Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH KONDISI EKONOMI MUKALLAF TERHADAP ASPEK-ASPEK IBADAH
View through CrossRef
Manusia diciptakan dalam rangka beribadah kepada Allah dengan cara melaksanakan segala yang dicintai dan diridhai baik ucapan maupun perbuatan baik tampak maupun tersembunyi. Dalam mengimplementasikan apa yang dikehendaki Allah, manusia terikat dengan kondisi yang meliputinya baik internal maupun eksternal, yang dalam kendalinya maupun diluar kendalinya. Sebagaimana maklum, pada dasarnya ibadah mencakup aspek yang banyak. Secara garis besar meliputi shalat, zakat, puasa, haji, jihad, sumpah dan makanan. Adapun dalam penelitian ini, pembahasan hanya terkait dengan shalat dan zakat mencakup aspek-aspek yang terkait baik syarat wajib, syarat sah dan rukunnya.
Dengan memperhatikan aspek-aspek yang terkait dengan dua ibadah tersebut, tampak ada beberapa aspek yang potensial dipenagruhi oleh kondisi ekonomi mukallaf yang jelas tidak sama dalam mondisi normal semua. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh kondisi ekonomi mukallaf terhadap aspek-aspek ibadah”. Adapun rumusan masalahnya ada tiga yaitu, (1) Adakah pengaruh kondisi ekonomi mukallaf terhadap aspek-aspek ibadah? (2) Bagaimana bentuk pengaruh kondisi ekonomi terhadap aspek-aspek ibadah? (3)Apa klasifikasi aspek ibadah yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi mukallaf?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (librarry research). Setelah dilakukan penelitian, disimpulkan sebagai berikut;(1)Terdapat bukti nyata secara syar’i tentang kondisi mukallaf terhadap aspek-aspek ibadah. (2)Bentuk pengaruh kondisi ekonomi terhadap aspek ibadah khususnya shalat dan zakat adalah sebagai berikut:(a) Dalam shalat, kondisi ekonomi mempengaruhi dua syarat yaitu; syarat bersuci dari najis maupun hadas dan syarat menutup aurat. Bagi yang lemah ekonomi dalam bentuk tidak memiliki alat bersuci berupa air saat terdapat najis, maka shalat sebagaimana adanya. Kecuali jika memiliki harta dan dapat membelinya denganharga normal, yang bersangkutan wajib membeli. Adapun untuk bersuci dari hadats beralih ke metode tayammum. Untuk syarat menutup aurat, bagi yang tidak memiliki penutup dan harta untuk membelinya, maka shalat dalam kondisi telanjang atau dengan penutup minimal memakai lumpur sesuai perbedaan pendapat ulama.(b)Dalam zakat, kondisi ekonomi mempengaruhi lima syarat yaitu; memiliki harta wajib zakat, memenuhi nishab, berlalu satu tahun, bebas ari hutang dan terpenuhinya kebutuhan primer. Kondisi ekonomi yang tergolong miskin, maka potensial menggugurkan semua syarat tersebut dan menjadikan mukallaf tidak termasuk yang wajib berzakat.(3) Pada ibadah sholat kondisi ekonomi mempengaruhi pada aspek syarat sahnya. Adapun terkait ibadah zakat kondisi ekonomi mempengaruhi pada syarat wajibnya.
Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al Hakim Surabaya
Title: PENGARUH KONDISI EKONOMI MUKALLAF TERHADAP ASPEK-ASPEK IBADAH
Description:
Manusia diciptakan dalam rangka beribadah kepada Allah dengan cara melaksanakan segala yang dicintai dan diridhai baik ucapan maupun perbuatan baik tampak maupun tersembunyi.
Dalam mengimplementasikan apa yang dikehendaki Allah, manusia terikat dengan kondisi yang meliputinya baik internal maupun eksternal, yang dalam kendalinya maupun diluar kendalinya.
Sebagaimana maklum, pada dasarnya ibadah mencakup aspek yang banyak.
Secara garis besar meliputi shalat, zakat, puasa, haji, jihad, sumpah dan makanan.
