Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakterisasi Dan Umur Simpan Sirup Buah Mangrove Pedada (Sonneratia caseolaris)

View through CrossRef
Sirup adalah minuman ringan yang terdiri dari larutan gula pekat dengan berbagai rasa, memiliki minimal 65% kandungan gula dan memiliki masa simpan pendek karena kandungan airnya yang tinggi. Sirup buah pedada mengandung 70,6% vitamin C, 1,24% protein, 0,24% lemak, dan 1,74% karbohidrat. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan umur simpan sirup buah pedada dengan perbedaan suhu penyimpanan 35?, 40?, dan 45? dan diamati selama 20 hari. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu uji angka lempeng total (ALT), kadar pH, total padatan terlarut, uji perubahan warna dan uji organoleptik meliputi warna, aroma dan rasa. Pada uji ALT nilai tertinggi pada hari ke 20 dengan suhu penyimpanan 45? adalah 3,4 x 104 CFU/ml sedangkan nilai ALT terendah pada hari ke 4 dengan suhu penyimpanan 35? adalah 7,8 x 103 CFU/ml. Uji pH nilai tertinggi pada hari ke 20 dengan suhu penyimpanan 45? adalah 3,91 sedangkan nilai terendah pada hari ke 4 dengan suhu penyimpanan 35? adalah 3,03. Uji total padatan terlarut nilai tertinggi pada hari ke 4 dengan suhu penyimpanan 35? adalah 30°Brix sedangkan nilai terendah pada hari ke 20 suhu penyimpanan 45? adalah 20°Brix. Penentuan umur simpan berdasarkan nilai energi aktivasi terendah pada parameter uji organoleptik rasa psada ordo 0 dengan nilai energi aktivasi adalah 2344,6716 kal/mol. Hasil penelitian menunjukkan umur simpan sirup buah pedada pada suhu 35? adalah 25 hari, suhu 40? adalah 23 hari, suhu 45? adalah 22 hari.
Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
Title: Karakterisasi Dan Umur Simpan Sirup Buah Mangrove Pedada (Sonneratia caseolaris)
Description:
Sirup adalah minuman ringan yang terdiri dari larutan gula pekat dengan berbagai rasa, memiliki minimal 65% kandungan gula dan memiliki masa simpan pendek karena kandungan airnya yang tinggi.
Sirup buah pedada mengandung 70,6% vitamin C, 1,24% protein, 0,24% lemak, dan 1,74% karbohidrat.
Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan umur simpan sirup buah pedada dengan perbedaan suhu penyimpanan 35?, 40?, dan 45? dan diamati selama 20 hari.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu uji angka lempeng total (ALT), kadar pH, total padatan terlarut, uji perubahan warna dan uji organoleptik meliputi warna, aroma dan rasa.
Pada uji ALT nilai tertinggi pada hari ke 20 dengan suhu penyimpanan 45? adalah 3,4 x 104 CFU/ml sedangkan nilai ALT terendah pada hari ke 4 dengan suhu penyimpanan 35? adalah 7,8 x 103 CFU/ml.
Uji pH nilai tertinggi pada hari ke 20 dengan suhu penyimpanan 45? adalah 3,91 sedangkan nilai terendah pada hari ke 4 dengan suhu penyimpanan 35? adalah 3,03.
Uji total padatan terlarut nilai tertinggi pada hari ke 4 dengan suhu penyimpanan 35? adalah 30°Brix sedangkan nilai terendah pada hari ke 20 suhu penyimpanan 45? adalah 20°Brix.
Penentuan umur simpan berdasarkan nilai energi aktivasi terendah pada parameter uji organoleptik rasa psada ordo 0 dengan nilai energi aktivasi adalah 2344,6716 kal/mol.
Hasil penelitian menunjukkan umur simpan sirup buah pedada pada suhu 35? adalah 25 hari, suhu 40? adalah 23 hari, suhu 45? adalah 22 hari.

Related Results

PENGOLAHAN GELAMAI BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF
PENGOLAHAN GELAMAI BUAH PEDADA (Sonneratia caseolaris) DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF
Buah pedada (Soneraatia caseolaris) merupakan komunitas tanaman yang hidup di habitat payau. Buah pedada memiliki komponen steroid, triterpenoid, flavonoid, karboksil benzene dan m...
STUDI PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL KARAGENAN DALAM PEMBUATAN SIRUP Mangrove ROSELLA
STUDI PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL KARAGENAN DALAM PEMBUATAN SIRUP Mangrove ROSELLA
Tanaman mangrove pedada (Sonneratia caseolaris) merupakan komoditas sektor perikanan dan kelautan yang dinilai kaya akan nilai pemanfaatan mulai dari bagian batang hingga buahnya. ...
               Ekomangrove Kedonganan merupakan salah satu tempat wisata di Desa Kedonganan. Selayaknya tempat wisata, kawasan mangrove tersebut banyak dipengaruhi oleh aktivitas m...
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kawasan wisata alam sekaligus lokasi rehabilitasi m...
KARAKTERISTIK KIMIA DAN DERAJAT KEASAMAN MINUMAN SARI BUAH PEDADA (Sonneratia sp.) DENGAN PENAMBAHAN NATRIUM BENZOAT
KARAKTERISTIK KIMIA DAN DERAJAT KEASAMAN MINUMAN SARI BUAH PEDADA (Sonneratia sp.) DENGAN PENAMBAHAN NATRIUM BENZOAT
Salah satu mangrove yang dimanfaatkan buahnya adalah buah pedada (sonneratia sp.). Buah pedada sudah banyak diteliti dan memiliki nilai gizi yang tinggi, namun buah pedada memiliki...
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
Pengolahan Buah Kelengkeng Menjadi Sirup Kelengkeng Dalam Upaya Mengembangkan Potensi Wisata Kampung Kelengkeng Simoketawang Sidoarjo
Pengolahan Buah Kelengkeng Menjadi Sirup Kelengkeng Dalam Upaya Mengembangkan Potensi Wisata Kampung Kelengkeng Simoketawang Sidoarjo
Desa Simoketawang sebagai salah satu desa yang terdapat di Kabupaten Sidoarjo, memiliki beberapa potensi desa, salah satunya yaitu terdapatnya satu area destinasi wisata Kampung Ke...

Back to Top