Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh pengelolaan agroekosistem terhadap kelimpahan kutu loncat jeruk Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Liviidae)

View through CrossRef
Kutu loncat jeruk (KLJ) Diaphorina citri Kuwayama merupakan masalah serius pada tanaman jeruk karena menularkan penyakit huanglongbing (HLB). Praktik budi daya tanpa memperhatikan kompleksitas agroekosistem sering menyebabkan agroekosistem lebih sesuai untuk proliferasi serangga hama dan kurang ramah bagi musuh alami. Penelitian ini bertujuan mempelajari efektivitas pengelolaan agroekosistem dibandingkan dengan pertanian konvensional dalam mengendalikan KLJ. Selain itu, pengaruh kedua perlakuan terhadap keanekaragaman dan kelimpahan musuh alami KLJ serta kejadian dan intensitas HLB juga dipelajari. Pengelolaan agroekosistem terdiri atas tindakan preventif dan responsif. Tindakan preventif dilakukan melalui sistem tanam polikultur, penanaman refugia dan legum penutup tanah, penyediaan jalur rumput, pemberian kapur pertanian, pupuk organik dan anorganik, pemangkasan jeruk secara intensif, pemeliharaan parit drainase, serta pengendalian gulma secara mekanis. Tindakan responsif merupakan pengendalian jangka pendek yang dilakukan ketika kelimpahan KLJ mencapai ambang tindakan. Tindakan responsif dilakukan melalui pengendalian hayati ataupun kimiawi. Sementara itu, pertanian konvensional merupakan serangkaian teknik budi daya dan pengendalian hama yang biasa diterapkan petani. Setiap perlakuan masing-masing diterapkan di tiga kebun Jeruk Siam Pontianak Citrus nobilis Lour. var. microcarpa Hassk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan agroekosistem lebih efektif mengendalikan populasi KLJ hingga kelimpahannya lebih rendah dan kurang berfluktuasi dibandingkan dengan pertanian konvensional. Selain itu, musuh alami KLJ pada pengelolaan agroekosistem lebih beragam dibandingkan dengan pertanian konvensional. Kelimpahan musuh alami KLJ serta kejadian dan intensitas HLB pada kedua perlakuan tidak berbeda nyata.
Entomological Society of Indonesia/Perhimpunan Entomologi Indonesia
Title: Pengaruh pengelolaan agroekosistem terhadap kelimpahan kutu loncat jeruk Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Liviidae)
Description:
Kutu loncat jeruk (KLJ) Diaphorina citri Kuwayama merupakan masalah serius pada tanaman jeruk karena menularkan penyakit huanglongbing (HLB).
Praktik budi daya tanpa memperhatikan kompleksitas agroekosistem sering menyebabkan agroekosistem lebih sesuai untuk proliferasi serangga hama dan kurang ramah bagi musuh alami.
Penelitian ini bertujuan mempelajari efektivitas pengelolaan agroekosistem dibandingkan dengan pertanian konvensional dalam mengendalikan KLJ.
Selain itu, pengaruh kedua perlakuan terhadap keanekaragaman dan kelimpahan musuh alami KLJ serta kejadian dan intensitas HLB juga dipelajari.
Pengelolaan agroekosistem terdiri atas tindakan preventif dan responsif.
Tindakan preventif dilakukan melalui sistem tanam polikultur, penanaman refugia dan legum penutup tanah, penyediaan jalur rumput, pemberian kapur pertanian, pupuk organik dan anorganik, pemangkasan jeruk secara intensif, pemeliharaan parit drainase, serta pengendalian gulma secara mekanis.
Tindakan responsif merupakan pengendalian jangka pendek yang dilakukan ketika kelimpahan KLJ mencapai ambang tindakan.
Tindakan responsif dilakukan melalui pengendalian hayati ataupun kimiawi.
Sementara itu, pertanian konvensional merupakan serangkaian teknik budi daya dan pengendalian hama yang biasa diterapkan petani.
Setiap perlakuan masing-masing diterapkan di tiga kebun Jeruk Siam Pontianak Citrus nobilis Lour.
var.
microcarpa Hassk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan agroekosistem lebih efektif mengendalikan populasi KLJ hingga kelimpahannya lebih rendah dan kurang berfluktuasi dibandingkan dengan pertanian konvensional.
Selain itu, musuh alami KLJ pada pengelolaan agroekosistem lebih beragam dibandingkan dengan pertanian konvensional.
Kelimpahan musuh alami KLJ serta kejadian dan intensitas HLB pada kedua perlakuan tidak berbeda nyata.

Related Results

Biochemical analysis and pathogenicity of entomopathogenic fungi to Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Liviidae)
Biochemical analysis and pathogenicity of entomopathogenic fungi to Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Liviidae)
AbstractAsiatic citrus psylla, Diaphorina citri, Kuwayama (Hemiptera: Liviidae) is an economic pest of citrus groves and a vector of the bacterium, Candidatus Liberibacter spp., on...
Insecticide resistance in Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae)
Insecticide resistance in Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae)
Abstract The Asian citrus psyllid, Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae), is the vector of the phloem-limited plant pathogen ‘Candidatus’ Liberibacter ...
Reduction of Wolbachia in Diaphorina citri (Hemiptera: Liviidae) increases phytopathogen acquisition and decreases fitness
Reduction of Wolbachia in Diaphorina citri (Hemiptera: Liviidae) increases phytopathogen acquisition and decreases fitness
Abstract Wolbachia pipientis is a maternally inherited intracellular bacterium that infects a wide range of arthropods. Wolbachia can have a significant impact on ho...
ANALISIS AGRIBISNIS JERUK MANIS (Citrus sp) DI DESA MEREK, KECAMATAN MEREK, KABUPATEN KARO
ANALISIS AGRIBISNIS JERUK MANIS (Citrus sp) DI DESA MEREK, KECAMATAN MEREK, KABUPATEN KARO
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui (1) ketersedian input usahatani Jeruk Manis, (2) besarnya pendapatan yang di peroleh petani dari usahatani Jeruk Manis, (3) pengaruh biaya ...
Pemanfaatan Beberapa Varietas Jeruk Sebagai Antimikroba Alami pada Saus Kacang Cilok
Pemanfaatan Beberapa Varietas Jeruk Sebagai Antimikroba Alami pada Saus Kacang Cilok
Peanut sauce is a product made from peanuts with some seasonings and processed into paste form. Previous research results have showed that “cilok” (a traditional condiment made of ...
ANALISIS AGRIBISNIS JERUK MANIS (Citrus sp) DI DESA MEREK, KECAMATAN MEREK, KABUPATEN KARO
ANALISIS AGRIBISNIS JERUK MANIS (Citrus sp) DI DESA MEREK, KECAMATAN MEREK, KABUPATEN KARO
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui (1) ketersedian input usahatani Jeruk Manis, (2) besarnya pendapatan yang di peroleh petani dari usahatani Jeruk Manis, (3) pengaruh biaya ...
Peta Sebaran Kutu Putih (Pseudococcidae) di Pulau Ternate, Maluku Utara
Peta Sebaran Kutu Putih (Pseudococcidae) di Pulau Ternate, Maluku Utara
Kutu putih (Hemiptera: Pseudococcidae) merupakan kelompok serangga hama penting yang bersifat polifag dan mampu menyerang berbagai jenis tanaman budidaya, hortikultura, dan tanaman...

Back to Top