Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konvergensi Epistemologi Barat dalam Tafsir Ibnu Asyur

View through CrossRef
Tafsir Al-Qur'an penting sekali karena menjadi jalan untuk memahami kalamullah, atau Al-Qur'an, sebagai pedoman hidup manusia. Tafsir Al-Qur'an memiliki banyak keutamaan, di antaranya: membantu memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an, membantu memahami hikmah dan pesan yang terkandung dalam Al-Qur'an, membantu mengambil pelajaran dan inspirasi dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan, membantu memperdalam pemahaman tentang kehidupan Rasulullah SAW dan para sahabat, dan lain-lain. Tafsir Al-Qur'an merupakan alat untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an. Secara harfiah, tafsir artinya menerangkan. Setiap ayat Al-Qur'an memiliki tafsir tersendiri, sehingga tidak semua terjemahan ayat Al-Qur'an dapat dipahami secara langsung. Salah seorang mufassir di abad modern tahun 1960 an berasal dari Tunisia yaitu Ibnu Asyur, beliau adalah seorang ulama ahlussunnah wal jamaah yang berakidah mengikuti akidah Abu Hasan Al-Asy'ari. Kitab tafsirnya yang berjudul al-Tahrir wa al-Tanwir dianggap sebagai ensiklopedi tafsir yang penting untuk dikaji. Ibnu Asyur menggunakan corak ilmiah dalam menjelaskan makna ayat Al-Qur'an, beliau menggunakan teori-teori ilmiah kontemporer untuk menjelaskan ayat Al-Qur'an, namun tidak memaksakan teori tersebut, hal yang baru dibandingkan dengan tafsir-tafsir yang ada sebelumnya. Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir dipandang dipengaruhi oleh epistemologi barat, maka penulis dalam penelitiannya ini bermaksud untuk menggali lebih dalam konvergensi epistemologi barat dalam tafsir Ibnu Asyur yang atau tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir.
Title: Konvergensi Epistemologi Barat dalam Tafsir Ibnu Asyur
Description:
Tafsir Al-Qur'an penting sekali karena menjadi jalan untuk memahami kalamullah, atau Al-Qur'an, sebagai pedoman hidup manusia.
Tafsir Al-Qur'an memiliki banyak keutamaan, di antaranya: membantu memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an, membantu memahami hikmah dan pesan yang terkandung dalam Al-Qur'an, membantu mengambil pelajaran dan inspirasi dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan, membantu memperdalam pemahaman tentang kehidupan Rasulullah SAW dan para sahabat, dan lain-lain.
Tafsir Al-Qur'an merupakan alat untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an.
 Secara harfiah, tafsir artinya menerangkan.
 Setiap ayat Al-Qur'an memiliki tafsir tersendiri, sehingga tidak semua terjemahan ayat Al-Qur'an dapat dipahami secara langsung.
 Salah seorang mufassir di abad modern tahun 1960 an berasal dari Tunisia yaitu Ibnu Asyur, beliau adalah seorang ulama ahlussunnah wal jamaah yang berakidah mengikuti akidah Abu Hasan Al-Asy'ari.
Kitab tafsirnya yang berjudul al-Tahrir wa al-Tanwir dianggap sebagai ensiklopedi tafsir yang penting untuk dikaji.
Ibnu Asyur menggunakan corak ilmiah dalam menjelaskan makna ayat Al-Qur'an, beliau menggunakan teori-teori ilmiah kontemporer untuk menjelaskan ayat Al-Qur'an, namun tidak memaksakan teori tersebut, hal yang baru dibandingkan dengan tafsir-tafsir yang ada sebelumnya.
Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir dipandang dipengaruhi oleh epistemologi barat, maka penulis dalam penelitiannya ini bermaksud untuk menggali lebih dalam konvergensi epistemologi barat dalam tafsir Ibnu Asyur yang atau tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir.

Related Results

Epistemologi Tafsir: Mengurai Relasi Filsafat dengan Al-Qur’an
Epistemologi Tafsir: Mengurai Relasi Filsafat dengan Al-Qur’an
The Quran interpretation is always developing and shifting, from tafsir bil riwayat to the tafsir bil ra'yu. This shift and development cannot be separated from the search for mean...
Pemikiran Ibn Āsyūr Tentang Qawai’d Al-Maqāṣid Al-Lughawiyah Serta Implikasinya Dalam Menafsirkan Al-Qur’an
Pemikiran Ibn Āsyūr Tentang Qawai’d Al-Maqāṣid Al-Lughawiyah Serta Implikasinya Dalam Menafsirkan Al-Qur’an
Artikel ini membahas tentang pemikiran Ibn ‘Asyur tentang al-Qawaid al-Maqasidi al-Lughawiyah serta impilkasinya dalam menafsirkan Al-Qur’an. Tafsir maqasidi sebagai salah satu cor...
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Dayah Ummul Ayman is one of the largest dayah in Aceh. The teaching of tafsir in this dayah is carried out through dayah curriculum and adapted to the abilities of students. Standa...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah
Abstrak: Tafsir Al-Qur’an adalah bidang studi yang fokus pada penafsiran dan pemahaman teks suci Al-Qur’an. Salah satu konsep yang sering dibahas adalah “Ulul Albab,” yaitu orang-o...

Back to Top