Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Komunikasi Guru dalam Pembelajaran Daring pada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita

View through CrossRef
Abstract. Every human being must communicate for life as well as groups of people who have limitations still do and need special communication. The existence of SLB as a place for children with special needs to develop themselves and get an education. The existence of an online learning system that has just been implemented since the emergence of the Covid-19 virus outbreak has become a new thing that has been implemented by many schools in Indonesia, one of which is SLB BC Nurani. This study aims to find out how teachers communicate in online learning to children with special needs (ABK) with intellectual limitations or are called mentally retarded. This research method is qualitative with a case study approach. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, literature reviews and documentation by involving teachers as informants in this study. The results of this study, Interpersonal communication for SLB teachers is important and helps teachers to better understand feelings and in conducting online classes, interpersonal communication is more intensely applied by teachers compared to offline classes. By understanding the characteristics of their students, in online learning the SLB BC Nurani teacher provides support and empathy for mentally retarded students with appreciation, listening to students tell stories, helping students who have difficulties, both verbal and non-verbal. With the support and empathy given, the positive feeling that students receive makes students want to rely on their teacher. There are obstacles that are only encountered during online learning, sourced from communication channels, the environment, the limited distance between teachers and students and parental support. Abstrak. Setiap manusia pasti melakukan komunikasi untuk hidup begitupun golongan orang yang memiliki keterbatasan pun tetap melakukan dan membutuhkan komunikasi secara khusus. Adanya SLB sebagai tempat untuk anak berkebutuhan khusus mengembangkan diri dan mendapat pendidikan. Adanya sistem pembelajaran daring yang baru diterapkan sejak munculnya wabah virus Covid-19 menjadi hal baru yang diterapkan banyak sekolah di Indonesia, salah satunya SLB BC Nurani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi guru dalam pembelajaran daring pada anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan keterbatasan intelektual atau disebut tunagrahita. Metode penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Wawancara, Observasi, Tinjauan Pustaka dan dokumentasi dengan melibatkan guru sebagai informan pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini, Komunikasi interpersonal bagi guru SLB merupakan hal yang penting dan membantu guru agar lebih memahami perasaan dan dalam pelaksanaan kelas secara daring, komunikasi interpersonal lebih intens diterapkan oleh guru dibandingkan ketika kelas luring. Dengan memahami karakteristik muridnya, dalam pembelajaran daring guru SLB BC Nurani memberi dukungan dan empati kepada murid tunagrahita dengan apresiasi, mendengarkan murid bercerita, membantu murid yang kesulitan, baik berbentuk verbal ataupun non verbal. Dengan dukungan dan empati yang diberikan, rasa positif yang diterima murid membuat murid mau mengandalkan gurunya. Adanya hambatan-hambatan yang hanya ditemui selama pembelajaran daring, bersumber dari saluran komunikasi, lingkungan, keterbatasan jarak guru dengan murid serta dukungan orang tua.
Title: Komunikasi Guru dalam Pembelajaran Daring pada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita
Description:
Abstract.
Every human being must communicate for life as well as groups of people who have limitations still do and need special communication.
The existence of SLB as a place for children with special needs to develop themselves and get an education.
The existence of an online learning system that has just been implemented since the emergence of the Covid-19 virus outbreak has become a new thing that has been implemented by many schools in Indonesia, one of which is SLB BC Nurani.
This study aims to find out how teachers communicate in online learning to children with special needs (ABK) with intellectual limitations or are called mentally retarded.
This research method is qualitative with a case study approach.
Data collection techniques were carried out through interviews, observations, literature reviews and documentation by involving teachers as informants in this study.
The results of this study, Interpersonal communication for SLB teachers is important and helps teachers to better understand feelings and in conducting online classes, interpersonal communication is more intensely applied by teachers compared to offline classes.
By understanding the characteristics of their students, in online learning the SLB BC Nurani teacher provides support and empathy for mentally retarded students with appreciation, listening to students tell stories, helping students who have difficulties, both verbal and non-verbal.
With the support and empathy given, the positive feeling that students receive makes students want to rely on their teacher.
There are obstacles that are only encountered during online learning, sourced from communication channels, the environment, the limited distance between teachers and students and parental support.
Abstrak.
Setiap manusia pasti melakukan komunikasi untuk hidup begitupun golongan orang yang memiliki keterbatasan pun tetap melakukan dan membutuhkan komunikasi secara khusus.
Adanya SLB sebagai tempat untuk anak berkebutuhan khusus mengembangkan diri dan mendapat pendidikan.
Adanya sistem pembelajaran daring yang baru diterapkan sejak munculnya wabah virus Covid-19 menjadi hal baru yang diterapkan banyak sekolah di Indonesia, salah satunya SLB BC Nurani.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi guru dalam pembelajaran daring pada anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan keterbatasan intelektual atau disebut tunagrahita.
Metode penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Wawancara, Observasi, Tinjauan Pustaka dan dokumentasi dengan melibatkan guru sebagai informan pada penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini, Komunikasi interpersonal bagi guru SLB merupakan hal yang penting dan membantu guru agar lebih memahami perasaan dan dalam pelaksanaan kelas secara daring, komunikasi interpersonal lebih intens diterapkan oleh guru dibandingkan ketika kelas luring.
Dengan memahami karakteristik muridnya, dalam pembelajaran daring guru SLB BC Nurani memberi dukungan dan empati kepada murid tunagrahita dengan apresiasi, mendengarkan murid bercerita, membantu murid yang kesulitan, baik berbentuk verbal ataupun non verbal.
Dengan dukungan dan empati yang diberikan, rasa positif yang diterima murid membuat murid mau mengandalkan gurunya.
Adanya hambatan-hambatan yang hanya ditemui selama pembelajaran daring, bersumber dari saluran komunikasi, lingkungan, keterbatasan jarak guru dengan murid serta dukungan orang tua.

Related Results

Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi Pembelajaran Daring Pada Kegiatan Belajar Mengajar
Sosialisasi ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung di lapangan serta upaya yang dapat dilakukan agar proses pembelajaran daring ...
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKLUSI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKLUSI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Penelitian ini mendeskripsikan latar belakang pelaksanaan, implementasi pembelajaran, kendala yang dihadapi serta solusinya. Jenis pnelitian ini adalah kualitatif dengan pengumpula...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...
Studi Deskripsi : Perekonomian Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus Terhadap Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Studi Deskripsi : Perekonomian Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus Terhadap Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Perekonomian orangtua anak berkebutuhan khusus menengah ke bawah mengalami kesulitan pada kehidupan rumah tangga orangtua anak berkebutuhan khusus, maka akan terimbas kepada anak m...
Pendidikan Inklusif dan Peningkatan Partisipasi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus
Pendidikan Inklusif dan Peningkatan Partisipasi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus
Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui analisis data. Perorehan data melalui wawancara, observasi, at...
Problematika sistem pembelajaran daring/online bagi siswa kelas IV SDN Boro di desa Boro selama masa pandemi Covid-19
Problematika sistem pembelajaran daring/online bagi siswa kelas IV SDN Boro di desa Boro selama masa pandemi Covid-19
Dalam pembelajaran daring, terdapat beberapa masalah selama proses pelaksanaannya. Permasalahan paling umum adalah mengenai ketersediaan listrik dan akses internet yang kurang mema...
Peran Dokter Gigi dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus
Peran Dokter Gigi dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus
Latar belakang. Keberadaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) semakin lama semakin meningkat. Menurut DepKes RI 2010 8,3 juta. Ditinjau dari sudut pandang kebutuhan akan pelayanan kese...

Back to Top