Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Substitusi Rumput Laut Eucheuma Cottonii Dalam Pembuatan Mie Basah.

View through CrossRef
Mie merupakan suatu produk makanan yang sangat disukai dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Mie bukanlah suatu makanan yang istimewa, dikarenakan pada umumnya kandungan gizi pada produk mie dan olahannya masih sangat rendah, terutama pada kandungan protein. Untuk mengetahui kandungan proksimat pada mie basah yang disubstitusikan dengan rumput laut Eucheuma cottonii dengan konsentrasi yang berbeda 20%, 25%, dan 30% dan Untuk mengetahui konsentrasi terbaik pada pembuatan mie basah. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan 20%, 25%, 30% masaing-masing perlakuan dilakukan 4 kali ulangan sehingga diperoleh jumlah satuan percobaan sebanyak 12 unit percobaan. Tah pembuatan mie basah dimulai dengan Persiapan bahan baku rumput laut Eucheuma cottonii, Persiapan bahan baku rumput laut Eucheuma, Penghalusan rumput laut dengan penambahan air 1:1, Pencampuran bahan baku dengan konsentrasi rumput laut 20%, 25%, 30%, Pencetakan mie. Produk yang dihasailkan kemudian di lakukan analisis karakteristik kimia meliputi kadar air, karbohidrat, protein, kadar abu, kadar lemak. Berdasarkan hasil uji statistik ANOVAmenunjukan  pelakuan konsentrasi 20%  mie basah yang berbeda memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap karakteristik kimia mie basah yang diperoleh.
Title: Substitusi Rumput Laut Eucheuma Cottonii Dalam Pembuatan Mie Basah.
Description:
Mie merupakan suatu produk makanan yang sangat disukai dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Mie bukanlah suatu makanan yang istimewa, dikarenakan pada umumnya kandungan gizi pada produk mie dan olahannya masih sangat rendah, terutama pada kandungan protein.
Untuk mengetahui kandungan proksimat pada mie basah yang disubstitusikan dengan rumput laut Eucheuma cottonii dengan konsentrasi yang berbeda 20%, 25%, dan 30% dan Untuk mengetahui konsentrasi terbaik pada pembuatan mie basah.
Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan 20%, 25%, 30% masaing-masing perlakuan dilakukan 4 kali ulangan sehingga diperoleh jumlah satuan percobaan sebanyak 12 unit percobaan.
Tah pembuatan mie basah dimulai dengan Persiapan bahan baku rumput laut Eucheuma cottonii, Persiapan bahan baku rumput laut Eucheuma, Penghalusan rumput laut dengan penambahan air 1:1, Pencampuran bahan baku dengan konsentrasi rumput laut 20%, 25%, 30%, Pencetakan mie.
Produk yang dihasailkan kemudian di lakukan analisis karakteristik kimia meliputi kadar air, karbohidrat, protein, kadar abu, kadar lemak.
Berdasarkan hasil uji statistik ANOVAmenunjukan  pelakuan konsentrasi 20%  mie basah yang berbeda memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap karakteristik kimia mie basah yang diperoleh.

Related Results

PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
PENGOLAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) MENJADI DAWET RUMPUT LAUT
Diversifikasi produk rumput laut jenis Eucheuma cottoni menjadi minuman khas daerah berupadawet. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan dawet rumput laut Eucheuma cottoni sertamen...
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
KAJIAN KUALITAS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii; STUDI KASUS DI DESA TAPI-TAPI KEC. MAROBO SULAWESI TENGGARA
E cottonii adalah jenis rumput laut yang sangat familiar dibudidayakan sebab memiliki nilai ekonomis tinggi dan memiliki potensi pengembangan yang cukup besar di Desa Tapi-Tapi Kec...
Analisis Mutu Dodol Rumput Laut Eucheuma cottonii Dengan Penambahan Tepung Maizena dan Sari Buah Nenas
Analisis Mutu Dodol Rumput Laut Eucheuma cottonii Dengan Penambahan Tepung Maizena dan Sari Buah Nenas
Seaweed dodol is processed using basic ingredients such as Eucheuma cottonii seaweed and additives such as sugar, flour, coconut milk, salt, vanilla and other additives as well. Th...
Diversifikasi dan karakterisasi mie dan nori berbasis rumput laut
Diversifikasi dan karakterisasi mie dan nori berbasis rumput laut
Indonesia memegang peranan penting dalam produksi rumput laut dunia yang digunakan dalam pembuatan karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan rumput lau...
Potensi Rumput Laut Eucheuma sp. Terhadap Kepadatan Fitoplankton Chlorella sp.
Potensi Rumput Laut Eucheuma sp. Terhadap Kepadatan Fitoplankton Chlorella sp.
Chlorella sp. merupakan sumber makanan bagi ikan dan udang. Untuk menumbuhkan, Chlorella sp. maka diperlukan media kultur dengan nutrien yang baik. Eucheuma sp. merupakan rumput la...
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
ANALISIS PERBANDINGAN MESIN PEMOTONG RUMPUT BADJA BG435 BAHAN BAKAR MINYAK DAN K-ONE ELEKTRIK
Pemotongan rumput merupakan suatu aktivitas yang penting dalam pemeliharaan rumput. Hal itu bertujuan agar hamparan rumput menjadi rapat dan merata. Oleh karena itulah ada baiknya ...
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA COTTONI SEBAGAI BAHAN ALAMI GEL HAND SANITYZER DI MASYARAKAT DESA MBATAKAPIDU
PEMANFAATAN RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA COTTONI SEBAGAI BAHAN ALAMI GEL HAND SANITYZER DI MASYARAKAT DESA MBATAKAPIDU
ABSTRAKRumput Laut atau seaweed merupakan sumberdaya hayati yang potensinya cukup banyak di Sumba Timur. Produksi rumput laut di Sumba Timur mencapai hingga lebih dari 60% dan memi...

Back to Top