate and standard is formed as many as 23 items consisting of 12 valence statements and 11 factual items, Cronbach’s Alpha coefficient of 0.732 and KMO MSA of 0.727, and 3) students who have environmental care attitude in high category 15% ( 24 students), medium category 69.375% ( 111 students ), and low category 15.625% ( 25 students ). So it can be concluded that the environmental care attitude of fifth-grade elementary school students in the Diponegoro Cluster is in the medium category.
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Title: Pengembangan instrumen penilaian sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana guru melakukan penilaian sikap peduli lingkungan, (2) mengembangkan instrumen penilaian sikap peduli lingkungan yang layak dan baku pada siswa kelas V, dan (3) mengetahui kategori sikap peduli lingkungan siswa kelas V.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan.
Lokasi penelitian berada di Gugus Diponegoro Kecamatan Candimulyo yang terdiri dari 8 SD.
Subyek penelitian ini adalah siswa SD kelas lima.
Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan angket.
Tehnik analisis data untuk menguji validitas menggunakan korelasi Exploratory factor Analisis (EFA), analisis hasil pengisian lembar angket dengan mengambil hasil dari anti image correlation, pengujian validitas dan reliabilitas, analisis faktor, dan statistik deskriptif, menggunakan SPSS 22.
Hasil penelitian menunjukkan (1) guru melakukan penilaian sikap peduli lingkungan pada siswa kelas V SD dengan cara pengamatan langsung tanpa menggunakan instrumen baku, (2) terbentuk instrumen penilaian sikap peduli lingkungan siswa SD kelas V yang layak dan baku sebanyak 23 butir terdiri dari 12 butir pernyataan valensi dan 11 butir faktual, koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,732 dan KMO MSA sebesar 0,727, dan (3) siswa yang memiliki sikap peduli lingkungan kategori tinggi 15% (24 siswa), kategori sedang 69,375% (111 siswa) dan kategori rendah 15,625% (25 siswa).
Jadi dapat disimpulkan bahwa sikap peduli lingkungan siswa SD kelas V di Gugus Diponegoro berada pada kategori sedang.
Abstract: This study aims to (1) find out how teachers evaluate environmental care attitudes in fifth-grade elementary school students, (2) develop appropriate and standard environmental care attitude assessment instruments for fifth-grade students, and (3) determine the environmental care attitude category for fifth-grade students.
This type of research is research and development.
The research location is in the Diponegoro Cluster, Candimulyo District, which consist of 8 elementary schools.
The research subject is a fifth-grade elementary school student.
The data collection technique used is using a questionnaire.
Data analysis techniques to test the validity of using Exploratory Factor Analysis (EFA) correlation, analysis of the results of filling out the questionnaire by taking the result of the anti-image correlation, testing validity and reliability, factor analysis, and the descriptive statistics using SPSS 22.
The result of the study shows that (1) the teacher assesses the attitude of caring for the environment in fifth-grade elementary school students by direct observation without using the standard instrument, (2) an instrument for assessing environmental care attitudes of fifth-grade elementary school students that is appropriate and standard is formed as many as 23 items consisting of 12 valence statements and 11 factual items, Cronbach’s Alpha coefficient of 0.
732 and KMO MSA of 0.
727, and 3) students who have environmental care attitude in high category 15% ( 24 students), medium category 69.
375% ( 111 students ), and low category 15.
625% ( 25 students ).
So it can be concluded that the environmental care attitude of fifth-grade elementary school students in the Diponegoro Cluster is in the medium category.
.
Related Results
Hubungan antara Pengetahuan Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan pada Mahasiswa Tadris IPA
Hubungan antara Pengetahuan Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan pada Mahasiswa Tadris IPA
Mahasiswa Tadris IPA sudah mempelajari konsep pengetahuan lingkungan, namun sikap yang merekamunculkan belum memperlihatkan adanya perubahan perilaku seperti yang diharapkan dalam ...
Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar
Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan melalui Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar
Sikap peduli lingkungan harus ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus yang akan menjadi agen perubahan. Integrasi pembelajaran sastra dengan pembentukan sikap peduli lingkung...
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Penilaian yang dilaksanakan oleh guru masih didominasi oleh penilaian yang digunakan mengukur aspek kognitif yang bisa diterapkan dalam penilaian kurikulum. Atas dasar tersebut pen...
Pendampingan Sikap Perduli Lingkungan di SMA-SMP YLPI Pekanbaru
Pendampingan Sikap Perduli Lingkungan di SMA-SMP YLPI Pekanbaru
Seiring dengan perkembangan zaman, fungsi lingkungan sebagai penunjang kehidupan manusia kini terancam oleh polusi, pemborosan penggunaan sumber daya alam dan lainnya. Dalam hal in...
Sikap Peduli Lingkungan Siswa Terhadap Pelaksanaan Program Adiwiyata Di SMP Negeri 11 Kota Bekasi
Sikap Peduli Lingkungan Siswa Terhadap Pelaksanaan Program Adiwiyata Di SMP Negeri 11 Kota Bekasi
Permasalahan lingkungan hidup seperti kurangnya kepedulian terhadap kebersihan masih menjadi tantangan yang sering ditemukan di lingkungan sekolah. Pendidikan lingkungan menjadi ...
Pembelajaran Tematik Terpadu di MIN 1 Kota Malang
Pembelajaran Tematik Terpadu di MIN 1 Kota Malang
Kata Kunci : Pembelajaran Tematik Terpadu, MIN 1 Kota Malang Pemberlakuan Kurikulum 2013 pada dasarnya merupakan wujud nyata pembenahan kurikulum yang dilakukan oleh pemerintah....
Penguatan Organisasi Kelompok Remaja Peduli Lingkungan Sekitar Kawasan Hutan
Penguatan Organisasi Kelompok Remaja Peduli Lingkungan Sekitar Kawasan Hutan
Kaderisasi kelompok remaja dipandang perlu untuk meningkatkan kesadaran cinta alam dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan di Suaka Margasatwa Tanjung Peropa. Tujua...
SEKOLAH SEHAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN ANAK USIA SEKOLAH DI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2017
SEKOLAH SEHAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN ANAK USIA SEKOLAH DI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2017
Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan merupakan suatu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasa...