Adapun dalam penelitian ini, pembahasan hanya terkait dengan shalat dan zakat mencakup aspek-aspek yang terkait baik syarat wajib, syarat sah dan rukunnya.
Dengan memperhatikan aspek-aspek yang terkait dengan dua ibadah tersebut, tampak ada beberapa aspek yang potensial dipenagruhi oleh kondisi ekonomi mukallaf yang jelas tidak sama dalam mondisi normal semua.
Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh kondisi ekonomi mukallaf terhadap aspek-aspek ibadah”.
Adapun rumusan masalahnya ada tiga yaitu, (1) Adakah pengaruh kondisi ekonomi mukallaf terhadap aspek-aspek ibadah? (2) Bagaimana bentuk pengaruh kondisi ekonomi terhadap aspek-aspek ibadah? (3)Apa klasifikasi aspek ibadah yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi mukallaf?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (librarry research).
Setelah dilakukan penelitian, disimpulkan sebagai berikut;(1)Terdapat bukti nyata secara syar’i tentang kondisi mukallaf terhadap aspek-aspek ibadah.
(2)Bentuk pengaruh kondisi ekonomi terhadap aspek ibadah khususnya shalat dan zakat adalah sebagai berikut:(a) Dalam shalat, kondisi ekonomi mempengaruhi dua syarat yaitu; syarat bersuci dari najis maupun hadas dan syarat menutup aurat.
Bagi yang lemah ekonomi dalam bentuk tidak memiliki alat bersuci berupa air saat terdapat najis, maka shalat sebagaimana adanya.
Kecuali jika memiliki harta dan dapat membelinya denganharga normal, yang bersangkutan wajib membeli.
Adapun untuk bersuci dari hadats beralih ke metode tayammum.
Untuk syarat menutup aurat, bagi yang tidak memiliki penutup dan harta untuk membelinya, maka shalat dalam kondisi telanjang atau dengan penutup minimal memakai lumpur sesuai perbedaan pendapat ulama.
(b)Dalam zakat, kondisi ekonomi mempengaruhi lima syarat yaitu; memiliki harta wajib zakat, memenuhi nishab, berlalu satu tahun, bebas ari hutang dan terpenuhinya kebutuhan primer.
Kondisi ekonomi yang tergolong miskin, maka potensial menggugurkan semua syarat tersebut dan menjadikan mukallaf tidak termasuk yang wajib berzakat.
(3) Pada ibadah sholat kondisi ekonomi mempengaruhi pada aspek syarat sahnya.
Adapun terkait ibadah zakat kondisi ekonomi mempengaruhi pada syarat wajibnya.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Orang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang seriu...
METODE PENETAPAN OBJEK HUKUM ISLAM (MAHKUM FIH): (STUDI KASUS PADA PENENTUAN PERBUATAN HUKUM DALAM ATURAN LALU LINTAS)
METODE PENETAPAN OBJEK HUKUM ISLAM (MAHKUM FIH): (STUDI KASUS PADA PENENTUAN PERBUATAN HUKUM DALAM ATURAN LALU LINTAS)
Abstract
In this article the author describes material with the theme of mahkum fih, where mahkum fih itself is the act or act or behavior of mukallaf which is closely related to ...
Concept And Theory Of Legal Subjects In Islamic Law
Concept And Theory Of Legal Subjects In Islamic Law
This study explores the concept and theory of legal subjects (mukallaf) in Islamic law, focusing on individuals deemed responsible for carrying out legal obligations (taklif). A mu...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Indeks Pembangunan Manusia dan Total Aset Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus 3 Provinsi)
Indeks Pembangunan Manusia dan Total Aset Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus 3 Provinsi)
Masih terbatasnya penelitian mengenai perkembangan kondisi pemerintah daerah yaitu perkembangan ekonomi di wilayah Provinsi. Pengukuran kondisi ekonomi masyarakat menggunakan skor ...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
Merefleksikan ibadah nabi-nabi abad delapan dalam ibadah new normal
Merefleksikan ibadah nabi-nabi abad delapan dalam ibadah new normal
This study examines the perspectives of the eighth-century prophets of SM on worship. This perspective will be sought for relevance in worship in the present. To obtain the purpose...

