Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI SANTAN KELAPA
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi 1) faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal agroindustri santan kelapa di Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran,2) merumuskan alternatif strategi dan menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan agroindustri santan kelapa di Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus di PT Pacific Eastern Coconut Utama.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Responden yang diambil sebanyak empat orang yang dipilih secara sengaja (purposive). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Berdasarkan faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan agroindustri santan kelapa, dapat diidentifikasi faktor-faktor internal yang meliputi kekuatan dan kelemahan. Adapun kekuatan internal antara lain : kualitas produk, menguasai pasar modern, kapasitas produksi, ketersediaan bahan baku, kemampuan dalam mengakses modal, pemberian insentif kepada tenaga kerja, dan mempunyai website. Kelemahan internal antara lain : hambatan masuk bagi industri santan kelapa, keterbatasan sumberdaya/ kapabilitas perusahaan, pengedukasian produk terutama manfaat dari santan, pemasaran masih terbatas, dan sistem kelembagaan rendah. Identifikasi faktor-faktor eksternal meliputi peluang dan ancaman. Adapun peluang eksternal antara lain : kemajuan teknologi produksi, komunikasi dan informasi, permintaan pasar, kebijakan Dispaperindagkop UMKM Kabupaten Pangandaran yang menempatkan santan kelapa sebagai salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pangandaran, sarana dan pemasaran memadai, penetapan lokasi perusahaan, dan daya beli masyarakat. Sedangkan ancaman eksternal antara lain : persaingan dengan industri sejenis, perbaruan atau direvisinya peraturan, meningkatnya kekuatan tawar menawar dari pembeli/ pemasok, lemahnya daya beli masyarakat, dan jaringan distribusi pesaing lebih luas. 2) Alternatif strategi yang dapat diterapkan adalah mempertahankan kualitas produk dan kapasitas produksi, memperluas peluang pasar dengan memanfaatkan website, dan meningkatkan pemberian insentif kepada tenaga kerja untuk dapat mengembangkan usahanya.Kata Kunci : Agroindustri, Santan Kelapa
Universitas Galuh Ciamis
Title: STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI SANTAN KELAPA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi 1) faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal agroindustri santan kelapa di Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran,2) merumuskan alternatif strategi dan menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan agroindustri santan kelapa di Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus di PT Pacific Eastern Coconut Utama.
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.
Responden yang diambil sebanyak empat orang yang dipilih secara sengaja (purposive).
Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Berdasarkan faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan agroindustri santan kelapa, dapat diidentifikasi faktor-faktor internal yang meliputi kekuatan dan kelemahan.
Adapun kekuatan internal antara lain : kualitas produk, menguasai pasar modern, kapasitas produksi, ketersediaan bahan baku, kemampuan dalam mengakses modal, pemberian insentif kepada tenaga kerja, dan mempunyai website.
Kelemahan internal antara lain : hambatan masuk bagi industri santan kelapa, keterbatasan sumberdaya/ kapabilitas perusahaan, pengedukasian produk terutama manfaat dari santan, pemasaran masih terbatas, dan sistem kelembagaan rendah.
Identifikasi faktor-faktor eksternal meliputi peluang dan ancaman.
Adapun peluang eksternal antara lain : kemajuan teknologi produksi, komunikasi dan informasi, permintaan pasar, kebijakan Dispaperindagkop UMKM Kabupaten Pangandaran yang menempatkan santan kelapa sebagai salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pangandaran, sarana dan pemasaran memadai, penetapan lokasi perusahaan, dan daya beli masyarakat.
Sedangkan ancaman eksternal antara lain : persaingan dengan industri sejenis, perbaruan atau direvisinya peraturan, meningkatnya kekuatan tawar menawar dari pembeli/ pemasok, lemahnya daya beli masyarakat, dan jaringan distribusi pesaing lebih luas.
2) Alternatif strategi yang dapat diterapkan adalah mempertahankan kualitas produk dan kapasitas produksi, memperluas peluang pasar dengan memanfaatkan website, dan meningkatkan pemberian insentif kepada tenaga kerja untuk dapat mengembangkan usahanya.
Kata Kunci : Agroindustri, Santan Kelapa.
Related Results
Strategi Pengembangan Agroindustri Santan Kelapa
Strategi Pengembangan Agroindustri Santan Kelapa
Kelapa menjadi produk unggulan dan banyak dibudidayakan di Wilayah Padang Pariaman. Kemajuan agroindustri kelapa diprediksi memiliki kemampuan untuk meningkatkan motivasi petani da...
PENERAPAN PAKET TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN PEMANFAATAN LIMBAH UNTUK DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELAPA
PENERAPAN PAKET TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN PEMANFAATAN LIMBAH UNTUK DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELAPA
Kelapa mempunyai daya guna yang luas karena selain sebagai bahan baku industri pangan dan non pangan juga sebagai konsumsi rumah tangga. Pendayagunaan kelapa tidak hanya sebagai mi...
PENETAPAN KADAR LOGAM TIMBAL PADA SANTAN SEGAR DAN SANTAN INSTAN YANG DIJUAL DI PASAR PASIR GINTUNG BANDAR LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA)
PENETAPAN KADAR LOGAM TIMBAL PADA SANTAN SEGAR DAN SANTAN INSTAN YANG DIJUAL DI PASAR PASIR GINTUNG BANDAR LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA)
Santan adalah cairan putih yang diperoleh dari pemerasan atau pengepresan daging buah segar yang diparut dengan atau tanpa penambahan air. Sumber kontaminasi timbal banyak digunaka...
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA KELAPA
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA KELAPA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya rata-rata biaya dan rata-rata penerimaan pada agroindustri gula kelapa per bulan di Desa Sukamulya Kecamatan Purwa...
PENINGKATAN KUALITAS MINYAK KELAPA TRADISIONAL DENGAN TEKNOLOGI PEMURNIAN SEDERHANA
PENINGKATAN KUALITAS MINYAK KELAPA TRADISIONAL DENGAN TEKNOLOGI PEMURNIAN SEDERHANA
Pemanfaatan kelapa sebagai minyak telah dilakukan masyarakat, namun sebagian besar baru menghasilkan minyak kelapa mentah (crude coconut oil) yang belum layak untuk diperdagangkan ...
ANALISIS NILAI TAMBAH SANTAN KELAPA DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ANALISIS NILAI TAMBAH SANTAN KELAPA DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Salah satu produk turunan kelapa yang diusahakan oleh masyarakat di Kecamatan Tembilahan adalah santan kelapa. Adanya usaha pengolahan santan kelapa diharapkan dapat memberikan sol...
MEMANFAATKAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI BERBAGAI MACAM BENTUK KERAJINAN
MEMANFAATKAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI BERBAGAI MACAM BENTUK KERAJINAN
<p><em>Penelitian ini</em><em> bertujuan</em><em> bagaimana </em><em>memanfaatan</em><em> </em><em>limbah ba...
Revitalization of Economic Development of Coconut Area in North Sulawesi
Revitalization of Economic Development of Coconut Area in North Sulawesi
<p>Coconut is a potential commodity in North Sulawesi Province. At national level, this province contributes of about 9% of the national coconut production, however, the cont...

