Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SEJARAH PANGERAN ANTASARI DALAM PERANG BANJAR (1859-1862)

View through CrossRef
Pangeran Antasari merupakan Raja Banjar yang lahirnya di perkirakan sekitar tahun 1790 di kampung yang dikenal Sungai Batang, Martapura. Beliau merupakan anak dari keturunan bangsawan Banjarmasin yaitu Pangeran Mas’ud (Masohot) merupakan Ayahnya dan Mas Teroda merupakan Ibunya. Walau ia adalah keturunan bangsawan ia memiliki sifat sopan santun dalam pergaulan dan watak yang rendah hati. Pangeran Antasari memiliki pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat Banjar. Ditengah perjuangannya melawan Belanda, justru Belanda semakin gencar melakukan politik adu domba.Sehuingga lingkungan kerajaan menjadi terpecah belah dan rakyat Banjar saling bermusuhan. Dengan penuh keprihatinan melihat kondisi rakyatnya, Pangeran Antasari menyerang tambang batu bara di Pengaron. Serangan tersebut kemudian dikenal dengan Perang Banjar. Pangeran Antasari berhasil menaklukkan Belanda di Gunung Jabuk. Melihat serangan Antasari yang semakin kuat, Belanda akhirnya menyerah dan berniat melakukan damai serta kerja sama. Namun, niat tersebut ditolah Antasari yang tidak ingin berkompromi dengan penjajah manapun, termasuk Belanda.
Center for Open Science
Title: SEJARAH PANGERAN ANTASARI DALAM PERANG BANJAR (1859-1862)
Description:
Pangeran Antasari merupakan Raja Banjar yang lahirnya di perkirakan sekitar tahun 1790 di kampung yang dikenal Sungai Batang, Martapura.
Beliau merupakan anak dari keturunan bangsawan Banjarmasin yaitu Pangeran Mas’ud (Masohot) merupakan Ayahnya dan Mas Teroda merupakan Ibunya.
Walau ia adalah keturunan bangsawan ia memiliki sifat sopan santun dalam pergaulan dan watak yang rendah hati.
Pangeran Antasari memiliki pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat Banjar.
Ditengah perjuangannya melawan Belanda, justru Belanda semakin gencar melakukan politik adu domba.
Sehuingga lingkungan kerajaan menjadi terpecah belah dan rakyat Banjar saling bermusuhan.
Dengan penuh keprihatinan melihat kondisi rakyatnya, Pangeran Antasari menyerang tambang batu bara di Pengaron.
Serangan tersebut kemudian dikenal dengan Perang Banjar.
Pangeran Antasari berhasil menaklukkan Belanda di Gunung Jabuk.
Melihat serangan Antasari yang semakin kuat, Belanda akhirnya menyerah dan berniat melakukan damai serta kerja sama.
Namun, niat tersebut ditolah Antasari yang tidak ingin berkompromi dengan penjajah manapun, termasuk Belanda.

Related Results

Sejarah Perang Salib dan Akibat yang Ditimbulkan Terhadap Peradaban Islam
Sejarah Perang Salib dan Akibat yang Ditimbulkan Terhadap Peradaban Islam
Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengkaji dan menganalisis sejarah perang salip; 2) Mengulas akibat yang ditimbulkan dari perang salib terhadap peradaban Islam. Penelitian ini mengg...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
The problems faced in this study include (1) How does workload affect work stress in Puskesmas in Banjar City? (2) What is the effect of competence on work stress in Puskesmas in B...
RATU ZALEHA
RATU ZALEHA
Mengisahkan kehidupan Ratu Zaleha, seorang tokoh pejuang wanita dari Kesultanan Banjar yang berperan penting dalam perlawanan melawan kolonialisme Belanda di Kalimantan pada abad k...
Strategi Perang Semesta: Pertempuran Pangeran Diponegoro Menghadapi Belanda 1825-1830
Strategi Perang Semesta: Pertempuran Pangeran Diponegoro Menghadapi Belanda 1825-1830
Sejarah bangsa Indonesia telah mencatat perjuangan Pangeran Diponegoro pada tahun 1825 sampai dengan 1830 merebut hak bangsa atas kemerdekaan, hak kepemilikan tanah airnya sendiri ...
Kata Kerja Mengatakan dalam Tuturan Bahasa Banjar
Kata Kerja Mengatakan dalam Tuturan Bahasa Banjar
Verbs say are often used in everyday communication. These words are usually structurally predicate in sentences.However, the pragmatic semantics of these words can be used in a var...
Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Tradisi Banjar dalam Terpaan Globalisasi di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Tradisi Banjar dan dampaknya terhadap masyarakat dan untuk mengungkap mengapa tradisi Banjar mampu bertahan pada masyarakat desa Ke...
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
Penelitian ini mengkaji klasifikasi tabu pada masyarakat Banjar. Masalah yang dikaji adalah bagaimana klasifikasi tabu perbuatan dan klasifikasi tabu kebahasaan pada masyarakat Ban...

Back to Top