Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Minat dan Perilaku Petani dalam Penerapan Pertanian Organik di Tidore Maluku Utara

View through CrossRef
Pertanian heavy input telah terbukti memiliki dampak negatiif terhadap lingkungan. Pergeseran menuju pertanian yang berkelanjutan seperti pertanian organik menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Dengan beragam program yang dilakukan Petani ditidore perlahan mulai menggunakan input input organik sebagai subtitusi input produksi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah (1). mendeskripsikan perilaku petani dalam budidaya pertanian organik di Tidore, (2). Mendeskripsikan  minat dan perilaku petani dalam melakukan budidaya pertanian organik, dan (3)mengetahui pengaruh minat, umur, pendidikan, dan pengalaman terhadap perilaku pertanian organik pada petani.Penelitian ini didesain sebagai penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Sampel penelitian ini adalah 74 petani sayuran di Tidore yang diambil secara multistage random sampling. Analisis data menggunakan statistic deksriptif dan inferensia. Hasil penelitian menunjukan; Secara umum petani dalam budidaya sebagian besar menanam komoditas jagung, cabe, tomat dan terong. System budidaya yang digunakan 91,9 persen secara monoculture dan 8,1 % dengan tumpangsari. Petani sudah mulai menggunakan input input organik dalam budidaya pertanian. Walaupun belum 100 persen input organik, namun sebagai mulai menerapkan sebagain input organik dalam usaha taninya. Pupuk organik yang biasa digunakan petani sebagai subtistusi pupuk kimia berupa pupuk kendang ataupun kompos dari membuat sendiri atau membeli. Secara  rata rata petani melakukan subtitusi input non organik dengan input organik pada proporsi 50 persen. Minat petani dan pengalman dalam usaha tani memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku penerapan input pertanian organik.
Title: Minat dan Perilaku Petani dalam Penerapan Pertanian Organik di Tidore Maluku Utara
Description:
Pertanian heavy input telah terbukti memiliki dampak negatiif terhadap lingkungan.
Pergeseran menuju pertanian yang berkelanjutan seperti pertanian organik menjadi hal yang penting untuk dilakukan.
Dengan beragam program yang dilakukan Petani ditidore perlahan mulai menggunakan input input organik sebagai subtitusi input produksi mereka.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1).
mendeskripsikan perilaku petani dalam budidaya pertanian organik di Tidore, (2).
Mendeskripsikan  minat dan perilaku petani dalam melakukan budidaya pertanian organik, dan (3)mengetahui pengaruh minat, umur, pendidikan, dan pengalaman terhadap perilaku pertanian organik pada petani.
Penelitian ini didesain sebagai penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey.
Sampel penelitian ini adalah 74 petani sayuran di Tidore yang diambil secara multistage random sampling.
Analisis data menggunakan statistic deksriptif dan inferensia.
Hasil penelitian menunjukan; Secara umum petani dalam budidaya sebagian besar menanam komoditas jagung, cabe, tomat dan terong.
System budidaya yang digunakan 91,9 persen secara monoculture dan 8,1 % dengan tumpangsari.
Petani sudah mulai menggunakan input input organik dalam budidaya pertanian.
Walaupun belum 100 persen input organik, namun sebagai mulai menerapkan sebagain input organik dalam usaha taninya.
Pupuk organik yang biasa digunakan petani sebagai subtistusi pupuk kimia berupa pupuk kendang ataupun kompos dari membuat sendiri atau membeli.
Secara  rata rata petani melakukan subtitusi input non organik dengan input organik pada proporsi 50 persen.
Minat petani dan pengalman dalam usaha tani memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku penerapan input pertanian organik.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Dinamika Lembaga Penyuluhan Dan Adaptasi Penyuluh Dalam Memberikan Pelayanan Inovasi Teknologi Kepada Petani
Dinamika Lembaga Penyuluhan Dan Adaptasi Penyuluh Dalam Memberikan Pelayanan Inovasi Teknologi Kepada Petani
Penelitian bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan kelembagaan layanan penyuluhan pertanian lokal, menganalisis kegiatan penyuluh pertanian melakukan dalam adaptasi pelayan...
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Smart Farming atau pertanian digital adalah solusi pintar di sektor pertanian yang memanfaatkan sistem jaringan berbasis Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan dan pen...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya petani lahan kering di Kabupaten Belu dalam mempertahankan volume produksi pertanian melal...
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN
Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya petani lahan kering di Kabupaten Belu dalam mempertahankan volume produksi pertanian melal...
BANK PUPUK ORGANIK: PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK, DAPUR, DAN PERTANIAN SEBAGAI IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR DI DESA KANDANGAN
BANK PUPUK ORGANIK: PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK, DAPUR, DAN PERTANIAN SEBAGAI IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR DI DESA KANDANGAN
Limbah organik yang berasal dari ternak, dapur dan pertanian masih memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Disatu sisi, limbah organik menjadi pemicu meningkatnya emisi gas rumah...

Back to Top