Javascript must be enabled to continue!
Karya Tari Warak Kruron
View through CrossRef
Tari Warak Kruron adalah sebuah karya tari baru yang terinspirasi dari penomena aborsi dan suatu prosesi pembersihan. Pencipta menggali sumber kreatif tersebut diramu untuk menghasilkan 1 kesatuan konsep penciptaan karya tari. Tujuan terciptanya karya tari Warak Kruron diharapkan bisa mengedukasi khalayak masyarakat akan pentingnya mengetahui kosekuensi dari hasil perbuatan di samping itu pencipta juga mengabungkan beberapa aspek penting dalam koreografi ke dalam prosesi perbersihan sebagai wadah simbol dari suatu upacara. Karya Tari Warak Kruron tercipta mengunakan metode penciptaan oleh Alma M. Hawkins dengan tiga tahapan yaitu tahap penjajagan (eksplorasi), tahap percobaan (improvisasi), dan tahap pembentukan (forming). Karya tari ini ditarikan oleh sembilan orang penari laki-laki dan satu orang perempuan, dengan wujud kontemporer yang strukturnya terdiri dari bagian satu, bagian dua, dan bagian tiga. Musik karya tari ini menggunakan MIDI (Musical Instrument Digital Interface) dengan mengunakan metode musikal (quadrasonic) setara dengan apa yang sekarang disebut suara surround 4.0 menggunakan empat saluran audio yang speakernya ditempatkan di empat sudut ruang pendengaran. Sistem ini memungkinkan reproduksi sinyal suara yang (seluruhnya atau sebagian) tidak bergantung pada satu sama lain. Suara surround quadraphonic empat saluran dapat digunakan untuk menciptakan kembali efek yang sangat realistis dari pengalaman ruang konser langsung tiga dimensi di rumah. Ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman pendengar melampaui batasan arah suara stereo dua saluran biasa. Audio quadraphonic adalah produk konsumen paling awal dalam suara surround. Sejak diperkenalkan ke publik pada awal tahun 1970-an, ribuan rekaman kuadrafonik telah dibuat. Tata rias pada karya Tari Warak Kruron ini menggunakan rias minimalis disesuaikan dengan konsep garapan dan tata busanya menggunakan baju strait endek warna coklat, baju kimono, celana harem, baju setengah lengan ,kemben, celana tile.
Kata Kunci: Warak Kruron, Aborsi, Prosesi, Kontemporer
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar
Title: Karya Tari Warak Kruron
Description:
Tari Warak Kruron adalah sebuah karya tari baru yang terinspirasi dari penomena aborsi dan suatu prosesi pembersihan.
Pencipta menggali sumber kreatif tersebut diramu untuk menghasilkan 1 kesatuan konsep penciptaan karya tari.
Tujuan terciptanya karya tari Warak Kruron diharapkan bisa mengedukasi khalayak masyarakat akan pentingnya mengetahui kosekuensi dari hasil perbuatan di samping itu pencipta juga mengabungkan beberapa aspek penting dalam koreografi ke dalam prosesi perbersihan sebagai wadah simbol dari suatu upacara.
Karya Tari Warak Kruron tercipta mengunakan metode penciptaan oleh Alma M.
Hawkins dengan tiga tahapan yaitu tahap penjajagan (eksplorasi), tahap percobaan (improvisasi), dan tahap pembentukan (forming).
Karya tari ini ditarikan oleh sembilan orang penari laki-laki dan satu orang perempuan, dengan wujud kontemporer yang strukturnya terdiri dari bagian satu, bagian dua, dan bagian tiga.
Musik karya tari ini menggunakan MIDI (Musical Instrument Digital Interface) dengan mengunakan metode musikal (quadrasonic) setara dengan apa yang sekarang disebut suara surround 4.
0 menggunakan empat saluran audio yang speakernya ditempatkan di empat sudut ruang pendengaran.
Sistem ini memungkinkan reproduksi sinyal suara yang (seluruhnya atau sebagian) tidak bergantung pada satu sama lain.
Suara surround quadraphonic empat saluran dapat digunakan untuk menciptakan kembali efek yang sangat realistis dari pengalaman ruang konser langsung tiga dimensi di rumah.
Ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman pendengar melampaui batasan arah suara stereo dua saluran biasa.
Audio quadraphonic adalah produk konsumen paling awal dalam suara surround.
Sejak diperkenalkan ke publik pada awal tahun 1970-an, ribuan rekaman kuadrafonik telah dibuat.
Tata rias pada karya Tari Warak Kruron ini menggunakan rias minimalis disesuaikan dengan konsep garapan dan tata busanya menggunakan baju strait endek warna coklat, baju kimono, celana harem, baju setengah lengan ,kemben, celana tile.
Kata Kunci: Warak Kruron, Aborsi, Prosesi, Kontemporer.
Related Results
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
Tari Ngibing Ngalegong: Sebuah Ungkapan Rasa Suka Cita, Tulus, dan Ikhlas
Tari Ngibing Ngalegong: Sebuah Ungkapan Rasa Suka Cita, Tulus, dan Ikhlas
Abstrak
Karya tari yang berjudul Ngibing Ngalegong terinspirasi dari salah satu bagian dari legong yang berasal dari Desa Bongan Tabanan. Tari Ngibing Ngalegong merupakan sebuah k...
Pelatihan Tari Kreasi sebagai Bentuk Apresiasi Seni Tari
Pelatihan Tari Kreasi sebagai Bentuk Apresiasi Seni Tari
Pendidikan seni ialah pendidikan yang memberikan wadah bagi anak untuk mengapresiasi diri sendiri dan lingkungan. Apresiasi akan timbul apabila pembelajaran dilaksanakan dengan bai...
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
REKONSTRUKSI TARI BEDHAYA SUKOHARJO OLEH M. TH. SRI MULYANI
Artikel ini dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa Rekonstruksi tari Bedhaya Sukoharjo oleh M.Th. Sri Mulyani yang fungsinya sebagai penyambutan tamu resmi, telah mengalami rekonstruk...
KREATIVITAS JONET SRI KUNCORO DALAM KARYA TARI AMBABAR BATIK
KREATIVITAS JONET SRI KUNCORO DALAM KARYA TARI AMBABAR BATIK
Abstrak Karya Tari Ambabar Batik merupakan koreografi kelompok yang terinspirasi dari corak – corak kain Batik. Peemasalahan yang diambil adalah elemen-elemen koreografi Karya T...

