Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARAKTERISTIK ALIRAN BERDASARKAN ANGKA REYNOLDS (Re) DAN KOEFISIEN GESEKAN (f) SISTEM JARINGAN IRIGASI TETES PVC BERTINGKAT

View through CrossRef
Jaringan irigasi tetes telah banyak digunakan dalam pertanian di Indonesia terutama untuk irigasi di lahan dengan tanaman hortikultura telah terbukti menguntungkan, akan tetapi dalam aplikasi penggunaan system irigasi tersebut untuk pertanian di lingkungan perumahan yang sempit masih diperlukan pengkajian yang lebih spesifik. Studi ini bertujuan untuk mengetahui besarnya angka Reynolds (Re) dan koefisien gesekan pipa (f) yang terjadi pada jaringan pipa distribusi irigasi tetes karena diperkirakan sangat berpengaruh pada aliran irigasi tetes. Uji dilakukan pada 4 variasi muka air tandon dengan data hasil uji yang diperlukan berupa data debit aliran (Q) dan distribusi aliran dari jaringan tiap level jaringan. Hasil studi menunjukkan bahwa Q akan semakin meningkat jika permukaan air di tangki semakin dinaikan, dan debit aliran terbesar diperoleh pada jaringan irigasi di lantai paling bawah. Besar Q pada muka air tangki variasi 4 diperoleh besarnya untuk Q1 = 99,68 cm3/detik, Q2 = 99,22 cm3/detik, Q3 = 93,21 cm3/detik dan Q4 = 66,68 cm3/detik. Besarnya angka Reynolds (Re) aliran yang diperoleh pada lantai 1berkisaran 12.292 – 10.888, pada lantai 2 diperoleh Re2 sebesar 12.495 – 11.477, pada lantai 3 diperoleh Re3 sebesar 12.695 – 12.037 dan Re4 sebesar 12.892-12.572. Jadi pada dimensi pipa yang tetap diperoleh nilai Re yang dihasilkan akan semakin besar jika debitnya ditingkatkan, sedangkan kisaran nilai koefisien gesekan (f) diperoleh sekitar 0,029 sampai 0,031 untuk semua tingkat jaringan irigasi.
Title: KARAKTERISTIK ALIRAN BERDASARKAN ANGKA REYNOLDS (Re) DAN KOEFISIEN GESEKAN (f) SISTEM JARINGAN IRIGASI TETES PVC BERTINGKAT
Description:
Jaringan irigasi tetes telah banyak digunakan dalam pertanian di Indonesia terutama untuk irigasi di lahan dengan tanaman hortikultura telah terbukti menguntungkan, akan tetapi dalam aplikasi penggunaan system irigasi tersebut untuk pertanian di lingkungan perumahan yang sempit masih diperlukan pengkajian yang lebih spesifik.
Studi ini bertujuan untuk mengetahui besarnya angka Reynolds (Re) dan koefisien gesekan pipa (f) yang terjadi pada jaringan pipa distribusi irigasi tetes karena diperkirakan sangat berpengaruh pada aliran irigasi tetes.
Uji dilakukan pada 4 variasi muka air tandon dengan data hasil uji yang diperlukan berupa data debit aliran (Q) dan distribusi aliran dari jaringan tiap level jaringan.
Hasil studi menunjukkan bahwa Q akan semakin meningkat jika permukaan air di tangki semakin dinaikan, dan debit aliran terbesar diperoleh pada jaringan irigasi di lantai paling bawah.
Besar Q pada muka air tangki variasi 4 diperoleh besarnya untuk Q1 = 99,68 cm3/detik, Q2 = 99,22 cm3/detik, Q3 = 93,21 cm3/detik dan Q4 = 66,68 cm3/detik.
Besarnya angka Reynolds (Re) aliran yang diperoleh pada lantai 1berkisaran 12.
292 – 10.
888, pada lantai 2 diperoleh Re2 sebesar 12.
495 – 11.
477, pada lantai 3 diperoleh Re3 sebesar 12.
695 – 12.
037 dan Re4 sebesar 12.
892-12.
572.
Jadi pada dimensi pipa yang tetap diperoleh nilai Re yang dihasilkan akan semakin besar jika debitnya ditingkatkan, sedangkan kisaran nilai koefisien gesekan (f) diperoleh sekitar 0,029 sampai 0,031 untuk semua tingkat jaringan irigasi.

Related Results

APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
Kecamatan Mangkutana dengan penduduk mayoritas petani dan memiliki sawah beririgasi seluas 2.383 HA, sehingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai penerima manfaat langsung...
Sistem Irigasi Drip Otomatis Menggunakan Metode Extreme Programming Berbasis Internet of Things
Sistem Irigasi Drip Otomatis Menggunakan Metode Extreme Programming Berbasis Internet of Things
Pertumbuhan teknologi yang pesat, terutama di bidang Internet of Things (IoT), telah membuka peluang besar untuk mengatasi berbagai masalah dalam sektor pertanian, termasuk irigasi...
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Telah dilakukan simulasi aliran dua fasa cair- cair crude palm oil (CPO) dan air yang mengalir satu arah dalam pipa horizontal untuk mendapatkan pola aliran campuran dan karakteris...

Back to Top