Javascript must be enabled to continue!
PENGALAMAN LESBIAN DALAM RUANG-RUANG KOMUNIKASI
View through CrossRef
Ruang-ruang komunikasi seperti mengenali diri, mengenal satu sama lain, berbagi cerita bahkan mendapatkan pasangan dirasa sangat terbatas bagi perempuan lesbian, ada ruang kebisuan. Ruang-ruang kebisuan coba untuk dibuka, ruang komunikasi disajikan oleh organisasi atau kelompok-kelompok lesbian yang hadir sejak tahun 1990 yang secara bergantian hilang dan tumbuh. Organisasi / kelompok-kelompok trangender perempuan (transpuan) yang hadir lebih awal yaitu di akhir tahun 1960an dan organisasi/ kelompok-kelompok gay hadir di tahun 1990an yang mendapatkan ruang dan kesempatan untuk berkembang lebih banyak dari pada lesbian dirasa tidak mampu menjadi rumah bagi kelompok lesbian. Paska reformasi dimana informasi terbuka lebar termasuk internet kemudian membawa angin baru bagi perempuan lesbian untuk menciptakan ruang-ruang aman, ruang mengakhiri kebisuan. Kadang ruang ini pun dilanjutkan dengan perjumpaan tatap muka. Tulisan ini menyajikan pengalaman lesbian atas ruang-ruang komunikasi virtual dengan menggunakan metode penelusuran pengalaman perempuan serta mendeskripsikan ruang-ruang tersebut. Hasil tulisaan ini menunjukan bahwa ruang-ruang komunikasi yang ada pada saat itu tidak dapat bertahan lebih lama, tidak berkelanjutan. Karena itulah sangat dibutuhkan ruang-ruang aman dan berkelanjutan bagi lesbian untuk terus dapat berekspresi, berbagi, dan untuk terus bisa didengar
Title: PENGALAMAN LESBIAN DALAM RUANG-RUANG KOMUNIKASI
Description:
Ruang-ruang komunikasi seperti mengenali diri, mengenal satu sama lain, berbagi cerita bahkan mendapatkan pasangan dirasa sangat terbatas bagi perempuan lesbian, ada ruang kebisuan.
Ruang-ruang kebisuan coba untuk dibuka, ruang komunikasi disajikan oleh organisasi atau kelompok-kelompok lesbian yang hadir sejak tahun 1990 yang secara bergantian hilang dan tumbuh.
Organisasi / kelompok-kelompok trangender perempuan (transpuan) yang hadir lebih awal yaitu di akhir tahun 1960an dan organisasi/ kelompok-kelompok gay hadir di tahun 1990an yang mendapatkan ruang dan kesempatan untuk berkembang lebih banyak dari pada lesbian dirasa tidak mampu menjadi rumah bagi kelompok lesbian.
Paska reformasi dimana informasi terbuka lebar termasuk internet kemudian membawa angin baru bagi perempuan lesbian untuk menciptakan ruang-ruang aman, ruang mengakhiri kebisuan.
Kadang ruang ini pun dilanjutkan dengan perjumpaan tatap muka.
Tulisan ini menyajikan pengalaman lesbian atas ruang-ruang komunikasi virtual dengan menggunakan metode penelusuran pengalaman perempuan serta mendeskripsikan ruang-ruang tersebut.
Hasil tulisaan ini menunjukan bahwa ruang-ruang komunikasi yang ada pada saat itu tidak dapat bertahan lebih lama, tidak berkelanjutan.
Karena itulah sangat dibutuhkan ruang-ruang aman dan berkelanjutan bagi lesbian untuk terus dapat berekspresi, berbagi, dan untuk terus bisa didengar.
Related Results
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
PERAN RUANG KOMUNAL DALAM MENCIPTAKAN SENSE OF COMMUNITY STUDI KOMPARASI PERUMAHAN TERENCANA DAN PERUMAHAN TIDAK TERENCANA
PERAN RUANG KOMUNAL DALAM MENCIPTAKAN SENSE OF COMMUNITY STUDI KOMPARASI PERUMAHAN TERENCANA DAN PERUMAHAN TIDAK TERENCANA
Sense of community merupakan penentu signifikan kualitas hidup secara umum dan kepuasan dalam kesejahteraan. Dalam kehidupan bermukim, anggotanya harus memiliki sense of community ...
Pengalaman dalam Bahasa Indonesia: Kategorisasi dan Metafora Konseptual
Pengalaman dalam Bahasa Indonesia: Kategorisasi dan Metafora Konseptual
Riset ini bertujuan untuk menelusuri konsep pengalaman sebagai dasar pemikiran linguistik kognitif secara umum dalam bahasa Indonesia. Data bebas konteks dalam penelitian ini adala...
Lesbian Potentiality and Feminist Media in the 1970s
Lesbian Potentiality and Feminist Media in the 1970s
In Lesbian Potentiality and Feminist Media in the 1970s, Rox Samer explores how 1970s feminists took up the figure of the lesbian in broad attempts to reimagine gender and sexualit...
LESBIANISME DALAM NOVEL TEMPURUNG KARYA OKA RUSMINI
LESBIANISME DALAM NOVEL TEMPURUNG KARYA OKA RUSMINI
Oka Rusmini dikenal sebagai penulis perempuan yang konsisten menulis tentang perempuan dengan latar belakang budaya Bali. Pada setiap novelnya, selain menghadirkan tokoh perempuan ...
PENGARUH POLA KOMUNIKASI PIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MATARAM
PENGARUH POLA KOMUNIKASI PIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MATARAM
Pola komunikasi adalah pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam pengiriman dan penerimaan pesan dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Setiap pe...
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Masyarakat Madura dikenal dengan keakraban antar sesama manusia, selalu mengedepankan perilaku yang baik terhadap semua orang dan tidak pandang bulu, sopan santun yang dibudayakan ...

