Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kebijakan Penanaman Modal Asing Di Batam Tahun 2015-2017

View through CrossRef
Batam merupakan gerbang masuknya investasi asing dari beberapa negara di dunia. BP Batam selaku penanggung jawab terkait masuknya investasi asing di Batam tidak hanya mengandalkan FTZ (Free Trade Zone) sebagai terobosan guna meningkatkan investasi asing di Batam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang menyebabkan investasi asing meningkat di tahun 2015 – 2017, dimana investasi asing di tahun 2013 – 2014 mengalami penurunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berasal dari sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian ini adalah membuat kebijakan investasi tahun 2013-2014 seperti melakukan Diplomatic Tour dengan menghadirkan 24 duta besar (kawasan Eropa dan Asia) dan mengadakan Business Gathering dengan pengusaha Jepang, dan menetapkan OVNI (Objek Vital Nasional Sektor Industri) dengan kawasan yang ada di Batam. Hal ini mendorong investasi asing di Batam tahun 2015-2017 semakin meningkat dengan melakukan kebijakan investasi lainnya, yaitu Deregulasi berupa FTZ dan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan Infrastruktur berupa pembangunan fisik (dibangunnya mall pelayanan publik, flyover atau jembatan layang, dan menambah jumlah waduk di Kota Batam sebagai sumber air bersih bagi masyarakat umum maupun industri) dan pembangunan non-fisik (membentuk program dari BKPM pusat yang dilanjutkan oleh BP Batam, yaitu KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi) i23J (Izin Investasi 3 Jam) ).
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Kebijakan Penanaman Modal Asing Di Batam Tahun 2015-2017
Description:
Batam merupakan gerbang masuknya investasi asing dari beberapa negara di dunia.
BP Batam selaku penanggung jawab terkait masuknya investasi asing di Batam tidak hanya mengandalkan FTZ (Free Trade Zone) sebagai terobosan guna meningkatkan investasi asing di Batam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang menyebabkan investasi asing meningkat di tahun 2015 – 2017, dimana investasi asing di tahun 2013 – 2014 mengalami penurunan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berasal dari sumber primer dan sekunder.
Hasil penelitian ini adalah membuat kebijakan investasi tahun 2013-2014 seperti melakukan Diplomatic Tour dengan menghadirkan 24 duta besar (kawasan Eropa dan Asia) dan mengadakan Business Gathering dengan pengusaha Jepang, dan menetapkan OVNI (Objek Vital Nasional Sektor Industri) dengan kawasan yang ada di Batam.
Hal ini mendorong investasi asing di Batam tahun 2015-2017 semakin meningkat dengan melakukan kebijakan investasi lainnya, yaitu Deregulasi berupa FTZ dan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan Infrastruktur berupa pembangunan fisik (dibangunnya mall pelayanan publik, flyover atau jembatan layang, dan menambah jumlah waduk di Kota Batam sebagai sumber air bersih bagi masyarakat umum maupun industri) dan pembangunan non-fisik (membentuk program dari BKPM pusat yang dilanjutkan oleh BP Batam, yaitu KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi) i23J (Izin Investasi 3 Jam) ).

Related Results

STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
STRATEGI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI KOTA BATAM
Batam telah menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Sejak dibangun pada tahun 1970-an oleh Otorita Batam (saat ini bernama BP Batam), Pulau Batam telah be...
Kewenangan Badan Pengusahaan Batam Dalam Eksekusi Lahan di Kota Batam
Kewenangan Badan Pengusahaan Batam Dalam Eksekusi Lahan di Kota Batam
The purpose of this study is to analyse the extent of juridical authority of Batam Management Agency in the process of land execution, and to review the extent to which such author...
Strategi Penanaman Modal di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Ekonomi Nasional
Strategi Penanaman Modal di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Ekonomi Nasional
Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi sebuah solusi untuk dapat memenuhi ketersediaan sumberdaya permodalan untuk dapat melakukan pembangunan ...
ANALISIS MODAL KERJA PADA KOPERASI SERBA USAHA DI KOTA METRO
ANALISIS MODAL KERJA PADA KOPERASI SERBA USAHA DI KOTA METRO
Modal kerja merupakan suatu kekayaan yang digunakan untuk membelanjai perusahaan sehari-hari. Modal kerja biasanya berbentuk uang kas, piutang, persediaan barang yang kesemuanya it...
PENGATURAN PENANAMAN MODAL PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
PENGATURAN PENANAMAN MODAL PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
Permasalahan penyelenggaraan pengaturan penanaman modal di pemerintah provinsi Jawa Barat harus dapat diatasi dan diselenggarakan secara baik kepada masyarakat. namun pada penerapa...
Relevansi Hukum Kebijakan Foreign Direct Investment Dengan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan di Sumatera Utara
Relevansi Hukum Kebijakan Foreign Direct Investment Dengan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan di Sumatera Utara
Kebijakan penanaman modal Provinsi Sumatera Utara melalui Rencana Strategis Penanaman Modal Tahun 2019-2023 diharapkan dapat menyelesaikan berbagai problematika seperti kesejahtera...
Dualism of Land Management Authority between BP Batam and the Batam Municipal Government: Its Impact on Building Use Right Certificates
Dualism of Land Management Authority between BP Batam and the Batam Municipal Government: Its Impact on Building Use Right Certificates
The dualism of land management authority between the Batam Indonesia Free Zone Authority (BP Batam) and the Batam Municipal Government has generated persistent legal and administra...
Kedudukan Penanaman Modal Asing Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional Berdasarkan Hukum Investasi
Kedudukan Penanaman Modal Asing Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional Berdasarkan Hukum Investasi
Dalam praktiknya, disebutkan bahwa tujuan investasi asing di Indonesia dapat memberikan pengaruh positif, guna memberdayakan peningkatan ekonomi masyarakat yang akan meningkatkan p...

Back to Top