Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Determinan Penggelapan Pajak di KPP Pratama Batam Selatan (Studi Kasus WPOP di KPP Pratama Batam Selatan)

View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis determinan yang dapat memberikan pengaruh kepada minat wajib pajak untuk melakukan penggelapan pajak. Determinan penggelapan pajak yang digunakan pada penelitian adalah diskriminasi pajak,self assessment system,dan sanksi pajak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Batam Selatan. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan simpel random sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada 400 responden wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Batam Selatan. Teknik analisis data menggunakan metode analisis regresi linear berganda,uji asumsi klasik,uji koefisien determinasi,uji T dan uji F dengan menggunakan software SPSS versi 29. Hasil analisis data pada penelitian dapat disimpulkan bahwa diskriminasi pajak berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai thitung 2,240 > ttabel 1,966, self assessment system berpengaruh secara parsial signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai thitung 2,295 > ttabel 1,966, sanksi pajak berpengaruh secara parsial signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai thitung 2,851 > ttabel 1,966. Diskriminasi pajak,self assessment system dan sanksi pajak secata simultan berpengaruh signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai Fhitung 4,106 > 2,605 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05
Title: Determinan Penggelapan Pajak di KPP Pratama Batam Selatan (Studi Kasus WPOP di KPP Pratama Batam Selatan)
Description:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis determinan yang dapat memberikan pengaruh kepada minat wajib pajak untuk melakukan penggelapan pajak.
Determinan penggelapan pajak yang digunakan pada penelitian adalah diskriminasi pajak,self assessment system,dan sanksi pajak.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.
Populasi pada penelitian ini adalah wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Batam Selatan.
Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan simpel random sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada 400 responden wajib pajak yang terdaftar di KPP Pratama Batam Selatan.
Teknik analisis data menggunakan metode analisis regresi linear berganda,uji asumsi klasik,uji koefisien determinasi,uji T dan uji F dengan menggunakan software SPSS versi 29.
Hasil analisis data pada penelitian dapat disimpulkan bahwa diskriminasi pajak berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai thitung 2,240 > ttabel 1,966, self assessment system berpengaruh secara parsial signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai thitung 2,295 > ttabel 1,966, sanksi pajak berpengaruh secara parsial signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai thitung 2,851 > ttabel 1,966.
Diskriminasi pajak,self assessment system dan sanksi pajak secata simultan berpengaruh signifikan terhadap penggelapan pajak dengan nilai Fhitung 4,106 > 2,605 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05.

Related Results

Determinan Penggelapan Pajak Di Kpp Pratama Batam Selatan
Determinan Penggelapan Pajak Di Kpp Pratama Batam Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang dapat memberikan pengaruh kepada niat wajib pajak untuk melakukan penggelapan pajak. Determinan penggelapan pajak yang d...
Determinan Penggelapan Pajak (Tax Evasion) Wajib Pajak UMKM di Kota Tangerang Selatan dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi
Determinan Penggelapan Pajak (Tax Evasion) Wajib Pajak UMKM di Kota Tangerang Selatan dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi
Penggelapan pajak di Indonesia terbilang tinggi. Dari target penerimaan pajak 1.198,82 triliun rupiah pada tahun 2020 hanya 758,60 triliun rupiah yang terealisasi, hal ini menjadik...
Pengaruh Penerapan Penurunan Tarif Pajak UMKM, Pelayanan Online dan Sanksi Pajak sebagai Ukuran Kepatuhan Wajib Pajak  UMKM
Pengaruh Penerapan Penurunan Tarif Pajak UMKM, Pelayanan Online dan Sanksi Pajak sebagai Ukuran Kepatuhan Wajib Pajak  UMKM
Abstract : This study aims to: 1. To determine the effect of the reduction in MSME tax rates, online services and tax sanctions on MSME taxpayer compliance at KPP Pratama Ilir Timu...
Pengaruh Inflasi, Penagihan Pajak dan Penyuluhan Pajak terhadap Realisasi Penerimaan Pajak Penghasilan
Pengaruh Inflasi, Penagihan Pajak dan Penyuluhan Pajak terhadap Realisasi Penerimaan Pajak Penghasilan
Abstract :This research basically discusses the influence of inflation, tax collection and tax counseling on the realization of tax revenues at kpp pratama palembang ilir timur, th...
DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL
DETERMINAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL
Pemerintah Indonesia telah menerbitkan berbagai macam kebijakan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan sudah mengimplementasikan beberapa cara untuk meningkatkan kepatuhan wa...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku. Tujuan penelit...

Back to Top