Javascript must be enabled to continue!
PERBANDINGAN PEMBOBOTAN KATA DALAM SISTEM TEMU BALIK INFORMASI
View through CrossRef
ABSTRAK
Information retrieval (IR) system adalah sistem yang secara otomatis melakukan pencarian informasi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna, yang diekspresikan dalam query, menjadi input bagi IR system dan selanjutnya diproses oleh system kemudian ditampilkan dokumen yang relevan dengan query tersebut. Salah satu metode pencarian informasi yang relevan dengan query adalah dengan pembobotan kata baik query maupun dokumen. Metode yang sering digunakan adalah pembobotan kata lokal dan pembobotan global, adapun pembobotan kata lokal yang digunakan tf, logaritmic tf, binary tf dan augmented tf dan pembobotan globalnya adalah idf, idfp, idfb. Dalam penelitian ini selain membandingkan algoritma pembobotan kata. Tingkat keberhasilan algoritma di ukur berdasarkan precision, recall dan niap. Penelitian ini setelah dilakukan perbandingan dan analisis hasil algoritma pembobotan, hasil algortima yang baru lebih baik daripada yang lama. Kedepan perlu dilakukan dikombinasikan pembobotan dengan algoritma semantic sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik.
Kata kunci : Sistem temu balik informasi, pembobotan, pembobotan kata lokal, pembobotan global, similarity ( kemiripan), vector space model.
Universitas Buana Perjuangan Karawang
Title: PERBANDINGAN PEMBOBOTAN KATA DALAM SISTEM TEMU BALIK INFORMASI
Description:
ABSTRAK
Information retrieval (IR) system adalah sistem yang secara otomatis melakukan pencarian informasi yang relevan terhadap kebutuhan pengguna, yang diekspresikan dalam query, menjadi input bagi IR system dan selanjutnya diproses oleh system kemudian ditampilkan dokumen yang relevan dengan query tersebut.
Salah satu metode pencarian informasi yang relevan dengan query adalah dengan pembobotan kata baik query maupun dokumen.
Metode yang sering digunakan adalah pembobotan kata lokal dan pembobotan global, adapun pembobotan kata lokal yang digunakan tf, logaritmic tf, binary tf dan augmented tf dan pembobotan globalnya adalah idf, idfp, idfb.
Dalam penelitian ini selain membandingkan algoritma pembobotan kata.
Tingkat keberhasilan algoritma di ukur berdasarkan precision, recall dan niap.
Penelitian ini setelah dilakukan perbandingan dan analisis hasil algoritma pembobotan, hasil algortima yang baru lebih baik daripada yang lama.
Kedepan perlu dilakukan dikombinasikan pembobotan dengan algoritma semantic sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik.
Kata kunci : Sistem temu balik informasi, pembobotan, pembobotan kata lokal, pembobotan global, similarity ( kemiripan), vector space model.
Related Results
Optimasi Formula Minuman Kopi Kombinasi Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) dan Temu Giring (Curcuma heyneana) sebagai Antioksidan
Optimasi Formula Minuman Kopi Kombinasi Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) dan Temu Giring (Curcuma heyneana) sebagai Antioksidan
Kopi mengandung polyphenol sebagai senyawa antioksidan. Kandungan yang terdapat pada temu giring adalah senyawa alkaloida, flavonoida, triterpenoida, saponin dan tanin sebagai anti...
Perbandingan Hasil Belajar Pangkat Rasional Antara Siswa yang Mendapat Peta Konsep dan Umpan Balik dengan Siswa yang Mendapatkan Peta Konsep Tanpa Umpan Balik
Perbandingan Hasil Belajar Pangkat Rasional Antara Siswa yang Mendapat Peta Konsep dan Umpan Balik dengan Siswa yang Mendapatkan Peta Konsep Tanpa Umpan Balik
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil belajar pangkat rasional antara siswa yang mendapat peta konsep dan metode umpan balik dengan siswa yang mendapat ...
Potensi Penetralisir Radikal Bebas Rimpang Temu Lawak (Curcuma xanthoriza Roxb.) dan Temu Ireng (Curcuma Aerugonosa Roxb.)
Potensi Penetralisir Radikal Bebas Rimpang Temu Lawak (Curcuma xanthoriza Roxb.) dan Temu Ireng (Curcuma Aerugonosa Roxb.)
<p>Solvent with different polarity used used in extraction of antioxidant compound from temu Lawak <em> </em>(<em>Curcuma xanthoriza Roxb.</em>) and T...
Web Services Menggunakan Format JSON
Web Services Menggunakan Format JSON
INTISARISistem informasi dibuat untuk membantu kegiatan di suatu organisasi dan pengambilan keputusan para pimpinannya. Sistem informasi sudah banyak dibuat organisasi namun data a...
PENERAPAN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI PADA KUMPULAN DOKUMEN SKRIPSI
PENERAPAN SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI PADA KUMPULAN DOKUMEN SKRIPSI
Abstrak - Sistem temu kembali informasi (information retrieval system)merupakan sistem yang digunakan untuk menemukan informasi yang relevan dengan kebutuhan dari penggunanya, deng...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
Model Pencarian Informasi Mahasiswa Farmasi: Sebuah Kajian Teori ASK (Anomalous State of Knowledge)
Model Pencarian Informasi Mahasiswa Farmasi: Sebuah Kajian Teori ASK (Anomalous State of Knowledge)
Kebutuhan model temu kembali informasi yang efektif untuk memberikan informasi yang relevan dan bermanfaat kepada mahasiswa Farmasi Universitas Padjadjaran Angkatan 2021 dan 2022 s...
PELATIHAN PERANGKAT DESA DALAM PENERAPAN METODE WATERFALL PADA SISTEM INFORMASI DESA
PELATIHAN PERANGKAT DESA DALAM PENERAPAN METODE WATERFALL PADA SISTEM INFORMASI DESA
Abstrak: Mitra pengabdian Desa Tomuan Holbung adalah desa yang berada di Sumatera Utara. Sebagai desa berkembang masih terdapat informasi yang belum banyak di akses oleh orang lain...

