Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Mesin Pembentuk Ekor Peluru pada Senjata Sumpit dengan Pemakanan Otomatis
View through CrossRef
Sumpit merupakan senjata tradisional suku Dayak yang saat ini telah mengalami perkembangan, terutama dalam proses produksi sumpit atau peluru sumpit. Selama ini proses produksi khususnya untuk peluru sumpit masih dilakukan secara tradisional. Kelemahan sistem produksi secara tradisional adalah kurang presisi dan tidak seragam. Upaya penyelesaian masalah dilakukan dengan mengembangkan mesin pembentuk ekor peluru sumpit menggunakan sistem pemakanan otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang bangun dan menguji kinerja mesin pembentuk ekor peluru sumpit dengan pemakanan otomatis. Tahapan penelitian meliputi proses pembuatan mesin, penulisan koding program, uji verifikasi mesin, uji kinerja mesin, pengambilan dan analisis data. Uji kinerja yang dilakukan pada mesin berupa pengukuran kapasitas produksi dan keseragama ukuran. Mesin hasil rancang bangun memiliki dimensi panjang 62 cm, lebar 60 cm, tinggi 110 cm. Mesin terdiri atas 3 motor yaitu motor pemutar ekor peluru menggunakan motor listrk 125 watt, motor pemotong menggunakan motor listrk 125 watt dan motor penggerak eretan menggunakan motor stepper. Pergerakan motor dikontrol oleh mikrokontroler Arduino UNO. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin pembentuk ekor peluru sumpit memiliki kapasitas produksi rata-rata 18,10 butir/jam. Hasil pengujian keseragaman ukuran menunjukkan bahwa rata-rata keseragaman dimensi A dan B masing-masing sebesar 98,93% dan 98,94%, sedangkan dimensi C dan D mencapai 97,85% dan 96,89%.
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Title: Pengembangan Mesin Pembentuk Ekor Peluru pada Senjata Sumpit dengan Pemakanan Otomatis
Description:
Sumpit merupakan senjata tradisional suku Dayak yang saat ini telah mengalami perkembangan, terutama dalam proses produksi sumpit atau peluru sumpit.
Selama ini proses produksi khususnya untuk peluru sumpit masih dilakukan secara tradisional.
Kelemahan sistem produksi secara tradisional adalah kurang presisi dan tidak seragam.
Upaya penyelesaian masalah dilakukan dengan mengembangkan mesin pembentuk ekor peluru sumpit menggunakan sistem pemakanan otomatis.
Penelitian ini bertujuan merancang bangun dan menguji kinerja mesin pembentuk ekor peluru sumpit dengan pemakanan otomatis.
Tahapan penelitian meliputi proses pembuatan mesin, penulisan koding program, uji verifikasi mesin, uji kinerja mesin, pengambilan dan analisis data.
Uji kinerja yang dilakukan pada mesin berupa pengukuran kapasitas produksi dan keseragama ukuran.
Mesin hasil rancang bangun memiliki dimensi panjang 62 cm, lebar 60 cm, tinggi 110 cm.
Mesin terdiri atas 3 motor yaitu motor pemutar ekor peluru menggunakan motor listrk 125 watt, motor pemotong menggunakan motor listrk 125 watt dan motor penggerak eretan menggunakan motor stepper.
Pergerakan motor dikontrol oleh mikrokontroler Arduino UNO.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin pembentuk ekor peluru sumpit memiliki kapasitas produksi rata-rata 18,10 butir/jam.
Hasil pengujian keseragaman ukuran menunjukkan bahwa rata-rata keseragaman dimensi A dan B masing-masing sebesar 98,93% dan 98,94%, sedangkan dimensi C dan D mencapai 97,85% dan 96,89%.
Related Results
Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penyalahgunaan Senjata Tajam
Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penyalahgunaan Senjata Tajam
Kepemilikan dan peredaran senjata tajam di Indonesia masih sangat minim pengaturan. penelitan ini bertujuan mengetahui terkait pengaturan kepemilikan dan peredaran senjata tajam it...
PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TEKNIK DAN BERMAIN TERHADAP HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA OBREIN PADA SISWA KELAS 4 DAN 5 SD N 02 MALANGGATEN TAHUN PELAJARAN 2022/2023.
PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TEKNIK DAN BERMAIN TERHADAP HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA OBREIN PADA SISWA KELAS 4 DAN 5 SD N 02 MALANGGATEN TAHUN PELAJARAN 2022/2023.
Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbedaan Pengaruh Metode Pembelajaran Teknik dan Bermain Terhadap Hasil Belajar Tolak Peluru Gaya Obrein Pada siswa kelas 4 dan 5 SD N 02 Malang...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
mesin bubut
mesin bubut
Perkembangan teknologi komputer saat ini telah mengalami kemajuan yang amat pesat. Dalam hal ini komputer telah diaplikasikan ke dalam alat-alat mesin perkakas di antaranya mesin b...
PENGGUNAAN SENJATA API RAKITAN DAN BAHAN PELEDAK
PENGGUNAAN SENJATA API RAKITAN DAN BAHAN PELEDAK
Penelitian tesis ini berjudul “Penggunaan Senjata Api Rakitan Dan Bahan Peledak” yang di latar belakangi adanya tingkat perkembangan kejahatan di Indonesia semakin hari semakin tin...
Potensi Keragaman Hijauan Pakan Ternak Ruminansia di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen
Potensi Keragaman Hijauan Pakan Ternak Ruminansia di Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi keragaman hijauan pakan dan kapasitas daya tampung Temak Ruminansia berdasarkan potensi keragaman hijauan pakan di Kecamatan Jangka...
VARIASI FEEDING DAN PUTARAN SPINDLE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL S40C PADA PROSES SURFACE TURNING
VARIASI FEEDING DAN PUTARAN SPINDLE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL S40C PADA PROSES SURFACE TURNING
Pada proses pembubutan membutuhkan nilai kekasaran permukaan dan nilai kepresisian yang standar untuk mengevaluasi hasil produksi. Nilai kekasaran permukaan yang tinggi dapat mempe...
RANCANG BANGUN MESIN STIRLING TIPE GAMA BERKAPASITAS 157 ML MENGGUNAKAN SISTEM PENDINGIN FLUIDA CAIR
RANCANG BANGUN MESIN STIRLING TIPE GAMA BERKAPASITAS 157 ML MENGGUNAKAN SISTEM PENDINGIN FLUIDA CAIR
Penelitian tentang pengembangan mesin stirling saat ini sedang berkembang terkusus diakibatkan oleh karakteristik mesin stirling yang dapat mengunakan banyak jenis bahan bakar. Per...

