Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pembelajaran Renang Selama Delapan Minggu Terhadap Peningkatan Kemampuan Dasar Renang Gaya Bebas untuk Pemula Mahasiswa Ilmu Keolahragaan

View through CrossRef
Tujuan study menginvestigasi pengaruh program pembelajaran renang selama 8 minggu terhadap peningkatan kemampuan dasar renang gaya bebas mahasiswa ilmu keolahragaan tingkat pemula. Pengukuran kemampuan dasar renang mencakup; kemampuan menyelam, mengapung, meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, koordinasi gerakan kaki dan lengan, mengambil nafas, dan kemampuan renang gaya bebas lengkap. Subjek penelitian 30 orang (18 pria dan 12 wanita), rentang usia 19 – 21 tahun. Mereka sebagai perenang pemula. Desain prates-postes tanpa kontrol. Analysis menggunakan Paired  samples T test, 2-tailed, p =0.01 . Hasil: Kemampuan menyelam (pra = 17.16, pos = 20.38 Sc,  skor T = -12.36. Mengapung  (pra = 15.80, pos = 18.37 Sc., T = -14.25). Meluncur (pra = 3.60, pra = 5.03 m, T = -16.13). Gerakan kaki (pra = 5.73, pos = 7.10 m, T = 8.10). Gerakan lengan (pra = 7.88, pos = 10.39 m, T = -17.90). Koordinasi kaki dan lengan (pra = 9, pos = 11.63 m, T = -8.60). Nafas (pra = 1.93, pos = 4.23 f, T = -21.14). Renang lengkap gaya bebas (pra = 11.03, pos = 14.28 m., T = -21.25). Seluruh kemampuan dasar renang hasil pra-postes menunjukkan perbedaan yang signifikan p =0.000.01. Artinya program pembelajaran renang gaya bebas selama 8 minggu, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan dasar renang gaya bebas mahasiswa untuk pemula.Kata kunci: Pembelajaran renang, kemamuan dasar renang, gaya bebas, pemula.
Title: Pengaruh Pembelajaran Renang Selama Delapan Minggu Terhadap Peningkatan Kemampuan Dasar Renang Gaya Bebas untuk Pemula Mahasiswa Ilmu Keolahragaan
Description:
Tujuan study menginvestigasi pengaruh program pembelajaran renang selama 8 minggu terhadap peningkatan kemampuan dasar renang gaya bebas mahasiswa ilmu keolahragaan tingkat pemula.
Pengukuran kemampuan dasar renang mencakup; kemampuan menyelam, mengapung, meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, koordinasi gerakan kaki dan lengan, mengambil nafas, dan kemampuan renang gaya bebas lengkap.
Subjek penelitian 30 orang (18 pria dan 12 wanita), rentang usia 19 – 21 tahun.
Mereka sebagai perenang pemula.
Desain prates-postes tanpa kontrol.
Analysis menggunakan Paired  samples T test, 2-tailed, p =0.
01 .
Hasil: Kemampuan menyelam (pra = 17.
16, pos = 20.
38 Sc,  skor T = -12.
36.
Mengapung  (pra = 15.
80, pos = 18.
37 Sc.
, T = -14.
25).
Meluncur (pra = 3.
60, pra = 5.
03 m, T = -16.
13).
Gerakan kaki (pra = 5.
73, pos = 7.
10 m, T = 8.
10).
Gerakan lengan (pra = 7.
88, pos = 10.
39 m, T = -17.
90).
Koordinasi kaki dan lengan (pra = 9, pos = 11.
63 m, T = -8.
60).
Nafas (pra = 1.
93, pos = 4.
23 f, T = -21.
14).
Renang lengkap gaya bebas (pra = 11.
03, pos = 14.
28 m.
, T = -21.
25).
Seluruh kemampuan dasar renang hasil pra-postes menunjukkan perbedaan yang signifikan p =0.
000.
01.
Artinya program pembelajaran renang gaya bebas selama 8 minggu, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan dasar renang gaya bebas mahasiswa untuk pemula.
Kata kunci: Pembelajaran renang, kemamuan dasar renang, gaya bebas, pemula.

Related Results

Penerapan Pembelajaran Renang Gaya Bebas Terhadap Hasil Belajar Renang Gaya Bebas
Penerapan Pembelajaran Renang Gaya Bebas Terhadap Hasil Belajar Renang Gaya Bebas
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan pembelajaran renang gaya terhadap hasil belajar renang gaya bebas dalam mengikuti kegiatan pembelaja...
PENGARUH GAYA MENGAJAR, RENANG GAYA BEBAS DAN KELENTUKAN TERHADAP RENANG GAYA KUPU-KUPU
PENGARUH GAYA MENGAJAR, RENANG GAYA BEBAS DAN KELENTUKAN TERHADAP RENANG GAYA KUPU-KUPU
Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran tentang perbedaan gaya mengajar, keterampilan renang gaya bebas dan kelentukan terhadap keterampilan renang gaya kupu-kupu. Metod...
PERBANDINGAN RENANG GAYA BEBAS BERDASARKAN DAYA TAHAN CARDIO RESPIRASTORI MATA KULIAH RENANG MAHASISWA PENDOR ANGKATAN 2021/2022
PERBANDINGAN RENANG GAYA BEBAS BERDASARKAN DAYA TAHAN CARDIO RESPIRASTORI MATA KULIAH RENANG MAHASISWA PENDOR ANGKATAN 2021/2022
Observasi dilapangan bahwa mahasiswa di dalam perkuliahan sering tidak kuat dalam hal berenang. Banyak mahasiswa yang tidak sampai pada renang 25 meter, padahal untuk ujian mereka ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT TUNGKAI DENGAN KECEPATAN ATLET RENANG
KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT TUNGKAI DENGAN KECEPATAN ATLET RENANG
Renang merupakan suatu akivitas yang membutuhkan gerakan yang  kompleks. Agar dapat melakukan gerakan renang dengan baik dibutuhkan kemampuan untuk mengkoordinasi gerakan tangan da...
Analisis Sanitasi Lingkungan Kolam Renang X di Banyuwangi
Analisis Sanitasi Lingkungan Kolam Renang X di Banyuwangi
Latar Belakang: Kolam renang merupakan salah satu tempat umum yang harus tejaga kualitas lingkungannya dari berbagai segi. Salah satu wujud upayanya adalah dengan melakukan kegiata...

Back to Top