Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PENGARUH DIAMETER TIANG TERHADAP DAYA DUKUNG LATERAL FONDASI TIANG TUNGGAL DENGAN PEMBEBANAN STATIK DAN SIKLIK

View through CrossRef
The pile foundation is a frequently chosen option in constructing multi-story buildings, where the vertical load is substantial and needs to be transferred to hard soil/strata. Multi-story structures impose significant loads, and these loads are directed into the hard soil/strata using pile foundations. Apart from multi-story buildings, pile foundations can also be employed to resist lateral loads such as seismic forces, wind, waves, and others. Therefore, this research is conducted to gain a more thorough understanding of the influence of pile diameter on the lateral load-carrying capacity of a single-pile foundation, both under static and cyclic loading conditions. The study involves piles with diameters of 0.3 m, 0.6 m, and 1 m, under fixed-head conditions, with a safety factor of 2.5. The comparison is made regarding static lateral load-carrying capacity using the Broms method, Reese-Matlock method, and the p-y curve method, as well as cyclic lateral load-carrying capacity using the SOLCYP-G method. From this study, it is concluded that the diameter of the pile does not affect the reduction factor of lateral load-bearing capacity due to cyclic loading; instead, it is the load itself that determines how much the lateral load-bearing capacity of the pile decreases. Abstrak Fondasi tiang merupakan pilihan yang sering digunakan dalam mendirikan bangunan bertingkat, dimana bangunan bertingkat memberikan beban yang sangat besar dan beban tersebut disalurkan ke tanah keras / hard strata dengan menggunakan fondasi tiang. Selain pada bangunan bertingkat, fondasi tiang juga dapat digunakan untuk menahan beban lateral seperti beban gempa, angin, ombak, dan lain-lain. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk memahami lebih saksama mengenai pengaruh diameter tiang terhadap nilai daya dukung lateral fondasi tiang tunggal baik dalam kondisi pembebanan statik maupun siklik. Penelitian dilakukan pada tiang tunggal berdiameter 0,3 m, 0,6 m, dan 1 m dengan kondisi fixed-head dan safety factor bernilai 2,5. Perbandingan dilakukan terhadap nilai daya dukung lateral statik dengan menggunakan metode Broms, metode Reese-Matlock, dan metode Kurva P-Y, dan daya dukung lateral siklik dengan metode SOLCYP-G. Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa diameter tiang tidak mempengaruhi faktor reduksi daya dukung akibat pembebanan siklik, melainkan beban sendiri yang menentukan seberapa berkurangnya nilai daya dukung lateral tiang.
Title: ANALISIS PENGARUH DIAMETER TIANG TERHADAP DAYA DUKUNG LATERAL FONDASI TIANG TUNGGAL DENGAN PEMBEBANAN STATIK DAN SIKLIK
Description:
The pile foundation is a frequently chosen option in constructing multi-story buildings, where the vertical load is substantial and needs to be transferred to hard soil/strata.
Multi-story structures impose significant loads, and these loads are directed into the hard soil/strata using pile foundations.
Apart from multi-story buildings, pile foundations can also be employed to resist lateral loads such as seismic forces, wind, waves, and others.
Therefore, this research is conducted to gain a more thorough understanding of the influence of pile diameter on the lateral load-carrying capacity of a single-pile foundation, both under static and cyclic loading conditions.
The study involves piles with diameters of 0.
3 m, 0.
6 m, and 1 m, under fixed-head conditions, with a safety factor of 2.
5.
The comparison is made regarding static lateral load-carrying capacity using the Broms method, Reese-Matlock method, and the p-y curve method, as well as cyclic lateral load-carrying capacity using the SOLCYP-G method.
From this study, it is concluded that the diameter of the pile does not affect the reduction factor of lateral load-bearing capacity due to cyclic loading; instead, it is the load itself that determines how much the lateral load-bearing capacity of the pile decreases.
Abstrak Fondasi tiang merupakan pilihan yang sering digunakan dalam mendirikan bangunan bertingkat, dimana bangunan bertingkat memberikan beban yang sangat besar dan beban tersebut disalurkan ke tanah keras / hard strata dengan menggunakan fondasi tiang.
Selain pada bangunan bertingkat, fondasi tiang juga dapat digunakan untuk menahan beban lateral seperti beban gempa, angin, ombak, dan lain-lain.
Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk memahami lebih saksama mengenai pengaruh diameter tiang terhadap nilai daya dukung lateral fondasi tiang tunggal baik dalam kondisi pembebanan statik maupun siklik.
Penelitian dilakukan pada tiang tunggal berdiameter 0,3 m, 0,6 m, dan 1 m dengan kondisi fixed-head dan safety factor bernilai 2,5.
Perbandingan dilakukan terhadap nilai daya dukung lateral statik dengan menggunakan metode Broms, metode Reese-Matlock, dan metode Kurva P-Y, dan daya dukung lateral siklik dengan metode SOLCYP-G.
Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa diameter tiang tidak mempengaruhi faktor reduksi daya dukung akibat pembebanan siklik, melainkan beban sendiri yang menentukan seberapa berkurangnya nilai daya dukung lateral tiang.

Related Results

PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat terdiri atas tanah lunak yang kurang baik untuk pembangunan sarana fisik. Para ahli konstruksi di Kalimantan Barat telah mengembangkan siste...
RASIO DAYA DUKUNG TIANG RENCANA TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG AKTUAL
RASIO DAYA DUKUNG TIANG RENCANA TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG AKTUAL
Prediksi daya dukung tiang rencana dari beberapa metode statis dan dinamis sering ditemui tidak sesuai denga daya dukung aktual di lapangan. Daya dukung tiang rencana tersebut haru...
ANALISIS EFISIENSI TIANG UJUNG PADA FONDASI TIANG BOR DI PROYEK GADING SERPONG
ANALISIS EFISIENSI TIANG UJUNG PADA FONDASI TIANG BOR DI PROYEK GADING SERPONG
The foundation is a building structure that is below ground level to support the load above it. So the foundation selection must be adjusted to the load used and the carrying capac...
PRINSIP PENENTUAN KAPASITAS DUKUNG FONDASI DANGKAL BERDASARKAN METODE ANALITIK RASIONAL
PRINSIP PENENTUAN KAPASITAS DUKUNG FONDASI DANGKAL BERDASARKAN METODE ANALITIK RASIONAL
AbstrakMetode analitik rasional penentuan kapasitas dukung fondasi dangkal yaitu persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal dari Terzaghi, Meyerhof, Hansen, dan Vesic. Penelitian i...
Analisis Daya Dukung Tiang Bor Dengan Alat Pile Driving Analyzer Test Pada Variasi Diameter Tiang
Analisis Daya Dukung Tiang Bor Dengan Alat Pile Driving Analyzer Test Pada Variasi Diameter Tiang
Pile driving analyzer test atau disebut juga pengujian tiang dinamik, merupakan alat untuk mengetahui kapasitas daya dukung fondasi tiang pancang maupun fondasi bore pile. Dalam ha...
ANALISIS KAPASITAS DUKUNG TIANG TUNGGAL BERDASARKAN DATA KALENDERING
ANALISIS KAPASITAS DUKUNG TIANG TUNGGAL BERDASARKAN DATA KALENDERING
Fondasi tiang digunakan untuk mendukung bangunan, bila lapisan tanah kuat terletak sangat dalam. Kapasitas dukung tiang perlu dianalisis untuk menentukan seberapa kemampuan tiang d...

Back to Top