Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potensi Degradasi Minyak Solar oleh Bakteri Hidrokarbonoklastik di Perairan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

View through CrossRef
Tingginya kepadatan trafik di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dapat menimbulkan masalah baru yaitu peningkatan kapasitas pengisian minyak solar pada kapal sehingga mengakibatkan volume buangan yang mengandung minyak (oily waste) cenderung meningkat. Alternatif penanggulangan secara tepat dan tidak menganggu lingkungan yaitu dengan cara menggunakan bakteri yang mampu mendegradasi minyak solar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bakteri yang berpotensi mendegradasi minyak solar di pelabuhan Tanjung Perak dan dapat mengetahui kemampuan isolat bakteri tersebut dalam mendegradasi minyak solar. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling pada pengambilan sampel air laut dan menggunakan metode observasi di laboratorium untuk isolasi bakteri pendegradasi minyak, karakterisasi pengamatan bakteri, dan uji biodegradasi minyak solar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perairan pelabuhan Tanjung Perak diperoleh tujuh isolat bakteri pendegradasi minyak solar. Lima isolat terdapat pada Stasiun 1, area dimana potensi pencemaran minyak solar lebih tinggi, yaitu genus Pseudomonas, Bacillus, Klebsiella, Enterobacter, dan Citrobacter. Dua isolat lainnya yaitu genus Bacillus dan Klebsiella diperoleh dari Stasiun 2. Hasil identifikasi bakteri yang mampu mendegradasi minyak solar secara signifikan adalah konsorsium (isolat campuran pada genus Pseudomonas, Bacillus, Klebsiella, Enterobacter dan Citrobacter) dengan persentase biodegradasi sebesar 94,57%. Pada isolat tunggal, pada Stasiun 1 yang  memiliki persentase biodegradasi tertinggi adalah genus Pseudomonas dan Bacillus dengan persentase biodegradasi masing – masing sebesar 91,94 % dan 89,99%. Pada Stasiun 2, bakteri pendegradasi yang memiliki persentase tertinggi adalah genus Bacillus dengan persentase 88,61 %.
Title: Potensi Degradasi Minyak Solar oleh Bakteri Hidrokarbonoklastik di Perairan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Description:
Tingginya kepadatan trafik di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dapat menimbulkan masalah baru yaitu peningkatan kapasitas pengisian minyak solar pada kapal sehingga mengakibatkan volume buangan yang mengandung minyak (oily waste) cenderung meningkat.
Alternatif penanggulangan secara tepat dan tidak menganggu lingkungan yaitu dengan cara menggunakan bakteri yang mampu mendegradasi minyak solar.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bakteri yang berpotensi mendegradasi minyak solar di pelabuhan Tanjung Perak dan dapat mengetahui kemampuan isolat bakteri tersebut dalam mendegradasi minyak solar.
Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling pada pengambilan sampel air laut dan menggunakan metode observasi di laboratorium untuk isolasi bakteri pendegradasi minyak, karakterisasi pengamatan bakteri, dan uji biodegradasi minyak solar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perairan pelabuhan Tanjung Perak diperoleh tujuh isolat bakteri pendegradasi minyak solar.
Lima isolat terdapat pada Stasiun 1, area dimana potensi pencemaran minyak solar lebih tinggi, yaitu genus Pseudomonas, Bacillus, Klebsiella, Enterobacter, dan Citrobacter.
Dua isolat lainnya yaitu genus Bacillus dan Klebsiella diperoleh dari Stasiun 2.
Hasil identifikasi bakteri yang mampu mendegradasi minyak solar secara signifikan adalah konsorsium (isolat campuran pada genus Pseudomonas, Bacillus, Klebsiella, Enterobacter dan Citrobacter) dengan persentase biodegradasi sebesar 94,57%.
Pada isolat tunggal, pada Stasiun 1 yang  memiliki persentase biodegradasi tertinggi adalah genus Pseudomonas dan Bacillus dengan persentase biodegradasi masing – masing sebesar 91,94 % dan 89,99%.
Pada Stasiun 2, bakteri pendegradasi yang memiliki persentase tertinggi adalah genus Bacillus dengan persentase 88,61 %.

Related Results

MEMPERKASA BIOREMEDIASI: INOVASI BAKTERI HIDROKARBONOKLASTIK DALAM MENYELAMATKAN LINGKUNGAN BERAIR
MEMPERKASA BIOREMEDIASI: INOVASI BAKTERI HIDROKARBONOKLASTIK DALAM MENYELAMATKAN LINGKUNGAN BERAIR
Senyawa hidrokarbon yang terkandung di dalam minyak bumi sangat berbahaya jika masuk dan mencemari perairan laut. Perlu dilakukannya pendekatan yang dapat menanggulangi terjadinya ...
REVITALISASI LAYANAN INTERMODA ANGKUTAN LAUT TANJUNG TIRAM KE KUALA TANJUNG
REVITALISASI LAYANAN INTERMODA ANGKUTAN LAUT TANJUNG TIRAM KE KUALA TANJUNG
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sampai dengan tahun 2030 telah mencanangkan 2 buah pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung yang berlokasi di kawasan ...
Tanjung Perak merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk kedua di Indonesia setelah Pelabuhan Tanjung Priok dan juga sebagai pusat perdagangan menuju kawasan Indonesia bagian timur....
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Cost-Benefit Analysis Pembangunan Pelabuhan Patimban Terhadap Masyarakat Pesisir Di Kabupaten Subang
Cost-Benefit Analysis Pembangunan Pelabuhan Patimban Terhadap Masyarakat Pesisir Di Kabupaten Subang
Pelabuhan merupakan salah satu prasarana transportasi yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri, perdagangan dan jasa serta memberikan kontribusi bagi perekonomian. S...
ANALISIS KELIMPAHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila DI PERAIRAN RAWA PENING DESA KEBONDOWO, SEMARANG
ANALISIS KELIMPAHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila DI PERAIRAN RAWA PENING DESA KEBONDOWO, SEMARANG
Rawa Pening merupakan salah satu ekosistem danau yang terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Desa Kebondowo merupakan perairan Rawa Pening yang berpotensi tercemar limbah org...

Back to Top