Javascript must be enabled to continue!
KEBERHASILAN METODE AUDIOVISUAL DAN SIMULASI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI SISWA
View through CrossRef
ABSTRACT Dental and oral health problems such as caries and cavities occur on many children, because they do not know how to maintain dental and oral hygiene properly. One effort to improve tooth brushing skills on children is through the health education counseling about dental and oral hygiene and the result are expected to improve the children’s skills in brushing their teeth. This study aims to determine the effect of counseling through audio visual and simulation methods on the level of tooth brushing skills at the elementary scool no. 51 Ambon. This type of research is quasi-experimental with the approach of one pre-post test group designs with a total sample of 32 people for respondents simulation method The audio visual method uses the number of total sampling. Data collection techniques using observation sheets, data analysis using statistical test, Wilcoxon test. The results of data processing uses the Wilcoxon test in the simulation group get p = 0.000 or <0,05, which means that there is an effect of audiovisual counseling on the level of skill in brushing teeth. So it can be concluded that there is an effect of counseling on brushing teeth and mouth through simulation and audio visual methhos.Keyword : simulation; audiovisual; dental and oral hygiene ABSTRAK Masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies dan gigi berlubang banyak terjadi pada Anak Usia Sekolah, karena banyak yang belum tahu cara menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Salah satu upaya meningkatkan ketrampilan cara menggosok gigi pada anak adalah melalui penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang kebersihan gigi dan mulut yang hasilnya diharapkan dapat meningkatkan keterampilan anak dalam menggosok gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui metode simulasi dan audio visual terhadap tingkat keterampilan menggosok gigi pada murid SD Inpres 51 Ambon. Jenis penilitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan one Group Pre-post Test Design dengan jumlah sampel yaitu 32 orang, untuk metode simulasi dan metode audio visual dengan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, analisa data menggunakan uji statistik Uji Wilcoxon Test. Hasil pengolahan data dengan menggunakan uji wilcoxon test didapatkan nilai p = 0,000 atau p < 0,05 yang berarti ada pengaruh penyuluhan secara simulasi dan audio visual terhadap tingkat keterampilan menggosok gigi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan menggosok gigi dan mulut melalui metode simulasi dan audio visual. Kata kunci: Simulasi; Audiovisual; Kebersihan Gigi dan Mulut.
Universitas Kristen Indonesia Maluku
Title: KEBERHASILAN METODE AUDIOVISUAL DAN SIMULASI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI SISWA
Description:
ABSTRACT Dental and oral health problems such as caries and cavities occur on many children, because they do not know how to maintain dental and oral hygiene properly.
One effort to improve tooth brushing skills on children is through the health education counseling about dental and oral hygiene and the result are expected to improve the children’s skills in brushing their teeth.
This study aims to determine the effect of counseling through audio visual and simulation methods on the level of tooth brushing skills at the elementary scool no.
51 Ambon.
This type of research is quasi-experimental with the approach of one pre-post test group designs with a total sample of 32 people for respondents simulation method The audio visual method uses the number of total sampling.
Data collection techniques using observation sheets, data analysis using statistical test, Wilcoxon test.
The results of data processing uses the Wilcoxon test in the simulation group get p = 0.
000 or <0,05, which means that there is an effect of audiovisual counseling on the level of skill in brushing teeth.
So it can be concluded that there is an effect of counseling on brushing teeth and mouth through simulation and audio visual methhos.
Keyword : simulation; audiovisual; dental and oral hygiene ABSTRAK Masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies dan gigi berlubang banyak terjadi pada Anak Usia Sekolah, karena banyak yang belum tahu cara menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik.
Salah satu upaya meningkatkan ketrampilan cara menggosok gigi pada anak adalah melalui penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang kebersihan gigi dan mulut yang hasilnya diharapkan dapat meningkatkan keterampilan anak dalam menggosok gigi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui metode simulasi dan audio visual terhadap tingkat keterampilan menggosok gigi pada murid SD Inpres 51 Ambon.
Jenis penilitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan one Group Pre-post Test Design dengan jumlah sampel yaitu 32 orang, untuk metode simulasi dan metode audio visual dengan menggunakan total sampling.
Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, analisa data menggunakan uji statistik Uji Wilcoxon Test.
Hasil pengolahan data dengan menggunakan uji wilcoxon test didapatkan nilai p = 0,000 atau p < 0,05 yang berarti ada pengaruh penyuluhan secara simulasi dan audio visual terhadap tingkat keterampilan menggosok gigi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan menggosok gigi dan mulut melalui metode simulasi dan audio visual.
Kata kunci: Simulasi; Audiovisual; Kebersihan Gigi dan Mulut.
Related Results
GAMBARAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI PADA KEJADIAN KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH DI SD BIRRUL WALIDAIN MUHAMMADIYAH SRAGEN
GAMBARAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI PADA KEJADIAN KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH DI SD BIRRUL WALIDAIN MUHAMMADIYAH SRAGEN
ABSTRAK
Latar Belakang : Kesehatan gigi dan mulut bagian integral dari kesehatan tubuh secara keseluruhan, pintu gerbang masuknya kuman dan bakteri yang dapat mengganggu keseha...
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS VIDEO TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI ANAK USIA PRASEKOLAH
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS VIDEO TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI ANAK USIA PRASEKOLAH
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu bagian yang integral dari kesehatan manusia yang seutuhnya, sehingga upaya dalam bidang kesehatan gigi akan turut berperan dalam meningkatk...
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Abstract: Tooth abrasion is the loss of tooth structure resulting from clinically abnormal mechanical wear with further risk of fracture in the cervical region of the tooth. Tooth ...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
ABSTRAK: Menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang penting untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Keberhasilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut juga di...
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
Latar Belakang: Karies gigi dapat mengganggu aktivitas anak, menyebabkan rasa tidaknyaman, nyeri, infeksi, gangguan makan, dan gangguan tidur. Kondisi ini dapat berujung padaperawa...
DENTAL HEALTH STATUS BASED ON DMFT AND TOOTH BRUSHING BEHAVIOR AS AN EFFORTS TO PREVENT PULP AND PERIAPICAL TISSUE DISEASES
DENTAL HEALTH STATUS BASED ON DMFT AND TOOTH BRUSHING BEHAVIOR AS AN EFFORTS TO PREVENT PULP AND PERIAPICAL TISSUE DISEASES
ABSTRACTBackground: The most common dental health problem in Indonesia is dental caries, with a prevalence of 45.3%. Indonesian people experience oral and dental health problems at...
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TIMBULNYA KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 135 PALEMBANG TAHUN 2017
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TIMBULNYA KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 135 PALEMBANG TAHUN 2017
Latar belakang: masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering ditemui pada anak sekolah adalah kejadian karies gigi. Salah satu upaya yang efektif untuk menjaga kebersihan gi...

