Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS VIDEO TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI ANAK USIA PRASEKOLAH

View through CrossRef
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu bagian yang integral dari kesehatan manusia yang seutuhnya, sehingga upaya dalam bidang kesehatan gigi akan turut berperan dalam meningkatkan sebuah kualitas dan produktivitas sumber daya manusia. Keterampilan menyikat gigi merupakan kemampuan menyikat gigi secara baik dan benar yang menjadi faktor yang cukup penting dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut. Karena perilaku dalam menyikat gigi merupakan faktor dasar dari kebersihan gigi yang dapat menciptakan kebersihan gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut dapat menentukan tingkat kesehatan gigi dan mulut seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap keterampilan menggosok gigi anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan jenis pre-eksperimen dengan menggunakan metode one group pretest and posttest desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid PAUD Pratama yang berjumlah 43 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik paired t-test. Tingkat sebelum diberikan pendidikan kesehatan mayoritas responden yang mengalami tingkat keterampilan menggosok gigi dengan kategori kurang sebanyak 38 orang (88.4 %). Dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, mayoritas perubahan tingkat keterampilan kategori baik sebanyak 32 orang (74.4%). Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap keterampilan menggosok gigi pada anak usia prasekolah. Hasil uji statistik paired t-test menunjukkan ada pengaruh terdapat pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap keterampilan menggosok gigi dengan nilai p vaule 0,000 (p<0,05). Saran diharapkan pada peneliti selanjutnya agar dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai pengaruh pendidikan kesehatan terhadap keterampilan menggosok gigi pada anak usia prasekolah.
Title: PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS VIDEO TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI ANAK USIA PRASEKOLAH
Description:
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu bagian yang integral dari kesehatan manusia yang seutuhnya, sehingga upaya dalam bidang kesehatan gigi akan turut berperan dalam meningkatkan sebuah kualitas dan produktivitas sumber daya manusia.
Keterampilan menyikat gigi merupakan kemampuan menyikat gigi secara baik dan benar yang menjadi faktor yang cukup penting dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut.
Karena perilaku dalam menyikat gigi merupakan faktor dasar dari kebersihan gigi yang dapat menciptakan kebersihan gigi dan mulut.
Kebersihan gigi dan mulut dapat menentukan tingkat kesehatan gigi dan mulut seseorang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap keterampilan menggosok gigi anak usia prasekolah.
Penelitian ini menggunakan jenis pre-eksperimen dengan menggunakan metode one group pretest and posttest desaign.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh murid PAUD Pratama yang berjumlah 43 responden.
Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.
Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik paired t-test.
Tingkat sebelum diberikan pendidikan kesehatan mayoritas responden yang mengalami tingkat keterampilan menggosok gigi dengan kategori kurang sebanyak 38 orang (88.
4 %).
Dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, mayoritas perubahan tingkat keterampilan kategori baik sebanyak 32 orang (74.
4%).
Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap keterampilan menggosok gigi pada anak usia prasekolah.
Hasil uji statistik paired t-test menunjukkan ada pengaruh terdapat pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap keterampilan menggosok gigi dengan nilai p vaule 0,000 (p<0,05).
Saran diharapkan pada peneliti selanjutnya agar dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai pengaruh pendidikan kesehatan terhadap keterampilan menggosok gigi pada anak usia prasekolah.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Peran Dokter Gigi dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus
Peran Dokter Gigi dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus
Latar belakang. Keberadaan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) semakin lama semakin meningkat. Menurut DepKes RI 2010 8,3 juta. Ditinjau dari sudut pandang kebutuhan akan pelayanan kese...
Pemberdayaan Pekerja Sosial “Sigi Bengi” sebagai Pendamping Masyarakat Menggosok Gigi Malam Hari
Pemberdayaan Pekerja Sosial “Sigi Bengi” sebagai Pendamping Masyarakat Menggosok Gigi Malam Hari
Karies dan kebersihan gigi yang buruk dapat menyerang setiap orang, karena belum dibiasakan menggosok gigi dengan baik dan teratur minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan...
Peran Orang Tua Dalam Perawatan Gigi Pada Anak Usia Sekolah di SD Praja Mukti Surabaya
Peran Orang Tua Dalam Perawatan Gigi Pada Anak Usia Sekolah di SD Praja Mukti Surabaya
Pendahuluan: Peran orang tua sangat diharapkan dalam membimbing, memberikan pengertian, meningkatkan dan membekali anak-anak agar anak-anak dapat menjaga kebersihan gigi dan mulut....
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...

Back to Top