Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancang Bangun Sistem Pemantauan Suhu dan Kelembapan pada Mesin Tetas Telur Penyu Berbasis IoT Di Penangkaran Penyu Batu Hiu Pangandaran

View through CrossRef
Chelonioidea atau Penyu termasuk hewan yang saat ini berada di ambang kepunahan. Sebagai upaya pelestarian penyu, KPBL Batu Hiu membuat sebuah penetasan telur penyu semi alami, namun suhu dan kelembapannya masih tergantung dengan cuaca sekitar. Untuk menangani masalah tersebut, sebuah mesin tetas telur penyu bernama “Smart turtle hatchery egg machine” (“Smart THEM”) dibuat untuk dapat menjaga suhu dan kelembapan media pasir. Prototipe “Smart THEM” dirancang untuk dapat menjaga suhu media pasir pada mode jantan (27–29oC) dan mode betina (29–32oC) menggunakan sensor suhu DS18B20, dan menjaga kelembapan media pasir (37,5%–50,2%) menggunakan capacitive soil moisture sensor. Telur penyu yang diinkubasi pada suhu tinggi akan melahirkan penyu betina, dan pada suhu rendah, melahirkan penyu jantan. Prototipe tersebut dilengkapi indikator sisa air dalam tangki menggunakan sensor ultrasonik. Alat ini juga memanfaatkan jaringan internet sehingga dapat dilakukan pemantauan jarak jauh melalui aplikasi Blynk. Sistem ini dikontrol menggunakan mikrokontroler Mega+Wi-Fi. Dalam pengujiannya “Smart THEM” mampu menjaga suhu pada mode jantan yaitu 27,87–28,19oC, dan mode betina yaitu 30,19–30,31oC. Selain itu “Smart THEM” juga mampu menjaga kelembapan antara 45%–48%. Respon waktu yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu sebesar 0,5oC adalah 20 menit, dan untuk menaikkan kelembapan sebesar 20% adalah 3 detik.
Title: Rancang Bangun Sistem Pemantauan Suhu dan Kelembapan pada Mesin Tetas Telur Penyu Berbasis IoT Di Penangkaran Penyu Batu Hiu Pangandaran
Description:
Chelonioidea atau Penyu termasuk hewan yang saat ini berada di ambang kepunahan.
Sebagai upaya pelestarian penyu, KPBL Batu Hiu membuat sebuah penetasan telur penyu semi alami, namun suhu dan kelembapannya masih tergantung dengan cuaca sekitar.
Untuk menangani masalah tersebut, sebuah mesin tetas telur penyu bernama “Smart turtle hatchery egg machine” (“Smart THEM”) dibuat untuk dapat menjaga suhu dan kelembapan media pasir.
Prototipe “Smart THEM” dirancang untuk dapat menjaga suhu media pasir pada mode jantan (27–29oC) dan mode betina (29–32oC) menggunakan sensor suhu DS18B20, dan menjaga kelembapan media pasir (37,5%–50,2%) menggunakan capacitive soil moisture sensor.
Telur penyu yang diinkubasi pada suhu tinggi akan melahirkan penyu betina, dan pada suhu rendah, melahirkan penyu jantan.
Prototipe tersebut dilengkapi indikator sisa air dalam tangki menggunakan sensor ultrasonik.
Alat ini juga memanfaatkan jaringan internet sehingga dapat dilakukan pemantauan jarak jauh melalui aplikasi Blynk.
Sistem ini dikontrol menggunakan mikrokontroler Mega+Wi-Fi.
Dalam pengujiannya “Smart THEM” mampu menjaga suhu pada mode jantan yaitu 27,87–28,19oC, dan mode betina yaitu 30,19–30,31oC.
Selain itu “Smart THEM” juga mampu menjaga kelembapan antara 45%–48%.
Respon waktu yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu sebesar 0,5oC adalah 20 menit, dan untuk menaikkan kelembapan sebesar 20% adalah 3 detik.

Related Results

Persentase Fertilitas dan Daya Tetas Ayam Cemani dan White Leghorn Berdasarkan Ukuran Bobot Telur
Persentase Fertilitas dan Daya Tetas Ayam Cemani dan White Leghorn Berdasarkan Ukuran Bobot Telur
ABSTRAK. Fertilitas dan daya tetas sangat penting secara ekonomi untuk semua tempat penetasan, oleh karena itu harus diberikan perhatian khusus. Tujuan dari penelitian adalah untuk...
Pelestarian Habitat Penyu Dari Ancaman Kepunahan Di Turtle Conservation And Education Center (TCEC), Bali
Pelestarian Habitat Penyu Dari Ancaman Kepunahan Di Turtle Conservation And Education Center (TCEC), Bali
Penyu merupakan salah satu fauna yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah. Reptil laut ini mampu bermigrasi dalam jarak yang sangat jauh di sepanjang kawasan Samudera...
Karakteristik Telur, Daya Tetas, Pertumbuhan Larva Hermetia illucens, Sintasan Larva Selama Pemeliharaan.
Karakteristik Telur, Daya Tetas, Pertumbuhan Larva Hermetia illucens, Sintasan Larva Selama Pemeliharaan.
 Larva black soldier fly/BSF (Hermetia illucens) atau yang dikenal sebagai maggot berpotensi digunakan sebagai pakan ikan berprotein tinggi. Sejauh ini maggot telah banyak diaplika...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STUDI PELESTARIAN HABITAT PENYU HIJAU DI KAWASAN KONSERVASI PANTAI SINDANGKERTA KABUPATEN TASIKMALAYA
STUDI PELESTARIAN HABITAT PENYU HIJAU DI KAWASAN KONSERVASI PANTAI SINDANGKERTA KABUPATEN TASIKMALAYA
Penyu hijau (Chelonia mydas) merupakan salah satu hewan yang terancam di dunia dikarenakan setiap tahunnya terus mengalami penurunan jumlah populasi yang diakibatkan oleh banyak fa...
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin
Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilk...
Analisis Karakteristik Fisik Habitat Pantai Tempat Peneluran Penyu Di TWP Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkep
Analisis Karakteristik Fisik Habitat Pantai Tempat Peneluran Penyu Di TWP Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkep
 Apendik I Konvensi Perdagangan Internasional Fauna dan Flora Spesies Terancam. Banyaknya pengaruh dan ancaman yang menghalangi pertumbuhan dan kelangsungan hidup penyu terutama ak...

Back to Top