Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Ekstrak Kombinasi Bunga Lavender (Lavandula angustifolia) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) sebagai Losio Anti Nyamuk

View through CrossRef
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan serta ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Indonesia dengan iklim tropis menjadi salah satu wilayah dengan potensi besar untuk perkembangan nyamuk. Menurut data dari WHO pada April 2024, tercatat sebanyak 46.168 kasus DBD dengan 350 kematian secara nasional di Indonesia. Bunga lavender (Lavandula angustifolia) dan kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) merupakan tanaman dengan kandungan metabolit sekunder yang dapat digunakan untuk mengusir nyamuk penyebab DBD. Ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis dibuat menjadi sediaan farmasi yakni losio. Sediaan farmasi berupa losio sangat mudah dibawa kemanapun serta sangat mudah diaplikasikan. Metode yang digunakan yakni literature reserach dengan menelusuri jurnal publikasi (pustaka primer) nasional dan internasional pada rentang tahun 2019-2024 serta pustaka sekunder. Hasil yang diperoleh yakni ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis memiliki potensi untuk dibuat sebagai losion anti nyamuk yang diformulasikan dengan VCO. Semakin besar konsentrasi bahan aktif dalam sediaan, aktivitas senyawa dalam formulasi losio anti nyamuk juga semakin besar. Simpulan dari hasil penelusuran pustaka yakni ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi sediaan farmasi yakni losion anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk dan menekan prevalensi kasus DBD di Indonesia.
Title: Ekstrak Kombinasi Bunga Lavender (Lavandula angustifolia) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) sebagai Losio Anti Nyamuk
Description:
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan serta ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Indonesia dengan iklim tropis menjadi salah satu wilayah dengan potensi besar untuk perkembangan nyamuk.
Menurut data dari WHO pada April 2024, tercatat sebanyak 46.
168 kasus DBD dengan 350 kematian secara nasional di Indonesia.
Bunga lavender (Lavandula angustifolia) dan kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) merupakan tanaman dengan kandungan metabolit sekunder yang dapat digunakan untuk mengusir nyamuk penyebab DBD.
Ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis dibuat menjadi sediaan farmasi yakni losio.
Sediaan farmasi berupa losio sangat mudah dibawa kemanapun serta sangat mudah diaplikasikan.
Metode yang digunakan yakni literature reserach dengan menelusuri jurnal publikasi (pustaka primer) nasional dan internasional pada rentang tahun 2019-2024 serta pustaka sekunder.
Hasil yang diperoleh yakni ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis memiliki potensi untuk dibuat sebagai losion anti nyamuk yang diformulasikan dengan VCO.
Semakin besar konsentrasi bahan aktif dalam sediaan, aktivitas senyawa dalam formulasi losio anti nyamuk juga semakin besar.
Simpulan dari hasil penelusuran pustaka yakni ekstrak kombinasi bunga lavender dan kulit buah jeruk nipis berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi sediaan farmasi yakni losion anti nyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk dan menekan prevalensi kasus DBD di Indonesia.

Related Results

Efektivitas Larvasida Kombinasi Daun Suren (Toona sureni) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia)
Efektivitas Larvasida Kombinasi Daun Suren (Toona sureni) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia)
Pemakaian larvasida Abate sebagai vector control DBD telah dilakukan bertahun-tahun, sehingga mempengaruhi populasi nyamuk menjadi resisten dan bisa terjadi degradasi lingkungan. O...
Analisis Hubungan Produksi, Permintaan dan Harga Pada Komoditas Jeruk Nipis
Analisis Hubungan Produksi, Permintaan dan Harga Pada Komoditas Jeruk Nipis
Abstrak Salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia sebagai campuran minuman adalah jeruk nipis. Jeruk nipis yang memiliki nama latin Citrus aurantifolia, Swingle  ada...
Potensi Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Sebagai Antikanker
Potensi Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Sebagai Antikanker
Abstract. Lime (Citrus aurantifolia) is one of the plants known to have anticancer effects. The use of lime as an anticancer has been scientifically researched, but has not been pr...
Skrining Fitokimia Dan Uji Toksisitas Ekstrak Akar Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
Skrining Fitokimia Dan Uji Toksisitas Ekstrak Akar Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah salah satu sumber senyawa bioaktif yang berasal dari Wilayah Tumbang Kunyi provinsi Kalimantan Tengah yang berpotensi sebagai antikanker. M...
Pemanfaatan Beberapa Varietas Jeruk Sebagai Antimikroba Alami pada Saus Kacang Cilok
Pemanfaatan Beberapa Varietas Jeruk Sebagai Antimikroba Alami pada Saus Kacang Cilok
Peanut sauce is a product made from peanuts with some seasonings and processed into paste form. Previous research results have showed that “cilok” (a traditional condiment made of ...
Studi Literatur Efek Farmakologi Rimpang Temu Kunyit Putih (Curcuma zedoaria)
Studi Literatur Efek Farmakologi Rimpang Temu Kunyit Putih (Curcuma zedoaria)
Abstract. Lime (Citrus aurantifolia) is one of the plants known to have anticancer effects. The use of lime as an anticancer has been scientifically researched, but has not been pr...
UJI FORMULASI KADAR VITAMIN C TABLET EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)
UJI FORMULASI KADAR VITAMIN C TABLET EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)
Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) merupakan tanaman dengan tinggi mencapai 5 meter, dimana merupakan tanaman tropis. Kandungan Jeruk Nipis salah satunya vitamin C. Peneliti...

Back to Top