Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Penyakit Jantung Koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli
View through CrossRef
Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian penyakit jantung koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien yang dirawat pada tahun 2025 di ruang ICU berjumlah 163 orang, jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 62 responden yang di ambil dengan Purposive sampling. Analisis menggunakan univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki IMT dalam kategori normal sebanyak 45 responden (72,6%), sebanyak 39 responden (62,9%) memiliki diagnosis non penyakit jantung koroner dan hasil uji statistik Chi square diperoleh p value 0,000 <0,05. Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian penyakit jantung koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli. Pihak rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan pemantauan dan pencatatan Indeks Massa Tubuh (IMT) pasien secara rutin, khususnya pada pasien dengan risiko penyakit jantung koroner, sebagai bagian dari data klinis di ruang ICU
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Penyakit Jantung Koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli
Description:
Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian penyakit jantung koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli.
Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross-sectional.
Populasi dalam penelitian adalah pasien yang dirawat pada tahun 2025 di ruang ICU berjumlah 163 orang, jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 62 responden yang di ambil dengan Purposive sampling.
Analisis menggunakan univariat dan bivariat (chi square).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki IMT dalam kategori normal sebanyak 45 responden (72,6%), sebanyak 39 responden (62,9%) memiliki diagnosis non penyakit jantung koroner dan hasil uji statistik Chi square diperoleh p value 0,000 <0,05.
Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan kejadian penyakit jantung koroner di Ruang ICU RSUD Mokopido Tolitoli.
Pihak rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan pemantauan dan pencatatan Indeks Massa Tubuh (IMT) pasien secara rutin, khususnya pada pasien dengan risiko penyakit jantung koroner, sebagai bagian dari data klinis di ruang ICU.
Related Results
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit jantung koroner merupakan suatu penyakit yang diakibatkan tidak mencukupinya suplai darah dan oksigen pada lapisan miokardium jantung akibat penyempitan pembuluh darah kor...
HUBUNGAN STATUS GIZI (INDEKS MASSA TUBUH DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL) DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER NON DIABETIC DI POLIKLINIK JANTUNG RS. BHAYANGKARA JAMBI
HUBUNGAN STATUS GIZI (INDEKS MASSA TUBUH DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL) DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER NON DIABETIC DI POLIKLINIK JANTUNG RS. BHAYANGKARA JAMBI
Latar Belakang: Coronary Heart Disease (CHD) atau sering disebut Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan keadaan dimana terjadi penimbunan lemak (ateroma atau plak) pada pembuluh ...
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
<p><b>Background: Knowledge translation literature shows a delay between publication and uptake of research findings into clinical practice. There is uncertainty about ...
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
Oxygen management in New Zealand and Australian intensive care units: A knowledge translation study
<p><b>Background: Knowledge translation literature shows a delay between publication and uptake of research findings into clinical practice. There is uncertainty about...
ANALISIS KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK JANTUNG
ANALISIS KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK JANTUNG
Latar belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) diseluruh dunia merupakan kasus utama penyebab kematian. Faktor perilaku dan gaya hidup seperti kebiasaan merokok, penyakit hipertens...
Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner
Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner
Perubahan gaya hidup tidak seimbang atau tidak sehat, serta banyaknya tuntutan pekerjaan, aktivitas sosial yang dapat menimbulkan stres pada seseorang sehingga berisiko pederita pe...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Perilaku Pencegahan Sekunder Pada Penyakit Jantung Koroner
Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Perilaku Pencegahan Sekunder Pada Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner merupakan gangguan pada fungsi jantung yang terjadi karena penyempitan pembuluh darah koroner atau arteri koroner. Penyakit ini menjadi prevalensi tertingg...

