Javascript must be enabled to continue!
Peramalan Harga Beras Grosir Indonesia Menggunakan SARIMA, Triple Exponential Smoothing, dan Time Series Regression
View through CrossRef
Peramalan harga beras grosir di Indonesia merupakan hal penting dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode terbaik dalam melakukan peramalan terhadap harga beras grosir di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), Triple Exponential Smoothing, dan Regresi Time Series. Data yang digunakan berupa data bulanan harga beras grosir di Indonesia periode Januari 2010-Desember 2020. Root Mean Absolute Error (RMSE) dan Mean Percentage Absolute Error (MAPE) digunakan untuk membandingkan akurasi ketiga metode dalam melakukan peramalan. Model SARIMA yang dihasilkan untuk data harga beras grosir di Indonesia, yaitu SARIMA (1,1,0)(0,1,1)[12] dengan RMSE dan MAPE sebesar 501,88 dan 3,56%. Triple Exponential Smoothing diperoleh α, β, γ, dan φ masing masing sebesar 0,9999, 0,0766, 1e-04, dan 0,9777 dengan RMSE dan MAPE sebesar 181,515 dan 1,18%. Model Regresi Time Series yang dihasilkan untuk data harga beras yaitu Z_t= 7116,49 + 49,325X dengan RMSE dan MAPE sebesar 1121,93 dan 8,95%. Metode yang terbaik untuk melakukan peramalan pada harga beras grosir di Indonesia adalah Triple Exponential Smoothing.
PT General Software
Title: Peramalan Harga Beras Grosir Indonesia Menggunakan SARIMA, Triple Exponential Smoothing, dan Time Series Regression
Description:
Peramalan harga beras grosir di Indonesia merupakan hal penting dalam mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan metode terbaik dalam melakukan peramalan terhadap harga beras grosir di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), Triple Exponential Smoothing, dan Regresi Time Series.
Data yang digunakan berupa data bulanan harga beras grosir di Indonesia periode Januari 2010-Desember 2020.
Root Mean Absolute Error (RMSE) dan Mean Percentage Absolute Error (MAPE) digunakan untuk membandingkan akurasi ketiga metode dalam melakukan peramalan.
Model SARIMA yang dihasilkan untuk data harga beras grosir di Indonesia, yaitu SARIMA (1,1,0)(0,1,1)[12] dengan RMSE dan MAPE sebesar 501,88 dan 3,56%.
Triple Exponential Smoothing diperoleh α, β, γ, dan φ masing masing sebesar 0,9999, 0,0766, 1e-04, dan 0,9777 dengan RMSE dan MAPE sebesar 181,515 dan 1,18%.
Model Regresi Time Series yang dihasilkan untuk data harga beras yaitu Z_t= 7116,49 + 49,325X dengan RMSE dan MAPE sebesar 1121,93 dan 8,95%.
Metode yang terbaik untuk melakukan peramalan pada harga beras grosir di Indonesia adalah Triple Exponential Smoothing.
Related Results
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Kasus global menyatakan Diabetes bukan hanya penyebab kematian dini di seluruh dunia, tetapi juga penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Beras (Oryza sativa) ...
Implementation of Moving Average Filter in SARIMA-ANN and SARIMA-SVR Methods for Forecasting Pneumonia Incidence in Jakarta
Implementation of Moving Average Filter in SARIMA-ANN and SARIMA-SVR Methods for Forecasting Pneumonia Incidence in Jakarta
In this study, we implemented a moving average filter in SARIMA-ANN and SARIMA-SVR to predict Pneumonia incidence in Jakarta. Pneumonia is one of the highest causes of death in chi...
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan.
Karbohidrat merup...
Analisis Permintaan Beras di Provinsi Maluku Utara
Analisis Permintaan Beras di Provinsi Maluku Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis : (1). perkembangan harga beras, pendapatan masyarakat, dan jumlah penduduk serta permintaan konsumsi beras di Provinsi ...
Pemodelan Regresi Data Panel Harga Beras di Wilayah Indonesia Bagian Barat
Pemodelan Regresi Data Panel Harga Beras di Wilayah Indonesia Bagian Barat
Beras merupakan kebutuhan pokok atau utama bagi masyarakat di Indonesia. Kenaikan harga beras berpengaruh sangat signifikan dalam berbagai aspek yang dapat mempengaruhi kebijakan e...
PERAMALAN HARGA JAGUNG DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING
PERAMALAN HARGA JAGUNG DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING
Komoditas jagung sering kali mengalami fluktuasi harga. Sebagai upaya mengantisipasi fluktuasi harga jagung, dapat dilakukan peramalan atau perkiraan harga masa depan dalam kurun w...
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Pemenuhan kebutuhan beras di masa mendatang akan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan penawaran dan permintaan beras, baik yang diproduksi sendiri-sendiri maupun ...
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BERAS PULEN DAN BERAS PERA DI PASAR BAUNTUNG, KOTA BANJARBARU
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BERAS PULEN DAN BERAS PERA DI PASAR BAUNTUNG, KOTA BANJARBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis beras paling banyak diminati oleh konsumen di Pasar Bauntung Kota Banjarbaru (jenis beras pulen atau pera), Mendeskripsikan atribut ...

