Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EPOKSIDASI MINYAK JARAK JATROPHA CURCAS L. UNTUK MENINGKATKAN STABILITAS DAN PERFORMA PELUMAS NABATI RAMAH LINGKUNGAN

View through CrossRef
Keterbatasan cadangan minyak bumi serta dampak lingkungan pelumas berbasis petroleum mendorong pemanfaatan pelumas nabati. Minyak jarak pagar (Jatropha curcas L.) berpotensi besar karena ketersediaannya melimpah dan tidak bersaing dengan pangan, namun masih memiliki kelemahan pada kestabilan oksidatif dan performa termal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas minyak jarak melalui proses epoksidasi in situ. Metode penelitian meliputi ekstraksi minyak dari biji jarak, analisis sifat awal (angka asam, kadar air, angka penyabunan, nilai iodin), proses epoksidasi dengan variasi pereaksi dan waktu reaksi, serta pengujian viskositas dan titik nyala. Hasil menunjukkan rendemen minyak lebih tinggi pada biji tanpa kulit (60%) dibanding biji berkulit (25%). Proses epoksidasi meningkatkan viskositas dari 2,39 cSt menjadi 34,2 cSt pada 40°C dan titik nyala dari 109°C menjadi 270°C. Peningkatan ini menunjukkan perbaikan sifat fisika-kimia minyak jarak sehingga layak dikembangkan sebagai bahan baku pelumas ramah lingkungan dengan kualitas mendekati pelumas sintetis modern.  
Title: EPOKSIDASI MINYAK JARAK JATROPHA CURCAS L. UNTUK MENINGKATKAN STABILITAS DAN PERFORMA PELUMAS NABATI RAMAH LINGKUNGAN
Description:
Keterbatasan cadangan minyak bumi serta dampak lingkungan pelumas berbasis petroleum mendorong pemanfaatan pelumas nabati.
Minyak jarak pagar (Jatropha curcas L.
) berpotensi besar karena ketersediaannya melimpah dan tidak bersaing dengan pangan, namun masih memiliki kelemahan pada kestabilan oksidatif dan performa termal.
Penelitian ini bertujuan meningkatkan kualitas minyak jarak melalui proses epoksidasi in situ.
Metode penelitian meliputi ekstraksi minyak dari biji jarak, analisis sifat awal (angka asam, kadar air, angka penyabunan, nilai iodin), proses epoksidasi dengan variasi pereaksi dan waktu reaksi, serta pengujian viskositas dan titik nyala.
Hasil menunjukkan rendemen minyak lebih tinggi pada biji tanpa kulit (60%) dibanding biji berkulit (25%).
Proses epoksidasi meningkatkan viskositas dari 2,39 cSt menjadi 34,2 cSt pada 40°C dan titik nyala dari 109°C menjadi 270°C.
Peningkatan ini menunjukkan perbaikan sifat fisika-kimia minyak jarak sehingga layak dikembangkan sebagai bahan baku pelumas ramah lingkungan dengan kualitas mendekati pelumas sintetis modern.
 .

Related Results

Comparative evaluation of proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas l. kernel cake
Comparative evaluation of proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas l. kernel cake
The study was conducted to compare the proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas kernel cake (JKC). Jatropha curcas L. is on...
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Abstract. The plants used were leaves and sap of Jatropha (Jatropha multifida L.). Jatropha contains flavonoids, alkaloids, tannins, saponins and phenolic acids, the compound conte...
ANALISIS PENGARUH VISKOSITAS PELUMAS MULTI GRADE TERHADAP KARAKTER PELUMAS
ANALISIS PENGARUH VISKOSITAS PELUMAS MULTI GRADE TERHADAP KARAKTER PELUMAS
Kontak mekanik antara elemen mesin merupakan sebuah hal yang tidak dapat dihindari. Metode untuk meminimalkan keausan akibat kontak adalah dengan cara memberikan pelumas pada siste...
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
PENGGUNAAN MINYAK JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL
Bahan bakar minyak (BBM) merupakan permintaan energi global terbesar yang konsumsinya diperkirakan oleh Energy Information Administration (bagian dari Departemen Energi AS) meningk...
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Tinjauan Penilaian Siklus Hidup Bahan Bakar Biodiesel di Indonesia
Abstrak. Saat ini permasalahan lingkungan menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam produksi biodiesel. Meskipun sumber energi ini (biodiesel) dianggap sebagai karbon netral, ...

Back to Top