Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ISOLASI CENDAWAN PESTALOTIOPSIS SP. PENYEBAB GUGUR DAUN CIRCULAR PADA TANAMAN KARET (HEVEA BRASILIENSIS)

View through CrossRef
Penyakit gugur daun karet (GDK)  yang disebabkan oleh jamur Pestalotiopsis sp. yang ditemukan  di Sumatera pada tahun 2019 pada tanaman karet membuat perhatian banyak pihak.  Jamur Pestalotiopsis sp. sebagai  penyakit tanaman  karet yang  mampu menurunkan produktivitas tanaman karet hingga 80%. Oleh karena itu, diperlukan upaya penanggulannya. Jamur ini merupakan salah satu mikroorganisme yang sering ditumbuhkan menggunakan media PDA (Potato Dextrose Agar). Penelitian ini berujuan untuk Isolasi cendawan Pestalotiopsis sp yang mengakibatkan gugur daun circular pada tanaman karet. Metode penelitian menggunakan metode kultur jarum suntik. Hasil yang didapatkan berdasarkan pengamatan gejala serangan patogen Pestalotiopsis sp. diawali dengan bercak berwarna kecoklatan, yang dilingkupi halo berwarna kekuningan. Bercak berkembang dan jaringan terserang di bagian tengah semakin berwarna coklat kehitaman. Bercak hitam tersebut kadang bergabung dan membentuk hawar serta sering dijumpai adanya aservulus. Bercak-bercak tersebut dapat bergabung dan membentuk hawar
Title: ISOLASI CENDAWAN PESTALOTIOPSIS SP. PENYEBAB GUGUR DAUN CIRCULAR PADA TANAMAN KARET (HEVEA BRASILIENSIS)
Description:
Penyakit gugur daun karet (GDK)  yang disebabkan oleh jamur Pestalotiopsis sp.
yang ditemukan  di Sumatera pada tahun 2019 pada tanaman karet membuat perhatian banyak pihak.
  Jamur Pestalotiopsis sp.
sebagai  penyakit tanaman  karet yang  mampu menurunkan produktivitas tanaman karet hingga 80%.
Oleh karena itu, diperlukan upaya penanggulannya.
Jamur ini merupakan salah satu mikroorganisme yang sering ditumbuhkan menggunakan media PDA (Potato Dextrose Agar).
Penelitian ini berujuan untuk Isolasi cendawan Pestalotiopsis sp yang mengakibatkan gugur daun circular pada tanaman karet.
Metode penelitian menggunakan metode kultur jarum suntik.
Hasil yang didapatkan berdasarkan pengamatan gejala serangan patogen Pestalotiopsis sp.
diawali dengan bercak berwarna kecoklatan, yang dilingkupi halo berwarna kekuningan.
Bercak berkembang dan jaringan terserang di bagian tengah semakin berwarna coklat kehitaman.
Bercak hitam tersebut kadang bergabung dan membentuk hawar serta sering dijumpai adanya aservulus.
Bercak-bercak tersebut dapat bergabung dan membentuk hawar.

Related Results

Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
AbstrakTanaman karet (Hevea brasiliensis) merupakan salah satu komoditi unggulan di daerah Kabupaten Sijunjung. Namun, setiap tahun produksi getah karet terus mengalami penurunan h...
UJI RESISTENSI KLON-KLON INTRODUKSI TERHADAP PENYAKIT GUGUR DAUN Pestalotiopsis sp. DI LABORATORIUM
UJI RESISTENSI KLON-KLON INTRODUKSI TERHADAP PENYAKIT GUGUR DAUN Pestalotiopsis sp. DI LABORATORIUM
Tanaman karet (Hevea brasiliensis) berasal dari negara Brazil. Pohon karet pertama kali hanya tumbuh di Amerika Selatan. Perkebunan karet di Indonesia mulai diperkenalkan sejak tah...
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN ALIRAN LATEKS TERHADAP PRODUKSI KARET PADA AWAL MUSIM GUGUR DAUN ALAMI
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN ALIRAN LATEKS TERHADAP PRODUKSI KARET PADA AWAL MUSIM GUGUR DAUN ALAMI
Faktor internal yang berpengaruh terhadap produksi karet adalah kadar karet kering (KKK), indeks penyumbatan dan kondisi kanopi tanaman karet sedangkan faktor eksternal kondisi lin...
Isolasi dan Identifikasi Cendawan Patogen pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)
Isolasi dan Identifikasi Cendawan Patogen pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)
Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang penting di Indonesia. Tanaman ini banyak mengalami masalah terhadap produksi baik kuantitas ma...
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Dominasi perkebunan karet rakyat memberikan kontribusi besar dalam perekonomian di Indonesia. Karet merupakan komoditas perkebunan unggulan kedua setelah kelapa sawit di Provinsi K...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Pengamatan Intensitas Serangan Penyakit Gugur Daun Karet di PT Bridgestone Kalimantan Plantation (BSKP)
Pengamatan Intensitas Serangan Penyakit Gugur Daun Karet di PT Bridgestone Kalimantan Plantation (BSKP)
Penyakit gugur daun merupakan salah satu permasalahan utama dalam budidaya tanaman karet (Hevea brasiliensis) yang dapat menurunkan produktivitas lateks secara signifikan. Peneliti...
PRODUKSI TANAMAN KARET KLON IRR 118 DI LAHAN GAMBUT
PRODUKSI TANAMAN KARET KLON IRR 118 DI LAHAN GAMBUT
Lahan gambut merupakan salah satu lahan yang tidak layak untuk tanaman karet, namun dengan pengelolaan yang baik, lahan gambut dapat digunakan untuk budidaya tanaman karet. Kendala...

Back to Top