Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH KECEPATAN, KEKUATAN, KELINCAHAN, DAN KELENTUKAN TERHADAP PERFORMA RENANG GAYA BEBAS 50 METER

View through CrossRef
Studi ini mengeksplorasi kontribusi faktor-faktor fisik terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 meter di antara atlet muda klub Pandhowo, Kabupaten Klaten, berusia 10-18 tahun. Fokus penelitian ini adalah pada olahraga renang, yang dikenal luas sebagai aktivitas fisik yang menyenangkan dan cocok untuk semua usia, meliputi empat gaya utama: gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas, dengan gaya bebas sebagai gaya yang paling sering dipilih oleh pemula. Penelitian kuantitatif asosiatif ini melibatkan 15 atlet renang Pandhowo, menggunakan serangkaian tes dan pengukuran yang termasuk dalam Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 10-18 tahun. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan software SPSS. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecepatan, kekuatan, kelincahan, dan kelentukan dengan kecepatan renang gaya bebas 50 meter, dengan kekuatan dan kelincahan menunjukkan korelasi yang paling kuat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya faktor-faktor fisik tersebut dalam meningkatkan performa renang gaya bebas atlet muda, menawarkan wawasan bagi pelatih dan praktisi dalam merancang program latihan yang efektif untuk pengembangan atlet renang.
Title: PENGARUH KECEPATAN, KEKUATAN, KELINCAHAN, DAN KELENTUKAN TERHADAP PERFORMA RENANG GAYA BEBAS 50 METER
Description:
Studi ini mengeksplorasi kontribusi faktor-faktor fisik terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 meter di antara atlet muda klub Pandhowo, Kabupaten Klaten, berusia 10-18 tahun.
Fokus penelitian ini adalah pada olahraga renang, yang dikenal luas sebagai aktivitas fisik yang menyenangkan dan cocok untuk semua usia, meliputi empat gaya utama: gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas, dengan gaya bebas sebagai gaya yang paling sering dipilih oleh pemula.
Penelitian kuantitatif asosiatif ini melibatkan 15 atlet renang Pandhowo, menggunakan serangkaian tes dan pengukuran yang termasuk dalam Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 10-18 tahun.
Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan software SPSS.
Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecepatan, kekuatan, kelincahan, dan kelentukan dengan kecepatan renang gaya bebas 50 meter, dengan kekuatan dan kelincahan menunjukkan korelasi yang paling kuat.
Temuan ini menggarisbawahi pentingnya faktor-faktor fisik tersebut dalam meningkatkan performa renang gaya bebas atlet muda, menawarkan wawasan bagi pelatih dan praktisi dalam merancang program latihan yang efektif untuk pengembangan atlet renang.

Related Results

PENGARUH GAYA MENGAJAR, RENANG GAYA BEBAS DAN KELENTUKAN TERHADAP RENANG GAYA KUPU-KUPU
PENGARUH GAYA MENGAJAR, RENANG GAYA BEBAS DAN KELENTUKAN TERHADAP RENANG GAYA KUPU-KUPU
Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran tentang perbedaan gaya mengajar, keterampilan renang gaya bebas dan kelentukan terhadap keterampilan renang gaya kupu-kupu. Metod...
Peningkatan Hasil Belajar Renang Gaya Bebas
Peningkatan Hasil Belajar Renang Gaya Bebas
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar renang gaya bebas pada mata kuliah Teori dan Praktek Renang I mahasiswa PJKR smester ganjil dengan penerapan media audiovi...
Penerapan Pembelajaran Renang Gaya Bebas Terhadap Hasil Belajar Renang Gaya Bebas
Penerapan Pembelajaran Renang Gaya Bebas Terhadap Hasil Belajar Renang Gaya Bebas
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan pembelajaran renang gaya terhadap hasil belajar renang gaya bebas dalam mengikuti kegiatan pembelaja...
KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT TUNGKAI DENGAN KECEPATAN ATLET RENANG
KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT TUNGKAI DENGAN KECEPATAN ATLET RENANG
Renang merupakan suatu akivitas yang membutuhkan gerakan yang  kompleks. Agar dapat melakukan gerakan renang dengan baik dibutuhkan kemampuan untuk mengkoordinasi gerakan tangan da...
PERBANDINGAN RENANG GAYA BEBAS BERDASARKAN DAYA TAHAN CARDIO RESPIRASTORI MATA KULIAH RENANG MAHASISWA PENDOR ANGKATAN 2021/2022
PERBANDINGAN RENANG GAYA BEBAS BERDASARKAN DAYA TAHAN CARDIO RESPIRASTORI MATA KULIAH RENANG MAHASISWA PENDOR ANGKATAN 2021/2022
Observasi dilapangan bahwa mahasiswa di dalam perkuliahan sering tidak kuat dalam hal berenang. Banyak mahasiswa yang tidak sampai pada renang 25 meter, padahal untuk ujian mereka ...
Kontribusi Kekuatan Ekstensi Otot Tungkai Dan Kelentukan Pinggul Terhadap Kemampuan Long Passing
Kontribusi Kekuatan Ekstensi Otot Tungkai Dan Kelentukan Pinggul Terhadap Kemampuan Long Passing
Masalah yang ditemukan bahwa dalam setiap latihan dan setiap turnamen-turnamen para pemain Pulau Tengah melakukan Long Passing tetapi bola tersebut tidak sesuai dengan apa yang dih...

Back to Top